
Legend of Zhishu.
...πππ...
Episode sebelumnya...
Kaisar Feng telah memenangkan peperangan dan kini mereka melangkah dengan perlahan menghampiri Zhishu dan keluarganya. Zhishu yang masih bercanda dengan sang Ibu tidak sengaja menubruk dada bidang Kaisar Feng.
BUGH!
''Ahh ... maafkan aku YangMulia.''
Ibu Xio dan ayah Yu melihat FuWei dan Kaisar Feng. Namun Ayah Yu mengerutkan keningnya ketika ia melihat FuWei. Ia seperti pernah melihat tapi dia lupa dimana pernah melihat FuWei.
''Ayah, jangan seperti itu! Yang ayah pandang adalah seorang Permaisuri,'' kata Zhishu, dimana ayah Yu langsung menunduk.
''Ma'afkan suami hamba, Yangmulia.'' Ibu Xio menyikut suaminya.
FuWei hanya tersenyum.
''Apa kalian tidak ingat diriku?'' Tanya FuWei, berharap jika Ibu Xio dan ayah Yu mengingat dirinya. Namun Ibu Xio dan Ayah Yu menggelengkan kepalanya.
''Aku adalah wanita yang pernah menitipkan seseorang yang berharga, dan meminta kalian untuk menjaganya."
DEG.
__ADS_1
Ayah Yu menelan ludahnya susah payah, setelah mengamati ... ia ingat jika wanita di depannya adalah wanita yang sekarat di kuil dan menyerahkan putrinya.
''An-andaa ...''
Zhishu melihat ada yang aneh dengan raut wajah sang ayah, lalu memegang tangannya.
''Ayah, ada apa?''
Semua mata tertuju pada Zhishu. Termasuk Permaisuri FuWei dan Ibu Xio, lalu Permaisuri FuWei maju ke depan satu langkah dan berkata, ''Ayah dan Ibumu sudah berjasa dan menolong Kekaisaran ini. Selama bertahun tahun dalam pencarian keputusasaanku, dia sudah menepati janjinya menjadikan dirimu seorang pejuang wanita yang hebat.'' Ucap Permaisuri FuWei, yang membuat Zhishu memgerutkan keningnya tidak mengerti.
''Tuan. Nyonya. Aku dan suamiku, terlebih Kekaisaran Yen Utara berterima kasih padamu karna telah membawa kembali Putri kami. Kami sangat berhutang berjasa pada kalian,'' Ujar Permaisuri FuWei yang akan membungkuk di hadapan keduanya, namun langsung di hentikan oleh Ibu Xio.
''YangMulia, jangan membuat harga diri anda turun karna membungkuk di hadapan kami.'' Ibu Xio memegang bahu Permaisuri FuWei dan tersenyum sambil menggeleng.
''Ayah, Ibu ... ada apa sebenarnya? kalian sedang membicarakan siapa? Kenapa YangMulia Permaisuri dan YangMulia Kaisar menatapku dengan kesedihan?''
''Zhishu ... kau adalah Putri dari Kekaisaran ini. Putri dari seorang Permaisuri dan Kaisar kebanggaan Yen Utara. Kau adalah Putri yang di cari selama belasan tahun oleh ibumu sendiri, dan kau adalah obat bagi Ayah mu yang menunggu dirimu.''
Zhishu menatap Kaisar Feng dan Permaisuri FuWei secara bergantian.
''Ta-pi bagaimana bisa? jadi kalian bukan orangtua kandungku?''
Permaisauri FuWei yang melihat kebingungan di kedua mata Zhishu, akhirnya ia membuka tabir masalalu dimana awal mula mereka berpisah dan bertemu setelah sekian lamanya.
Zhishu dan semua orang mendengarkan penjelasan Permaisuri FuWei dari awal sampai akhir, yang mana membuat Zhishu mengerti dan memahami perasaan Ibu Kandungnya yang harus rela berpisah dengan anak yang dia cintai.
__ADS_1
Zhishu langsung memeluk Permaisuri FuWei.
''Tidak ada lagi yang akan mengusik kita, mereka sudah mati dan kini saatnya kita bahagia. Ibunda,'' Ujar Zhishu, yang mana membuat Permaisuri terdiam sejenak dan memeluk erat putrinya ... ia terharu sekaligus bahagia karna Zhishu memanggilnya Ibunda.
Kaisar Feng melangkah dan memeluk keduanya, ia pun merasa bahagia karna penyiksaan yang ia rasakan selama bertahun-tahun kini bisa terbayarkan dengan pelukan keluarga kecilnya.
Sedangkan Ayah Yu dan Ibu Xio hanya bisa tersenyum walau mereka sedih karna Putri yang mereka besarkan akan tinggal jauh dari mereka. Tapi Ayah Yu dan Ibu Xio sangat bangga karna anak mereka jatuh di tangan yang benar.
''Apa kalian tidak ingin berpelukan?'' Permaisuri FuWei mengulurkan tangannya.
Ibu Xio menunduk.
''Hah.''
Permaisuri FuWei menarik Ibu Xio dan ayah Yu agar mereka berpelukan bersama.
''Tidak ada yang akan pergi. Kita akan terus bersama, mulai hari ini kau adalah Kakak perempuanku.''
Ibu Xio terharu dalam pelukannya.
''Terima kasih YangMulia.''
β’
...πππ...
__ADS_1
...LIKE.KOMEN.VOTE ...