
Legend of Zhishu.
...πππ...
''Memangnya boleh?'' Tanya Qiu Li, sambil mengusap air liurnya penuh minat.
''Tentu saja, Tidak! Jangan menyentuhku, aku tidak sudi di sentuh pria setengah kera sepertimu.''
Qiu Li langsung cemberut, ''Cih! Selain tampilan mu seperti seorang pria ... mulut mu ternyata tidak memiliki perasaan.''
''Memangnya kenapa? Mulutku memang tidak berperasaan, begitu pun dengan sikapku.''
''Jika kau bersikap seperti ini, tidak ada seorang pria mana pun yang mau menikahimu.''
Qiu Li dan Zhishu malah berdebat, yang mana membuat Hongli sakit kepala mendengar perdebatan mereka.
''DIAM!'' Bentak Hongli, membuat Qiu Li dan Zhishu langsung diam.
''Aku tanya sekali lagi! Siapa kau, dan mengapa kau selalu mengikutiku?'' Tanya Hongli dengan nada dingin.
''Aku bukan siapa-siapa, aku hanya gadis dari dalam bukit yang tidak sengaja terdampar di sini.'' Jawab Zhishu apa adanya.
''Bohong!'' Sentak Hongli.
''Aku tidak berbohong ... mana ada gadis cantik seperti ku berbohong.''
''Huueeekk.'' Qiu Li pura-pura muntah mendengar perkataan Zhishu.
''Ishh ... Kalian itu! Jika kamu tidak percaya silahkan periksa aku. Aku mengikuti mu karna ingin menjadi (belahan jiwa mu,) temanmu ... karna kamu lah orang pertama yang aku lihat di dalam hutan, dan aku tidak tau siapapun disini.'' Tutur Zhishu menjelaskan.
''Apa maksudmu?''
Zhishu pun menceritakan dari mana asal usulnya, dan mengapa dirinya bisa sampai di sini.
Hongli dan Qiu Li terus menatap lekat mata Zhishu dan mencari kebohongan di setiap perkataannya, namun Hongli menghela nafasnya saat dia melihat jika semua yang di ucapkan Zhishu adalah kebenaran.
''Qiu, lepaskan dia.''
''Apa? yang benar saja! Apa kau percaya dengan orang ini?'' Qiu Li sedikit terkejut.
''Lepaskan saja Qiu, sebelum ketua datang dan melihat kita tengah menyandra seorang wanita yang mungkin tidak bersalah.''
Tanpa di duga dan di sadari oleh Hongli dan Qiu, jika ketua tengah berada di belakang mereka.
''Ada apa ini?'' Tanya suara bariton mengejutkan mereka bertiga.
Hongli dan Qiu Li menoleh kebelakang dan terkejut. ''Ketua.'' Ucap Hongli dan Qiu Li bersamaan.
__ADS_1
''Siapa yang kalian sandra?'' Tanya Ketua.
Hongli menoleh kebelakang sebentar, lalu menatap ketua kelompok dan menceritakan mengapa gadis ini dia sandra dan membawanya kemari.
Ketua pun mengangguk dan menyuruh Qiu Li untuk melepaskan ikatan Zhishu, karna dia sendiri juga pernah mendengar bahwa ada pemukiman penduduk di balik bukit itu namun sampai sekarang belum ada yang pernah melihat atau masuk kedalam bukit itu.
Setelah Qiu Li melepasakan ikatan Zhishu, Zhishu pun berdiri dan bertatap muka dengan ketua.
DEG.
Ketua kelompok sedikit tertegun melihat postur tubuh dan wajah Zhishu seperti tidak asing baginya, namun Ketua kelompok tidak mengingatnya.
''Siapa dirimu?'' Tanya Ketua.
Zhishu diam dan bergumam, 'Ada apa dengan semua orang di sini ... kenapa semua orang sangat aneh! Ini lagi, katanya ketua tapi kenapa mempertanyakan pertanyaan bodoh! Bukankah belahan jiwaku sudah mengatakan semuanya, ehh ... malah bertanya lagi.'
Namun gerutuan itu hanya bisa Zhishu telan dalam hati, lalu dia tersenyum manis.
''Khem! Nama saya Zhishu, gadis dari dalam bukit Katua.'' Jawab Zhishu dengan ramah, karna dia harus memenangkan hati ketua agar dirinya bisa berdekatan dengan belahan jiwanya.
