
"Jumlah pasukan mereka ada lebih dari tiga ribu, suku iblia juga tidak bisa diremehkan. Kekuatan mereka cukup hebat dan juga kemampuan bertarung dengan senjata mereka."
Xu Huolang hanya mengangguk-anggukan kepalanya mendengarkan hal itu. Tentu sama sekali tidak menduga jika suku iblis telah berkembang biak sebegitu besarnya. Dahulu sama sekali tidak di dicari hingga benar-benar semuanya musnah, rupanya hal seperti ini tidak bisa di sepelekan.
Huolang mengalihkan pandangannya pada sang adik, "Kalau begitu kau segera kirimkan surat ke perguruan lain dan beberapa sekte besar untuk merundingkan hal ini."
Han Di yang baru saja akan beranjak, tetapi tidak jadi karena Yuan bersuara.
"Ayah masalah ini sepertinya harus dirundingkan juga dengan kekaisaran, suku iblis tidak bisa diremehkan."
"Benar! Chan Yu dan Linge yang berada di tingkat enam saja hampir tidak bisa mengalahkan sepuluh orang dari suku iblis." imbuh Han Di.
"Kita masih bisa melawannya tanpa bantuan kekaisaran." sepertinya Huolang kukuh dengan pendapatnya.
"Masalah ini menyangkut pada keutuhan benua Jianling, mungkin memang bisa menang tanpa bantuan kekaisaran tetapi kita akan kewalahan dan mungkin akan banyak yang menjadi korban. Kekaisaran harus ikut andil, Ayah!"
Dari puluhan perguran, sekte dan klan yang berada di benua Jianling pasti akan turun tangan. Memang cukup orang untuk melawan mereka karena mereka juga adalah orang hebat, tetapi itu akan sangat melelahkan karena suku iblis ini memiliki kekuatan hitam yang cukup sulit untuk di kalahkan.
"Yasudah, berikan surat itu juga pada kekaisaran. Katakan juga untuk bergerak ke kota Liang secepatnya untuk berunding disana."
Han Di mengangguk dan segera pergi dari sana, meninggalkan sepasang ayah dan anak itu.
"Kau sudah mempelajari kitab beladiri yang kemarin ayah berikan?"
"Sudah mempelajarinya, tetapi belum sempurna masih banyak sekali kekurangan yang perlu untuk di benahi."
"Bagus, itu bisa melatih tenaga dalammu agar kau segera naik ranah lalu naik tingkat."
"Aku menemukan senjata, dan setelah mempelajarinya mungkin aku bisa naik tingkat hingga lebih tinggi dari Ayah."
Hanya seulas senyum yang terbit di bibirnya, keberhasilan apapun yang putranya dapatkan tentu adalah sebuah kebanggan tersendiri untuknya. Selama ini Yuan selalu tidak menemukan senjata apapun saat pergi ke lembah Chuo.
__ADS_1
"Pedang Bulan, Pedang Xing, seruling emas atau bahkan giok kembar?" yang disebutkan Huolang itu adalah senjata-senjata yang terkenal hebat, tapi tentu milik Yuan lebih hebat.
"Bukan, aku berjodoh dengan pedang zhenxin."
Huolang mengeryitkan dahinya, nama pedang yang Yuan sebuatkan tidak begitu familiar.
Yuan mengeluarkan pedang miliknya dan hal itu membuat Huolang terkejut, ia tidak sebodoh itu untuk sehingga langsung mengenali pedang itu.
Seketika tubuhnya melemas, kembalinya di tatap sang putra, sedangkan yang ditatap malah merasa sedikit keheranan dengan sikapnya.
"Ada apa Ayah?"
"Seharusnya itu bukan kau." suara itu mengalun dengan pelan, penuh ketidakpercayaan dan ketidakinginan.
