Lake Of Love

Lake Of Love
Lake of love: bab 25


__ADS_3

Setelah mengantar Tina pulang dengan selamat sampai ke rumah, Leo juga memutuskan untuk segera pulang. Hari yang melelahkan sekaligus hari kramat yang akan ia tulis di buku sejarah hidupnya. Senyuman tak pernah luput dari bibir tebal Leo. Seakan sosok Leo yang dingin kini berubah menjadi sosok Leo yang hangat. Semua maid di rumah itu menunduk sebagai kilasan hormat. Dan Leo pun membalas dengan sebuah senyuman, sungguh perubahan Leo nampak sangat jelas.


Ia segera menaiki tangga menuju kamarnya, namun langkah nya terhenti ketika suara adik tercinta menyapa nya.


" kak Leo. "


" iya Eon? "


" hemm ini, coba bacalah. " lirih Leon dengan memberi sebuah kertas yang di lipat. Leo mengeyitkan dahi heran?.

__ADS_1


" dari siapa? Zaman sekarang masih musim surat menyurat?. "


" bacalah di kamar mu kak,, aku sudah membaca bagian ku. Sekarang giliran mu. Aku menemukan itu di kamar alm. Tante Ris, sepertinya bunuh diri waktu itu memang sudah keputusan nya. " ucap Leon dan segera pergi dari hadapan Leo. Masih jelas di matanya setiap kalimat yang di tulis tantenya itu untuk dirinya. Sekarang ia tahu, alasan di balik itu semua.


Leo segera melangkah ke kamar, ia juga berfikir kenapa sang tante memutuskan bunuh diri?. Leo menepik sebentar pertanyaan itu, badan nya sangat lengket karena keringat. Ternyata mengungkapkan cinta juga melelahkan, apalagi tadi keringat terus saja mengalir, kepanikan nya saat Tina menangis tadi.


Jika mengingat cara Tina sungguh sangat lucu, biasanya bila seorang cewek di tembak cowok akan bahagia dan mengucapkan iya. Sangat beda dengan Tina, malah menangis sejadi jadinya. Huh, sungguh sangat mengemaskan. Leo tak henti hentinya tertawa jika mengingat hal itu, sekarang dia seperti orang gila.


Leo fokus belajar sampai ia melupakan surat yang di beri Leon tadi. Ia belajar sampai waktu makan malam. Suasana makan malam di rumah itu sedikit ramai , dengan kehadiran Leon, dan Agus. Leo merasa tak sendiri lagi, semua terasa bahagia. Kehidupan monoton nya kini berganti dengan warna warni cinta dan kehangatan keluarga.

__ADS_1


Agus juga sudah bisa kembali ke perusahaan, seluruh karyawan sangat senang. Agus adalah sosok pemimpin yang harmonis dan baik hati, ia juga bukan sosok pemimpin yang arogan. Itulah mengapa semua orang sangat senang dengan kembalinya Agus. Tika, adik agus di angkat sebagai sekretaris dan tangan kanan Agus. Ia sangat bersyukur perusahaan yang ia bangun dari nol bersama Rosemary tidak bangkrut, semua itu berkat Tika.


Semua berjalan dengan lancar, kehidupan di rumah itu kembali lagi. Namun, duka juga masih di benak mereka. Bagaimana pun, sosok ibu telah hilang seutuhnya dari kehidupan mereka.


Di rumah kesuma,


Sama hal nya dengan Leo, Tina juga sangat bahagia. Hari yang selalu di nantinya akhirnya Tiba. Ia memandangi cincin emas putih itu dengan senyum lebar. Tak menyangka Leo melangkah tiga kali dari dugaannya. Rasanya Tina terbang di langit ke tujuh, sangat bahagia.


Ia pun memfoto cincin di jadi tangan nya dan memposting di media sosial pribadinya. Tak lupa dengan caption " saat yang ku nanti akhirnya tiba... " kalimat simpel yang memberi makna perjalanan cinta nya. Setelah terkirim, Tina bergegas mandi. Ia tak sabar ingin menceritakan semua kejadian hari ini pada bunda dan ayahnya.

__ADS_1


Tina adalah anak satu satunya ,jadi tak heran jika ia sangat terbuka terhadap orang tuanya. Rewanta dan Resti memang tak pernah mendidik Tina menjadi manja, namun karena hanya sendiri ya terkadang sifat manja nya itu datang. Keduanya sangat menyayangi Tina, Tina bagaikan sebuah doa yang selalu di panjatkan nya kepada Tuhan. Karena di vonis sulit memiliki keturunan membuat Resti ketakutan, namun Tuhan menjabah doa nya itu. Tina adalah pelengkap di rumah tangga nya dengan Rewanta.


__ADS_2