
Legend of Zhishu.
...πππ...
Setelah peperangan telah usai ... dan di nyatakan bahwa Kaisar Feng berhasil merebut Kekaisarannya, kini semua orang bersorak gembira. Para rakyat yang awalnya bersembunyi kini menyambut hari baik untuk mereka.
Para rakyat gembira karna siksaan selama belasan tahun, dan kesabaran mereka selama ini kini berbuah manis dengan peperangan yang di menangkan oleh Kaisar Feng.
''YangMulia, apa anda baik-baik saja?'' Tanya Zhishu.
Kaisar Feng dan Permaisuri FuWei saling pandang, lalu Permaisuri FuWei membantu suaminya berdiri dan langsung memeluk Zhishu secara bersamaan. Mereka begitu bangga melihat Zhishu yang bisa menyelamatkan Kekaisaran.
''Terima kasih sayang, kau adalah pahlawan bagi kekaisaran ini,'' kata Permaisuri SuLien.
''Kami berdua bangga padamu, Nak.''
Zhishu tidak menjawab, ia begitu canggung karna di peluk oleh seorang Kaisar dan Permaisuri. Tapi di satu sisi dirinya begitu nyaman saat di peluk oleh keduanya, hingga Zhishu selalu bertanya tanya pada dirinya sendiri mengapa ia bisa merasakan kehangatan dari kedua orang yang sedang memeluknya.
Di saat mereka bertiga masih berpelukan, dari arah belakang Ibu Xio memanggil Zhishu.
''Zhishu, Putriku.''
DEG.
Ketika orang itu melepaskan pelukan mereka. Zhishu langsung menoleh dan sedikit terkejut melihat kedua Orangtuanya berada disini.
__ADS_1
''Ibu ... Ayah!'' Teriak Zhishu, langsung melepaskan genggaman FuWei dan berlari memeluk Ibu Xio dan ayah Yu.
Hati FuWei terasa kosong saat genggaman tangannya di lepas oleh putrinya sendiri. Namun ia senang melihat adanya Ibu Xio dan ayah Yu, karna bisa di pastikan jika Zhishu benar-benar putrinya kandungnya.
''Ibu ... ayah ... aku rindu kalian,'' kata Zhishu memeluk keduanya secara bersamaan.
Hati Ibu Xio begitu lega dan bahagia ketika Putri kecilnya berada di pelukannya lagi. Namun sedetik kemudian Ibu Xio menggertakkan kedua giginya.
PLAK!
Ibu Xio menampar bo kong Zhishu dengan gemas.
''Dasar anak nakal! Pergi kemana saja selama ini kamu, Hah!''
PLAK!
''Ayah ... selamatkan aku.'' cicit Zhishu.
''Kemari kau hah! Benar-benar anak gadis yang nakal. Apa kau tidak tau jika Ayah dan Ibu sangat mengkhawatirkan dirimu.''
Ibu Xio terus mengejar Zhishu, sedangkan Zhishu dengan senang hati mengerjai sang Ibu yang ia rindukan.
Sedangkan FuWei yang melihat interaksi Putri kandung bersama Ibu angkatnya hanya terdiam, membuat Kaisar Feng langsung memegang tangan FuWei.
''Bersabarlah ... suatu saat dia pasti akan tau jika kita adalah orangtua kandungnya.''
__ADS_1
''Aku sangat iri pada mereka yang bisa mengasuh Putri kita,'' ujar Permaisuri FuWei dengan nada lirih.
''Ayo kita hampir mereka.'' Ajak Kaisar Feng.
FuWei dan Kaisar Feng melangkah dengan perlahan menghampiri Zhishu dan keluarganya. Zhishu yang masih bercanda dengan sang Ibu tidak sengaja menubruk dada bidang Kaisar Feng.
BUGH!
''Ahh ... maafkan aku YangMulia.''
Ibu Xio dan ayah Yu melihat FuWei dan Kaisar Feng. Namun Ayah Yu mengerutkan keningnya ketika ia melihat FuWei. Ia seperti pernah melihat tapi dia lupa dimana pernah melihat FuWei.
''Ayah, jangan seperti itu! Yang ayah pandang adalah seorang Permaisuri.'' kata Zhishu, dimana ayah Yu langsung menunduk.
''Ma'afkan suami hamba, Yangmulia.'' Ibu Xio menyikut suaminya.
FuWei hanya tersenyum.
''Apa kalian tidak ingat diriku?'' Tanya FuWei, berharap jika Ibu Xio dan ayah Yu mengingat dirinya. Namun Ibu Xio dan Ayah Yu menggelengkan kepalanya.
''Aku adala---''
β’
...πππ...
__ADS_1
...LIKE.KOMEN.VOTE ...