Legend Of Zhishu

Legend Of Zhishu
Bab 34 : Benarkah?


__ADS_3

Legend of Zhishu.


...πŸƒπŸƒπŸƒ...


Hongli dan Zhishu secara diam-diam pergi dari istana, tidak ada orang yang mengetahui kecuali Kaisar dalam perjalanan ini ... Karna mereka takut ada Pengkhianat lainnya yang akan membocorkan kepergian Zhishu dan Hongli yang akan menangkap Tuan Xin.


Kini Zhishu dan Hongli berada di perjalanan menuju ke Kerajaan tetangga, namun Hongli sedari tadi terus memperhatikan Zhishu yang berbeda dari biasanya.


''Kenapa dia lebih banyak diam?''


Zhishu kali ini memang menggunakan pakaian pria, tapi entah mengapa ada perasaan yang aneh ketika sedari tadi Zhishu hanya diam dan fokus. Zhishu tidak mengoceh apa lagi memanggilnya dengan sebutan calon suami.


Hongli merasa ada sesuatu yang hilang tapi ia tidak tau apa, tapi ini begitu asing.


''Apa kau belum puas memandangiku?'' tany Zhishu tanpa melihat Hongli.


''Hah?''


Zhishu menoleh dan tersenyum. ''Aku tau aku ini cantik, tapi jangan terus memandangku, nanti kau akan jatuh cinta padaku.''


Clik.


Zhishu mengedipkan sebelah matanya untuk menggoda Hongli.


''Cih, aku kira kau sudah berubah, rupanya kau masih tetap pada Zhishu yang pecicilan dan tidak bisa diam.'' Ucap Hongli membuang mukanya, namun entah mengapa hatinya merasa hangat ketika Zhishu mengoceh kembali.


''Kau ingin tau mengapa aku menyukaimu?''


''Tidak.'' Jawab Hongli, namun telinganya tanpa sadar mendekat.


''Kau itu terlalu jual mahal, dan kau juga selalu menolakku yang mana membuat aku penasaran. Coba saja sejak pertama kamu menerima ajakkan ku untuk menikah, maka aku tidak akan segila yang kau lihat.''

__ADS_1


''Hiyaaa ...'' Hongli sedikit mempercepat kudanya, di susul oleh Zhishu dari belakang.


''Sudah aku bilang aku tidak menyukaimu.''


''Apa kau serius dengan perkataanmu? Kenapa tidak menyukaiku ... padahal aku ini cantik, putih, tinggi, bahkan aku ini Putri Mahkota yang suatu hari akan mewarisi tahta.''


''Tentu saja aku tidak pernah menyukaimu.''


''Boleh aku tau alasannya?''


''Tidak!''


''Ayolah ...''


''Tidak ya tidak! Bahkan aku lebih senang kau bersama pria lain, dan tidak menggangguku lagi.''


Zhishu diam sejenak. ''Apa kau benar-benar tidak akan cemburu jika ada pria yang mendekatiku?''


Zhishu mengerucutkan bibirnya, apa lagi saat Hongli meninggalkan nya terlebih dahulu.


''Dia itu menyebalkan! Lihat saja setelah perjalanan ini, akan aku buat kau tidak bisa tidur.'' Ucap Zhishu menyusul Hongli.


β€’


...β€’...


^^^β€’^^^


Kota Tu tao.


__ADS_1


Hongli dan Zhishu masuk kedalam bangunan Tulip, dimana semua orang bersenang-senang dan bisnis ini bebas hukum karna bangunan Tulip ini adalah salah satu bisnis yang di miliki keluarga kerajaan Sheng.


Semua orang ini sini dapat berkumpul, entah yang kaya atau yang miskin. Karna di sinilah semua orang dapat informasi yang akurat.


''Kita akan masuk?''


''Ya, jangan buat kita mencolok, karna orang yang mencolok akan di curigai.''


Zhishu mengangguk, lalu mereka berdua masuk dan melihat betapa riuh piruhnya di dalam sini. Yang mana penari setengah telanjaang dan penari lainnya sedang menggoda para pelanggan. Bahkan ada juga beberapa orang yang sedang memukuli seseorang.


Hongli melihat kesana kemari.


''Kau bilang jangan mencolokkan diri, tapi gerak gerikmu membuat para pengaja mencurigaimu.''


''Baiklah, mari kita duduk di sebelah sana.''


''Cih, bukan seperti itu caranya.'' Ledek Zhishu yang langsung pergi dan duduk.


''Berikan aku arak.'' pinta Zhishu pada pelayan.


Sedangkan Hongli memperhatikan apa yang akan di lakukan oleh Zhishu.


''Aku harap dia tidak akan mengacau.'' Gumam Hongli yang khawatir jika Zhishu mengacaukan rencananya. Namun kedua matanya langsung melotot saat ia melihat tangan Zhishu meremas bokkong salah satu penari yang menggodanya.


''Ya Dewa! Apa yang dia lakukan.''


β€’


...πŸƒπŸƒπŸƒ...


...LIKE.KOMEN.VOTE ...

__ADS_1


__ADS_2