
Pelajaran sejarah yang merepotkan. Zaman purba, peninggalan sejarah, kerajaan dll membuat kepala Tina berputar putar. Guru yang menjelaskan bagaikan nyanyian nina bobo bagi Tina. Ingin tidur, tapi si Maya sangat berisik, ia menyesal menyetujui kemauan Maya untuk duduk di sebelahnya. Ia menceritakan semua hal tengang si ketek brian itu, membosankan. Laki laki paling guanteng menurut Tina ya cuman Leo seorang.
Leo? Aaa rasanya Tina ingin segera pulang dan menantikan jemputan di abang Leo tersayang. Oke, otak tina benar benar tidak bisa fokus pada pembelajaran ibu guru di depan. Dan maya? Rasanya tak henti henti dia menceritakan semua hal tentang si ketek brian itu. Huh, modal tampang aja belagu itu lah menurut Tina.
Dan suara yang di dambakan semua murid terdengar,
Kring kring kring
Bel istirahat terdengar nyaring, mata yang semua ngantuk kembali segar lagi, otak yang tadinya pusing kembali ke sedia kala lagi dan siswa yang tertidur mendapatkan hidayah berupa panggilan dambaan. Bel istirahat bagaikan kesenangan tersendiri bagi setiap siswa maupun siswi.
Tina langsung pergi setelah guru mengucapkan kata akhir pembelajaran. Rasanya jika dia tetap disana gendang telinga nya bisa pecah. Suara Maya bagaikan toa masjid di telinga Tina. Tina segera menyelip semua murid yang bergerombol dan segera lari menuju taman. Ia ingin menenangkan pikiran dan tentunya menghubungi bebeb Leo.
Berkali kali Tina menghubungi tidak di jawab, apa sedang sibuk?. Akhirnya, tina hanya duduk di bangku taman dengan tidur tidur an. Sangat sejuk di taman itu, tak ada keramaian, sunyi. Tina suka suasana seperti itu. Tina mulai menikmati udara di kursi itu, dan dia mulai terbawa hanyut ke alam mimpi.
Srek srek srek
Suara itu sedikit menganggu tidur Tina, mulai ia buka perlahan lahan mata indah nya dan..
__ADS_1
" AAAAAAAA KETEK BRIAN!? "teriak Tina ketika melihat wajah blepotan Brian. Kenapa bisa di sini? Seharusnya dia lagi bercengkerama dengan para fans gila nya bukan?
" ssssttttt diam, please lo diam dulu. " ucap Brian waspada, setelah kondisi aman, ia mulai duduk di samping Tina. Nafas nya gos gos san. Berpeluh keringat di dahi turun menyeluruh, seragam yang kucel kotor.
" lo jangan deket deket. Bau tauuk. "
" please lo diam dulu, gue capek. "
" capek kenapa? Tumben lo gak cool?. "
" Tina please lo diam dulu. " tegas Brian. Tina auto mincep, sepertinya si ketek kaku lagi emosi.
Tina melihat jam di pergelangan tangan nya, OMG ia udah telat masuk kelas. Tina langsung berlari meninggalkan si ketek Brian. Kenapa dia bisa sampai ketiduran lama sekali? Semoga gurunya belum datang. Ramalan doa doa selalu tina lantunkan di perjalan menuju kelasnya.
Dan syukurnya, gurunya belum datang. Tina sangat bersyukur. Ia segera duduk di samping Maya yang sibuk main hp. Karena lelah berlari ia meletakkan kepala nya di meja. Maya yang merasa ada makhluk di sampingnya menenggok ke samping dan ternyata benar ada sosok ajaib yang datang tiba tiba.
" kirain lo pulang tin, mau gue omelin sebenarnya. Eh lo tadi dari mana aja? Tadi ada berita hot lo gak tau kan?. "
__ADS_1
" berita apaan?"
" tadi si bule sekolah di kejar bencong deket halte ituu, hahahaha pokoknya lucu banget.. Tadi itu jadi tontonan, lihat nih gue video. "
Tina pun melihat video itu dengan serius, gelak tawanya pecah saat melihat Brian terjungkir balik untuk menghindari bencong halte itu. Pantesan tadi wajahnya cemol semua.
" eh kenapa dia bisa keluar gerbang? Bencong itu kan emang jam segini mangkalnya di depan gerbang?!. "
" katanya sih tadi itu dia kira ada murid bolos,, dia kan ketos kan?. "
" hahahahahaha aduh kasian banget sih.. Ya itu buat pelajaran dia aja, jadi ketos itu harusnya kompromi sama siswa bukan sama guru. "
" iya yah, katanya dia disiplin banget. "
" ssstt bu Hesti datang."
Tina pun mengikuti pelajaran dengan senyum cenggesan, ia masih ingat jelas cara lari si Brian ketek tadi.
__ADS_1