"Ayah, bukankah hebat memiliki zhenxin? Pedang ini adalah pedang legenda yang sudah dibicarakan selama ratusan tahun. Ternyata legenda itu tidak membicarakan hal yang sia-sia terbukti dengan energi sangat besar yang dimiliki zhenxin."
Huolang menggeleng, semua kehebatan pedang yang saat ini tengah putranya bicarakan tidak sebanding dengan tanggung jawab yang akan putranya pikul setelah mendapatkan pedang itu.
Yuan tertegun, kalimat ayahnya ini sama persis dengan apa yang pertama kali master Feiyin katakan kemarin. Tetapi saat ini ayahnya justru terlihat tidak bisa menerim itu.
"Yuan tidak mengerti apa yang Ayah bicarakan."
Huolang menghela nafasnya pelan sebelum melanjutkan kalimatnya, "Sebuah hal yang tidak pernah dibicarakan dan tidak orang-orang ketahui, tentang pedang legenda yang akan memilih seseorang untuk menjalani takdirnya melawan tujuh dewa iblis juga menentramkan dunia. Itu semua tidak bisa dihindari oleh seorang pemegang takdir."
"Aku harus mengalahkan tujuh dewa iblis?"
"Mereka keluar dari neraka dan bersembunyi di berbagai tempat, menunggu menunggu waktu yang tepat agar bisa bersatu dan berjanji untuk menghancurkan dunia."
"Aku baru tahu ada cerita seperti itu."
"Tidak banyak yang mengetahui tentang tujuh dewa iblis, hanya para master yang mengetahuinya. Mereka mengembara sekaligus mencari keberadaan para dewa iblis, sembari menunggu pemegang takdir itu tiba."
__ADS_1
Yuan menganggukinya, guru besar saja mungkin tidak mengetahuinya karena tanggapan yang kemarin ia berika justru berbeda.
"Aku tahu, pasti ini tidak diberitahukan kepada seluruh dunia karena takut jika orang-orang akan cemas dan khawatir tentang dewa iblis ini."
Huolang mengangguk, "Benar, ini akan menjadi hal membuat cemas jika semua orang tahu."
"Tapi Ayah, aku masih sangat muda dibandingkan para master tentu aku tidak ada apa-apanya. Mengapa harus aku yang mendapatkan takdir ini?"
"Bukan tidak ada apa-apanya, tapi belum. Kau adalah putra langit, seorang bayi pertama yang terlahir dengan keistimewaan dalam tubuhmu...." Huolang memberi jeda sesaat pada kalimatnya. "Dengan tujuh jalur qi itu kau mungkin bisa mencapai tingkat yang jauh lebih tinggi dari para master."
Huolang menatap putranya dengan sendu, ia masih ingat saat Yuan pertama kali dilahirkan. Tangisannya sangat kencang, dan dirinya pula yang menenangkan putranya itu. Kini, bayi merah itu telah tumbuh menjadi pemuda yang membanggakan dan akan menjadi hebat.
Tetapi jika harus memilih, Huolang tentu tidak ingin putranya menjadi pemegang takdir itu, lebih ingin Yuan menjadi anak biasa saja dan menjalani kehidupan seperti pemuda lainnya.
Jalan menjadi pemegang takdir itu sangat buruk, setelah ini Yuan harus berlatih sangat keras agar membuat dirinya semakin kuat. Lalu segera pergi melawan bahaya untuk membunuh para dewa iblis.
Tentu saja itu akan sangat melelahkan terlebih lagi jika nasib buruk menimpa, bukan tidak mungkin hanya akan pulang tinggal nama.
***
Fyi : Suku iblis dan Dewa iblis itu berbeda ya, suku iblis hanyalah orang-orang yang memuja salah seorang dewa iblis dan membuat mereka menjadi memiliki kekuatan hitam.
━━━━━ The Legend of Sword Lord ━━━━━
Suka dengan cerita ini?
Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!
Terimakasih and love you full.
With love,
__ADS_1
Khalisa🌹