
Legend of Zhishu.
...πππ...
Aula istana begitu meriah dengan suguhan suguhan dari para penari dan sajian makanan yang ada. Para tamu begitu memuji Kaisar SunTao dan Permaisuri SuLien karna sudah menjamu mereka begitu mewah.
Hongli dan Qiu Li sedang menyamar sebagai pengawal kerajaan, mereka saling pandang dan memberikan kode masing-masing untuk keluar secara perlahan tanpa ada yang curiga.
Sementara Zhishu yang menyamar sebagai pelayan, ia masih berjalan jalan santai.
Krrruuukkk ...
''Ah ... kenapa aku lapar sekali.'' Zhishu memegangi perutnya yang keroncongan. Ia melihat kanan kiri dan bersembunyi saat ada orang yang datang.
Sangat kebetulan sekali jika saat ini Zhishu berada di area dapur. Membuat Zhishu perlahan mengintip dari arah jendela dan melihat jika di dapur banyak makanan yang sedang di buat sangat enak oleh para pelayan istana.
''Waahhh ... sebelum pergi dari Istana ini, perutku harus kenyang terlebih dahulu,'' kata Zhishu dengan nada pelan sambil mengusap air liurnya.
Zhishu tersenyum setelah memiliki ide agar perutnya senang hatinya pun senang. Zhishu merangkak seperti bayi dan bersembunyi saat ada orang yang melewatinya, bahkan dengan bodohnya Zhishu pura-pura menjadi patung dan kembali merangkak saat orang-orang itu pergi.
Zhishu masuk kedalam kolong meja tanpa ada yang mengetahui, lalu mengulurkan tanganya untuk mengambil makanan yang ada di atasnya. Zhishu mengambil makanan dan beberapa kue lalu memakannya dengan segera.
'Wahhh ... ini benar-benar enak.' cicitnya sambil mulut penuh.
Sementara pelayan yang baru saja menyajikan makanan di meja merasa heran karna makanan untuk Kaisar dan Permaisuri tidak ada di tempat yang dia taruh.
__ADS_1
''Perasaan aku menaruhnya di sini.'' cicit pelayan itu bingung.
''Ada apa?'' Tanya Nayang.
''Ini Nayang, aku baru saja selesai menghias makanan untuk Yangmulia Kaisar dan Yangmulia Permaisuri ... aku sangat yakin jika sudah menaruhnya di ini, tapi makanan itu tidak ada.''
Nayang menaruh makanan yang akan dia bawa lalu melihat kanan kiri. ''Mungkin sudah di bawa oleh yang lainnya. Kau siapkan saja makanan yang lain,'' kata Nayang.
Perlahan sebuah tangan mengulur dari bawah untuk mengambil makanan, tanpa Nayang dan Chyou tau.
''Ya sudah, aku akan membuatnya lagi. Untung saja tadi koki kerajaan memasak banyak.'' Ucap Chyou pergi untuk mengambil makanan lagi.
Nayang mengangguk dan akan pergi, namun ia juga di buat heran saat nampan berisikan makanan yang akan dia bawa tidak ada di tempatnya.
Ia pun perlahan berjongkok dan membuka kain ... namun tidak melihat siapa siapa. Nayang mengerutkan keningnya, ''Di bawah meja pun tidak ada siapapun?''
Sementara si pelaku, sudah keluar dengan mulut penuh makanan dan perut yang kenyang.
''Ahh ... kenyang sekali. Jika seperti ini tenaga ku full tank untuk menyelamatkan sandra. Ibu ... Ayah ... maafkan aku terpaksa mencuri di rumah orang, he he he ... aku tidak punya uang, jadi anggap saja Istana ini rumah ku sendiri.''
Zhishu berjalan kembali untuk melihat seluk beluk istana ini, lalu tidak sengaja mendengar percakapan dua orang yang tidak jauh dari arahnya.
'Benarkah itu?'
'Iya, Ayahku bercerita jika dulu istana ini di pimpin oleh Kaisar yang sangat adil dan dermawan ... walau Kaisar terdahulu sangat dingin dan nampak tidak perduli, tapi sebenarnya itu hanya terlihat dari luarnya saja. Karna Kaisar terdahulu bisa memakmurkan semua rakyatnya.'
__ADS_1
'Lalu di mana Kaisar terdahulu?'
Pria itu melihat kanan kiri lalu berbisik. 'Aku dengar dia di kurung oleh Kaisar yang sekarang ...'
'Di kurung?'
Pria itu mengangguk. 'Yang aku dengar di kurung di ruang bawah tanah yang di jaga ketat. Di sebelah sana,' tunjuknya ke arah istana Barat.
'Tapi Penjagaan sekarang di longgarkan karna semua orang sibuk untuk menjaga para tamu yang hadir.'
'Wahh ... berarti Kaisar sekarang kejam ya?'
'Hem ... untung saja kita bukan lahir disini, jika kita lahir disini maka hidup kita akan sengsara.'
'Sudah, ayo kita pergi ... nanti kedua orangtua kita mencari.'
Zhishu keluar dari semak-semak saat dua pria penggosip itu pergi, lalu melihat ke arah istana Barat yang dimana ruang bawah tanah berada.
''Baik, tidak ada waktu untuk bermain-main.'' Ucap Zhishu yang langsung pergi.
β’
...πππ...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...
__ADS_1