
Legend of Zhishu.
...πππ...
Meski Hongli sebal dengan kelakuan Zhishu yang terus menggoda para gadis, tapi ia tahu jika Zhishu sedang mengalihkan para penjaga agar tidak mencurigai mereka. Terlebih Hongli bisa memeriksa ke lantai atas di mana Tuan Xin berada.
Di saat semua orang terkecoh oleh Zhishu ... Hongli menyelinap ke lantai atas di mana para penjaga tidak melihatnya.
''Heii kau ... keluarkan semua arak untuk para sodaraku disini.'' Ucap Zhishu dengan nada suara seperti orang mabuk, padahal ia hanya berpura-pura.
Crik. Crik.
Zhishu mengekuarkan kantong uangnya dan melemparkan tael emas itu pada pelayan.
Dengan tergesa-gesa pelayan itu langsung memungut tael emas itu dan menyuruh yang lainnya untuk mengeluarkan semua arak yang mereka punya.
''Cepat keluarkan semua araknya ...'' Teriak Zhishu, yang langsung di suaraki senang oleh semua orang. Bahkan semua orang berkumpul di tengah Aula dan membopong Zhishu yang menyemprotkan arak pada semua orang.
Horeeee ...
Semua orang bergembira.
Sedangkan para penjaga hanya diam mengamati, tapi mereka tidak menyadari jika Hongli sudah masuk ke lantai atas untuk memeriksa satu persatu kamar yang ada.
Hongli membuka pintu satu persatu dengan perlahan, ia merasa jijik melihat adegan di setiap kamar karna melihat adegan yang tidak senonoh dari dua manusia. Di saat pintu ke empat akan ia buka, namun Hongli di kejutkan dengan penyerangan secara tiba-tiba dari dalam ... yang mana Tuan Xin menaburkan serbuk hingga kedua mata Hongli tidak bisa terbuka.
''Argh ...''
Tuan Xin kabur saat Hongli lengah.
Suiiiwit!
__ADS_1
Hongli bersiul memberi kode pada Zhishu jika orang yang mereka cari sudah kabur. Zhishu yang mendengar kode itu lantas mengintai setiap sudut dan melihat Tuan Xin yang kabur ke luar.
Zhishu lansung berlari dari kerumunan dan mengejar Tuan Xin tanpa ada yang menyadari.
β’
...β’...
^^^β’^^^
Klotak! Klotak! Klotak!
Kedua kuda saling mengejar di malam hari. Zhishu berada di belakang Tuan Xin yang sudah siap dengan talinya yang akan dia lemparkan untuk menangkap sang Pengkhianat.
''Tidak akan semudah itu bisa menangkapku!'' Ucap Tuan Xin, mengeluarkan sesuatu dari dalam tas yang ia bawa lalu melihat kebelakang di mana Zhishu masih mengejarnya.
Tuan Xin menalikan secarik kertas pada elang peliharaannya, lalu melepaskan elang itu. Bersamaan dengan Zhishu yang melemparkan tali itu pada Tuan Xin.
Kuda beserta Tuan Xin jatuh terguling. Zhishu tersenyum dan turun dari kudanya dan menghapiri Tuan Xin.
''Argghhh ...'' Jerit Tuan Xin saat Zhishu menginjak kepalanya pengan kencang.
''Dasar Pengkhianat! Berani sekali kau mengkhianati Kekaisaran mu sendiri, Hah!''
''Arghh ...''
Dari sebelah kanan, Hongli datang dengan kudanya dan turun menghampiri Zhishu.
''Cepat katakan! Pada siapa kau menjual Rahasia Kekaisaran!''
Sreeengg!
__ADS_1
Zhishu mengeluarkan pedangnya dan meletakkan pedang itu di leher Tuan Xin.
''Sa-sampai ma-- Arrghhh ...'' Tuan Xin menjerit saat Zhishu tidak segan memotong pergelangan tangannya, sedangkan Hongli menelan ludahnya saat ia melihat sisi kejam dari gadis yang terus mengejar dirinya dan mengecap dirinya sebagai calon suami.
''Aku melupakan sesuatu, jika dalam dirinya mengalir darah seorang Kaisar yang kejam dan bengis!'' Gumam Hongli begidik ngeri.
''Apa kau masih berpikir lebih baik mati? Ha ha ha ... tidak akan semudah yang kau bayangkan! Kau tidak akan mati semudah yang ada di dalam fikiran mu.''
''Arrgghh ...''
Zhishu menjambak rambut Tuan Xin kebelakang.
''Aku akan menyiksa dirimu sampai tubuh mu tersisa hanya tulang! Bahkan jika aja menjemputmu, maka aku tidak akan pernah memberiarkan mu mati begitu saja.'' Bisik Zhishu.
Deg. Deg. Deg.
''Jadi ... jika kau ingin mati dengan mudah! Maka Cepat katakan pada siapa kau menjual Rahasia Kekaisaran?''
''Ka-Kaisar Wei ...'' Lirihnya.
β’
β’
Sedangkan di tempat lain, di Aula Kekaisaran Sheng. Kaisar Wei sudah memerintahkan semua prajurit nya untuk bersiap menyerang Kekaisaran Yen Utara, Jenderal nya pun sudah bersiap dengan kudanya.
β’
...πππ...
...LIKE.KOMEN.VOTE...
__ADS_1