Legend Of Zhishu

Legend Of Zhishu
Bab 26 : Shock.


__ADS_3

Legend of Zhishu.


...πŸƒπŸƒπŸƒ...


Istana...


Permaisuri SuLien dan Kaisar SunTao, bersama Mentri Sun tengah meminum arak bersama di aula ... mereka sedang merayakan kemenangan yang akan di peroleh putra kebanggaan mereka, karna mereka yakin jika sang anak akan berhasil membunuh musuhnya.


''YANGMULIA ...'' Teriak penjaga dari luar.


Ketiga orang itu langsung menoleh dan mengerutkan keningnya melihat penjaga itu terlihat panik.


''Ada apa?'' Tanya perdana menteri Sun.


Penjaga itu terdiam, namun tak berapa lama ... dua prajurit datang membawa dua buah kotak masing-masing di tanganya. Keringat di kening mereka terus bercucuran, kaki mereka sebenarnya berat untuk melangkah ... namun mereka tidak punya pilihan lain selain menuruti perkataan Zhishu yang lebih menakutkan di bandingkan berhadapan dengan Kaisar SunTao.


'Bawa kotak ini dan berikan pada junjungan kalian! Jika kalian tidak menuruti perkataan ku. Maka semua keturunan mu akan aku lenyapkan.'


''YangMulia, kami kembali membawa berita.''


Ketiga orang yang sedang meminum arak langsung berdiri. Dalam hati mereka menyangka jika di dalam kotak itu adalah kepala Kaisar Feng dan orang yang membantunya melarikan diri.


Dua prajurit itu berlutut dan menaruh dua buah kotak itu di atas meja di depan ketiganya, lalu mundur beberapa langkah kebelakang.


''Apa yang kalian bawa? Dimana Putraku?'' Tanya Permaisuri SuLien, tersenyum lebar.


Dua prajurit itu menunduk tidak berani berbicara, membuat Kaisar SunTao penasaran lalu melangkah untuk membuka kotak itu.


Kreet.


Kaisar SunTao perlahan membuka kotak itu dan langsung membelalakan kedua matanya, saat ia melihat kepala Adipati Kin yang sudah terputus dari tubuhnya.


''Hah!'' Kaisar SunTao mundur satu langkah, sambil memegangi dadanya.


''Ada apa?'' Tanya Permaisuri SuLien ikut penasaran dan maju untuk meihat. Dan reaksinya sama seperti suaminya, yang terkejut melihat kepala Adipati Kin. Lalu Permaisuri SuLien memberanikan diri untuk membuka kotak yang satunya lagi.

__ADS_1


''Ahhhh ... Putraku ... Hiks!''


''TIDAK!''


TRAK.


Kotak itu tidak sengaja tersenggol oleh Permaisuri SuLien karna shock melihat kepala anaknya yang terpisah dari tubuhnya hingga jatuh. Bersamaan dengan kepala Pangeran Mahkota SunZiu yang menggelinding di lantai.


''Haaaah!''


Semua orang tidak ada yang tidak terkejut melihatnya, termasuk Kaisar dan Perdana menteri.


DHUG!


''Ya Dewa ... cucuku! Ahhhh ... tidak.'' Teriak perdana menteri menangis histeris melihat cucu kesayangnya. Begitu pun Permaisuri SuLien yang sudah berteriak tidak karuan ... sementara Kaisar SunTao hanya diam mengepalkan kedua tanganya dan melangkah mengambil kepala anaknya yang sudah terpenggal hidup-hidup.


''Putraku. Putra kebanggaanku,'' katanya dengan lirih sambil mengelus rambut Pangeran Mahkota SunZiu. ''Beraninya mereka melakukan ini padamu.''


SREENG!


Kaisar SunTao mengeluarkan pedangnya dan mengerahkan pada dua prajurit yang membawa kotak ini padanya.


''Ampun YangMulia. Kami pantas mati karna tidak bisa menjaga Pangeran Mahkota SunZiu.''


''AKU BILANG APA YANG TERJADI!''


''YangMulia ...'' Salah satu Prajurit bersujud dan menceritakan apa yang sudah terjadi, awalnya mereka yang menang ... tapi setelah seseorang dan membalikkan keadaan hingga dia berani membunuh Pangeran Mahkota dan Adipati Kin.


''SIAPA ORANG ITU.''


''Ampun YangMulia, sepertinya dia dari Klen bulan. Dan dia ... dia ...''


''DIA APA!''


''Di-dia terlihat seperti seorang gadis.''

__ADS_1


SRAAKK!


Kaisar SunTao menebas prajurit itu hingga langsung mati.


''SIAPKAN PRAJURIT UNTUK MENYERANG! AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN MEREKA HIDUP!'' Teriak Kaisar SunTao menggema di ruangan.


''YangMulia ...'' Teriak salah satu prajurit datang dengan tergesa-gesa.


Kaisar SunTao melirik.


''YangMulia ... beberapa pasukan dari hutan menuju kemari YangMulia. Di pimpin oleh Kaisar Feng JianYu dan Permaisuri FuWei,'' Kata prajurit, yang membuat Permaisuri SuLien yang sedang meraung menangis membelalakan kedua matanya tidak percaya.


''Dia masih hidup!'' Ucapnya, lalu berdiri dan mencengram kerah hanfu prajurit itu.


''Katakan padaku! Dia benar-benar masih hidup, Hah!''


''Y-yaa, YangMulia.''


BUGH!


''Tidak berguna!'' Bentak Permaisuri SuLien mendorong prajurit itu.


Ketiga orang itu saling panadang, lalu bergegas menuju puncak istana di mana mereka bisa melihat situasi di luar gerbang istana.


Benar saja apa yang sudah di laporkan prajurit pada Kaisar SunTao. Dimana beberapa pasukan yang di pimpin oleh Kaisar Feng tengah berdiri tak jauh dari gerbang istana untuk menyerang.


Permaisuri SuLien melihat teropong, lalu melihat dimana Kaisar Feng yang sudah berubah dan masih terlihat gagah. Disampingnya ada FuWei, wanita yang tidak pernah ia suka di hidupnya.


Tapi Permaisuri SuLien mengerutkan keningnya ketika melihat sisi kanan dimana ada seseorang ... wajahnya begitu mirip dengan FuWei ketika masih muda.


'Siapa dia.'


''KIRIM PASUKAN! HABISI MEREKA.'' Teriak Permaisuri SuLien.


β€’

__ADS_1


...πŸƒπŸƒπŸƒ...


...LIKE.KOMEN.VOTE...


__ADS_2