''Aku seperti pernah bertemu dengan mu, wajah mu mengingatkan ku dengan seseorang ...''
''Benarkah ketua?''
''Tidak!'' Ucap ketua lalu pergi, membuat ketiga orang itu bingung.
''Tidak tau.''
Hongli dan Qiu Li pergi meninggalkan Zhishu yang ada di belakang mereka.
''Heii ... kalian tidak mengajakku pergi.'' Teriak Zhisu, lalu menyusul kedua pemuda yang cuek dan tidak ramah itu.
β’
...β’...
^^^β’^^^
Beberapa hari kemudianβ’
Setelah Zhishu di iintrograsi beberapa hari yang lalu, membuat Zhishu di izinkan untuk bergabung dengan kelompok yang bernama Menara salju, dan kini mereka tengah berkumpul menunggu Ketua datang karna ada hal yang penting yang ingin dia umumkan.
Tak..
...Tak.....
Suara langkah kaki terdengar oleh semua orang, membuat semua murid berlutut memberi hormat termasuk Zhishu.
__ADS_1
''Salam ketua.'' Ucap mereka serempak..
Ketua kelompok Salju mengangguk lalu menatap satu persatu muridnya.. ''Ini adalah kesempatan kita untuk membebaskan YangMulia Kaisar Feng JianYu, karna mereka akan mengadakan pesta ulang tahun pangeran Mahkota satu minggu dari sekarang! Pastinya seluruh rakyat mau pun anggota istana sedang sibuk mempersiapkan segala sesuatunya. Dan aku akan memilih dua orang dari kalian yang akan menyelusup ke dalam istana.''
Semua murid bersemangat dan menginginkan kesempatan ini. ''Ketua, pilih aku saja ketua.''
''Aku juga ingin.''
''Berikan kesempatan ini pada ku, Ketua.''
Dan masih banyak lagi suara dan acungan tangan, mereka benar-benar ingin menyelamatkan Kaisar Tao Chien yang masih di sandra di ruang bawah tanah.
Ketua salju melihat satu persatu muridnya lalu menunjuk Hongli dan Qiu Li pada kesempatan ini, membuat Hongli merasa terhormat dan yakin jika dia bisa menyelamatkan Kaisar mereka.
''Aku juga ingin ikut, Ketua.'' Zhishu berdiri dan meminta untuk ikut bersama Hongli dan Qiu Li menyelamatkan Kaisar, walau dirinya tidak tau mengapa dia mau ikut tapi kemana pun belahan jiwanya pergi ... dia pun harus pergi.
Namun beda halnya dengan Hongli yang menolak keras jika Zhishu ikut dengannya ... ia sudah di repotkan selama beberapa hari ini oleh Zhishu karna Zhishu menempel seperti permen karet padanya.
''Ketua, Saya keberatan jika dia ikut, akan sangat beresiko jika dia ikut denganku.'' Tutur Hongli protes.
Namun Zhishu menatap ketua dan berkata. ''Aku bersumpah bahwa aku bukanlah pengecut, dan aku berjanji akan membawa orang yang kalian inginkan.'' Tutur Zhishu, membuat ketua Salju tertegun dan mengangguk.
''Baiklah, sudah di putuskan jika kau akan ikut dengan Hongli dan QiuLi. '' Ucap Ketua yang membuat Zhishu tersenyum senang, sedangkan Hongli menatap tak suka pada Zhishu.
'Ishhh ... wanita memang sangat merepotkan."
β’ β’
Setelah pertemuan bubar, Hongli melipat tanganya di dada saat Zhishu menghampirinya.
''Nanti malam jangan ikut! Kau pasti akan merepotkan ku.''
''Tidak, aku tidak akan merepotkan mu ... aku aka. patuh menjadi bayanganmu.''
''Itu yang aku tidak suka! Kau itu wanita penganggu.''
''Memangnya sejak kapan aku mengganggu mu? Aku tidak pernah mengganggu mu kok.''
''Aarrgghh ...''
Hongli mencekik angin, melampiaskan kekesalannya karna Zhishu selalu menempel padanya.
''Pokonya jangan ikut! Titik, tidak pake koma.''
...πππ...
...LIKE.KOMEN.VOTE...
__ADS_1