Lake Of Love

Lake Of Love
Lake of love: bab 14


__ADS_3

Setibanya di rumah sakit, Prabu langsung dibawa ke UGD. Rosemary duduk, menunggu hasil pemeriksaan dokter. Rasa cemas, takut melanda dirinya.


Apakah Prabu mulai mengingat semua? Bagaimana ini? Tapi, bukankah masih satu tahun?. Aku harus segera menghubungi Evan. Batin Rosemary


" Hallo van"


"...."


" Tadi prabu kesakitan yang luar biasa di kepalanya sampai dia pingsan, apakah efek nya sudah mulai menghilang? "


"...."


" tapi, aku belum siap van. Aku sangat menyayangi nya"


"...."


" apa? Dampak nya akan separah itu? "


"..."


" tidak, aku tidak ingin kehilangan dia van. "


"...."


" Baiklah, terima kasih"


Prabu, secepat inikah aku harus pergi di kehidupan mu?


Aku sangat menyayangi mu, Tuhan... Memang seperti ini kah jalan hidupku? Beginikah derita seorang wanita tak sempurna?. Hidup di masa tua dengan kesendirian?


Benar benar menyakitkan.


Dokter akhirnya keluar,


" Bagaimana dok? "


" kita bicarakan di ruangan saya saja, mari"


Apakah parah? Batin rosemary.


" Begini bu, Prabu seperti amnesia. Dan saat itu otak nya memaksa dirinya mengingat memori yang hilang. Seharusnya, dia tidak akan sampai pingsan. Dia seperti di hipnotis, untuk menceritakan suatu kejadian yang bukan memorinya. Bahkan di lakukan berulang ulang. "


" kondisi inilah yang mengakibatkan sakit luar biasa pada pasien." jelas dokter.


" saat dia sadar apakah dia akan mengingat semua dok? "


" saya belum bisa memastikan, kita lihat saja perkembangan nya. Semoga dia cepat sadar. "


" maksud dokter? "


" sepertinya prabu akan koma. Kita tunggu sampai sore nanti, jika belum sadar berarti dia koma. "


Lemas, tubuh rosemary terasa tak bertenaga. Awal kisah ingin prabu terikat selamanya dengan nya. Kini, dia adalah penyebab prabu kesakitan bahkan koma. Rasa bersalah pada kakaknya belum usai, kini? Anak nya. Ia merasa bagaikan manusia berdosa.


Pulang ke rumah dengan wajah menyesal.


Di rumah keluarga kesuma,


Tina sedang besenda gurau dengan sang bunda sambil membuat kue untuk prabu.


"bun, kuenya di hias enggak ya? "


" terserah kamu sayang"

__ADS_1


" kalau di kasih gambar hati gimana bun? Dikasih nama? Apa di kasih ucapan? Atau di kasih umur. Umur kak prabu berapa ya? Oh ya 19 tahun"


" sayang, prabu ulang tahun? "


" enggak sih, masih beberapa bulan lagi bun. Nanti usianya tepat 19"


" kalau gak ultah kenapa mau kamu kasih usia, ucapan dll?"


" hehehee, ya udah den bun. Tina mau siap siap dulu"


" iya sayang "


Tina bergegas ke kamarnya. Hari ini dia akan memakai rok selutut , kaos, dan jaket jeans. Tina memilih mengikat rambutnya dan memaki sepatu kets putih. Setelah penampilan nya cukup baik, ia segera memesan taksi online.


Sesampainya di rumah Prabu, dia melihat seorang wanita ingin masuk ke dalam. Tina menduga pasti itu ibunya Prabu. Lantas, ia mempercepat langkah.


" pagi tante"


" pagi, siapa? "


" saya Tina tan,teman kak prabu. Prabunya ada tan? "


" maaf nak, prabu sedang sakit. "


" sakit? Sakit apa tan? Boleh aku menjenguk prabu? "


" boleh nak. Prabu di rawat di RS pelita."


" ya sudah, saya pamit tan. Saya mau langsung menjenguk prabu. "


" kita barengan saja, tante cuman mau ambil pakaian prabu"


" ya tan, apakah parah? "


" kamu lihat saja nanti, kamu duduk dulu. Mau minum? "


" saya tinggal dulu ya"


Tina hanya menganggukkan kepala.


Rosemary berjalan menuju kamar prabu di lantai atas, baru pertama kali ia masuk ke kamar prabu setelah rentetan kejadian itu.


Kamar yang rapi, suasana yang memang cocok dengan kepribadian prabu. Rosemary segera mengambil tas untuk mengisi pakaian prabu, ia sangat berharap prabu tidak akan koma. Seusai dengan mengemasi pakaian rosemary berjalan keluar, namun langkahnya berhenti ketika melihat album keluarga.


Akhirnya rosemary tahu, penyebab kesakitan prabu tadi. Apakah prabu sudah mengetahui semuanya?. Jelas selali halaman yang terbuka adalah halaman foto prabu dan adiknya. Apakah ikatan batin ia dengan adiknya begitu kuat? . Haruskah aku menyerah? Mengikhlaskan semua? Menerima kenyataan?.


Aku tak sanggup.


Rosemary segera mengambil album itu, menyimpannya di kamar pribadi dirinya. Berharap prabu akan tetap menjadi prabu.


" ayo nak"


" ya tan"


Perjalanan mereka di iringi kebisuan. Pikiran keduanya melayang jauh mengambang di atas awan.


Tuhan,


Ku mohon kepada mu..


Segera angkat penyakit kak prabu,


Hilangkan dia dari rasa sakit itu,

__ADS_1


Ku mohon tuhan!


Dia adalah cahaya ku, matahari ku,


Dia adalah segalanya bagiku..


Cinta ku, hatiku ada padanya! ~ batin Tina


Tuhan,


Tolong beri aku waktu,


Beri aku waktu untuk mengikhlaskan ini semua,


Beri ku ketabahan atas ujian yang kau berikan..


Bila memang ini saatnya,


Baiklah, aku ikhlas tuhan!


Satu pintaku, aku ingin di akhir hidup ku..


Aku berguna bagi mereka yang dulu ku sakiti..


Kabulkan lah doa hamba pendosa ini tuhan~ batin Rosemary


••••••••


Aku hanyalah pendosa di matamu,


Diriku tak pantas di sisimu,


Banyak kesalahan yang ku lakukan,


Jelas, diriku sadar..


Namun, jiwa ini membangkang.


Kesalahan ku mungkin tak akan pernah di maafkan oleh manusia,


Tapi, diriku sangat yakin..


Sebesar apapun dosaku engkau tetap memaafkan ku,


Diriku malu,


Rasa tak pantas itu kian menjadi,


Seiring berjalan nya waktu,


Diriku sadar, garis yang engkau tulis adalah petunjuk kebaikan yang akan ku jalani..


Tuhan,


Terima kasih,


Engkau adalah cahaya dalam kegelapan di hatiku,


Engkau adalah naskah jalan ini..


Kepercayaan atas kehidupanku ini... Akan aku jalani dengan baik.


Aku beruntung, dapat lahir dan melihat dunia ini

__ADS_1


Aku juara, dapat mengalahkan bermilyaran teman teman ku..


Dan aku adalah janji mu, terhadap doa kedua orangtuaku~


__ADS_2