
Tubuhnya membeku di tempat,mendapati Prabu duduk dengan wajah datarnya. Rasa takut tiba tiba mengalari seluruh tubuh Rosemary. Entah ini firasat atau sudah saatnya? Tapi ia belum sanggup.Mengingatnya saja sudah membuat sesak, apa lagi di ucapkan?.
" Prabu? Sedang apa nak? "
" aku ingin mengajak ibu mengobrol! "
" iya, mengobrol tentang apa? "
" bukankah lebih baik ibu, duduk? "
" eh, ya "
" kemana ibu pagi pagi sekali sudah pergi? "
" ibu tadi.. Se-dang aa... Ya sedang ada acara mendadak"
" acara apa? "
" biasa, ibu ibu. Tadi ada ibunya teman ibu meninggal "
" mawar putih? "
__ADS_1
" ya tadi ibu memetik mawar putih itu di samping rumah kita"
" ibu, aku bukan orang bodoh! Di taman rumah kita hanya ada bunga anggrek dan bunga mawar merah!! "
" Prabu ibu sibuk. Ibu ke kamar dulu"
" tunggu!, bu apakah ada rahasia? Ibu seperti menyembunyikan sesuatu".
" tidak prabu, Ibu hanya lelah. Ibu butuh istirahat "
" bu, sepandai pandainya ibu menggenggam rahasia itu, perlahan namun pasti ia akan jatuh dan terbongkar "
Prabu melangkahkan kaki pergi keluar rumah dan melajukan mobil sport nya dengan kecepatan tinggi. Ia benar benar merasa di permainkan oleh keadaan, semua di matanya hanya pembohong. Mobil prabu berhenti di sebuah taman dekat danau.
Sedangkan di sisi lain, seorang gadis ceria sedang berjalan jalan menikmati hari hari liburnya di kedai es krim dekat danau. Es krim vanilla dengan strowberry wah sangat nikmat, ia sangat menikmati es krim nya itu. Rasa lembut, dingin, asam, manis menjadi satu! Bagaikan ada konser dangdut di dalam lidahnya.
Matanya mengedarkan pandangan ke arah taman, sangat tumben, taman itu sangat sepi. Lalu, tak sengaja matanya melihat sang pujaan hati sedang sendirian di danau? Wow ia harus segera menghampirinya. Ini merupakan moment yang sangat spesial.
Dengan langkah penuh semangat ia menghampiri Prabu, namun, langkah nya berhenti ketika melihat air mata dari seorang prabu. Rapuh. Satu kata yang mewakili kondisi prabu saat ini. Entah kenapa hatinya berdenyut sakit melihat air mata itu. Baru kali ini dia melihat sosok prabu yang rapuh.
Dengan hati hati, ia duduk di samping Prabu dan memberikannya sapu tangan.
__ADS_1
" nih kak, "
" Tina? "
" kenapa kamu bisa di sini? "
" aku tadi beli es krim di kedai itu kak, terus lihat kak prabu di sini sendirian"
"kakak kenapa? Kalau ada masalah coba deh cerita ke aku. Kalau aku bisa, aku bakal bantu kakak kok"
" gak papa, hanya butuh sendiri"
" kak, kalau kakak butuh sandaran bahu aku selalu siap menopang tubuh kakak kok"
Dan pagi menjelang siang itu, sepasang sejoli sedang menikmati damai nya air danau dan rindangnya pepohonan. Saling terbuka, perlahan namun pasti kenyamanan itu datang seiringnya obrolan mereka.
Cinta dalam diam, membuat luka semakin dalam..
Seutas takdir yang di salahkan jalan, membuat masalah rumit..
Semua kisah tak ada yang mudah,
__ADS_1
Menjalani dengan lapang dada dan ikhlas adalah kunci jalan lika liku itu..