
Yuan dan Bai An telah sampai di aliran sungai, tetapi sepanjang memandang mereka tidak juga menemukan sebuah rumah. Yang mereka lihat adalah burung bangau yang tengah mambasahi tubuh mereka dengan air danau.
"Mungkin kita lebih harus naik lagi," ucap Yuan menebak.
"Yuan apakah kau tidak mencium aroma ini?"
Yuan mengerutkan keningnya mendengar pertanyaan itu, tetapi ia mencoba memaksimalkan indra penciumannya. Sebuah wangi yang mirip sekali dengan bunga persik tetapi ini lebih tajam dan juga semerbak.
Wangi ini perlahan membuat candu, tetapi candu itu semakin lama akan membawa pada hal ketidak baikan.
"Darimana asal wangi memabukkan ini?"
"Hentikan jangan ikuti wangi ini!"
Tentu saja Bai An terkejut dengan apa yang Yuan ucapkan.
"Memang apa salahnya ini hanyalah sebuah aroma, memang memiliki masalah?"
"Bukan, ini adalah jebakan!"
"Kau yakin? Memangnya ada jebakan sejenis ini!"
__ADS_1
Bai An tidak memperdulikan ucapan Yuan, ia terus berusaha mengendus aroma wangi memabukkan itu dan mulai mencari asalnya. Tetapi semakin di cari, hanyalah pusing yang ia rasakan, dan itu semakin menjadi.
"Bai An, hentikan itu!" satu sentakan itu membuat Bai An tersadar.
Bai An memukul kepalanya dua kali untuk menghalau rasa pusing itu.
"Benar katamu, ini adalah jebakan."
"Waspadalah!"
Bai An mencebik, bahkan di padang bunga persik yang indah seperti ini pun ada hal berbahayanya.
"Hebat! Kalian berhasil melewati jebakanku," suara itu mengalun merdu, bersamaan dengan munculnya seorang wanita dari balik pepohonan persik.
Layaknya bunga persik yang cantik, wanita itu begitu tidak membosankan saat dipandang.
"Kau ini siapa?" pertanyaan tidak bersahabat itu muncul dari Bai An, maklumi saja Bai An memang bukanlah orang yang akan luluh hanya karena kecantikan.
"Chu Hua, aku adalah peri bunga persik. Sejak ribuan tahun lalu aku diberi tugas untuk menjaga wilayah ini."
Chun Hua menjaga padang luas ini agar tidak mudah dimasuki orang sembarangan, apalagi yang memiliki niat jahat. Dia akan menyesatkan orang itu dengan jebakan aroma wangi yang ia buat, yang pertama akan membuat mereka mabuk wangi itu lalu menggiring mereka untuk menjatuhkan diri ke jurang.
__ADS_1
Tapi tidak semuanya ia jebak, hanya mereka yang masuk terlalu dalam ke tempat ini saja akan Chun Hua sesatkan.
"Pantas saja padang ini mengahsilkan buah persik yang berkualitas, rupanya ada seseorang yang menjaga." celetuk Yuan.
"Ya, buah persik berkualitas hanya ada disini dan tidak akan pernah di dapatkan di kebun persik manapun ... tapi aku penasaran, apa maksud kedua tuan muda ini datang ke sini? Sebelumnya sangat jarang orang-orang tanpa maksud tertentu masuk hingga sejauh ini."
"Kami mencari master Gao, master mengatakan rumahnya berada di aliran sungai. Tetapi ternyata sungai ini begitu panjang, bolehkah meminta bantuan Nona Chun Hua?" ucap Yuan lagi.
"Ah master Gao rupanya, tidak jauh darisini, kalian hanya perlu naik sedikit."
"Baik, terimakasih arahan dari Nona Chun Hua. Kalau begitu kami pamit."
━━━━━ The Legend of Sword Lord ━━━━━
Suka dengan cerita ini?
Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!
Terimakasih and love you full.
With love,
__ADS_1
Khalisa🌹