
Legend of Zhishu.
...πππ...
Kediaman Naga.
''Bagaimana ini bisa terjadi?'' Tanya Permaisuri FuWei pada sang suami, saat Kaisar Feng sudah di sembuhkan oleh tabib istana.
Kaisar Feng menggerakkan tubuhnya dan memandang kesal ke arah pintu. ''Ini semua karna gadis nakal satu itu! Dia membahayakan nyawanya dan pergi ke medan perang menyamar sebagai diriku.''
Kaisar Feng berdiri dan akan menyusul ke medan perang, namun seorang penjaga masuk dan berlutut.
''Ampun YangMulia.''
''Ada apa?''
''Hamba mendapatkan kabar jika peperangan di menangkan oleh Kerajaan kita.''
Permaisuri FuWei dan Ibu Xio tersenyum ... itu artinya Putri mereka berhasil memenangkan perang. Tapi raut wajah Kaisar Feng tidak enak di pandang dan langsung pergi begitu saja, membuat Permaisuri FuWei mengerutkan keningnya.
Sedangkan di sisi lain...
Zhishu dan rombongan pulang dari medan perang dengan kemenangan. Semua rakyat kota menyabutnya dengan sorak kebanggaan. Ada rasa bangga di hati Zhishu karna melihat senyuman tulus dari rakyat Kekaisaran Yen Utara untuknya. Tidak sia-sia ia mengorbankan dirinya untuk ikut, toh dirinya memang dalam peperangan ini.
Di saat Zhishu masih asik memandang para rakyatnya, di saat bersamaan pula suara kuda menggema yang mana itu adalah Kaisar Feng muncul dari depan dengan raut wajah menahan amarah.
Semua orang yang tadinya bersorak gembira langsung terdiam dan memandang secara bergantian pada Kaisar Feng dan Kaisar yang memakai topeng.
''Apa ini, kenapa ada dua Kaisar?''
''Yang mana Kaisar asli?''
''Astaga Dewa, apa yang sedang terjadi sebenarnya.''
__ADS_1
''Jika YangMulia Kaisar disana, siapa yang disana?''
Semua orang berbisik bisik, termasuk Hongli yang merasa heran. Jika Kaisar Feng berada di depannya, lalu siapa yang berada di sisinya?
TAP.
Kaisar Feng turun dari kudanya, lalu Zhishu pun turun sambil menundukkan kepalanya karna merasa bersalah.
''A-Ayah ...'' Ucap Zhishu tergagap.
''AYAH?'' Ucap mereka semua dengan serentak, dan riuh secara bersamaan.
GUBRAK!!
Seorang prajurit jatuh pingsan karna terkejut, sedangkan yang lainnya melototkan matanya dan mempertajam indra pendengaran mereka.
Kaisar Feng berjalan ke arah Zhishu dan langsung menjewer telinganya.
''Dasar anak gadis Nakal! Rasakan ini!'' Kaisar Feng menjewer Zhishu, dan melepaskan topeng yang di pakai Zhishu.
''Awww ... Ayah, ini sangat menyakitkan.'' keluh Zhishu yang di jewer dan di seret paksa.
''Kau benar-benar harus aku nikahkan agar berdiam diri di rumah melayani suamimu!''
Zhishu langsung melotot gembira.
''Aww ... benarkah? Itu id-ide yang sangat bagus Ayahanda, aku akan menerimanya dengan senang hati. Tapi calon suamiku harus Hongli Ayahanda. Awww ...''
Jeweran semakin kencang.
''Kau benar-benar gadis yang nakal! Aku urungkan niat untuk menikahkan mu! Sebagai hukumnya kau harus belajar di perguruan Shu Zuo.''
''Apa? Tidak! Aku tidak mau Ayah ... jangan kirimkan aku untuk belajar. Aku tidak suka jika otakku di isi terlalu banyak ilmu. Anak mu ini sudah pintar.''
__ADS_1
''Suamiku ...'' Panggil Permaisuri FuWei.
Kaisar Feng melepaskan Jeweran nya, lalu Zhishu berlari kecil ke arah Ibundanya.
''Ibu ... jeweran Ayah sangat menyakitkan.''
Permaisuri FuWei hanya terkekeh dan memukul pelan jidat Zhishu. ''Kau ini ada ada saja, jeweran seperti itu menyakitkan? sedangkan berperang menumpahkan darah kau tidak mengeluh?''
''He he he ...''
''Suamiku ... Putrimu baru saja memenangkan peperangan besar, apa jeweran yang dia dapat sebagai apresiasi darimu?''
''Hem! Gadis nakal seperti Zhishu pantas mendapatkannya.'' Cetus Kaisar Feng.
''Suamiku ...''
''Ya ya ya ...'' Jawab Kaisar Feng sambil mengerlingkan kedua matanya ke atas.
''PARA RAKYATKU! DENGARKAN INI, KARNA PUTRI MAHKOTA MEMENAGKAN PEPERANGAN ... MAKA AKU AKAN MENGADAKAN PESTA MALAM INI!''
''Sekaligus pesta perpisahan, dimana Putriku yang nakal akan aku kirimkan ke perguruan tatakrama. Ha ha haha ...'' Gumam Kaisar Feng dalam hati, sambil memandang Zhishu penuh rencana.
''HIDUP KAISAR FENG!''
HIDUP ...
''HIDUP PUTRI MAHKOTA ZHISHU.''
HIDUP.
β’
...πππ...
__ADS_1
...LIKE.KOMEN.VOTE...