Legenda Pedang Penguasa

Legenda Pedang Penguasa
32. Apakah Itu Sebuah Kemenangan?


__ADS_3

"Ini aneh sekali! Jelas-jelas aku melihat ada lebih dari 3000 orang, waktu itu mereka sangat banyak. Tetapi mengapa sekarang hanya ada sekita seribu pasukan saja." Han Di tentu saja terkejut, ia kemarin sudah memastikam itu tetapi sekarang mereka yang datang tidak sebanyak yang ia lihat.


"Memang seperti ada yang aneh, Paman Kecil." sahut Yuan yang berdiri di sampingnya.


Saat ini mereka tengah bersiap untuk maju perang yang akan sebentar lagi pecah. Jenderah Han sedang mengatur formasi prajurit elit, sedangkan para kultivator lainnya juga bersiap karena sekarang langkah suku iblis semakin mendekati mereka.


Barisan suku iblis itu begitu padat, mereka memiliki rupa yang sedikit berbeda dengan manusia pada umumnya. Mereka itu lebih menyeramkan dari manusia biasanya.


Setiap orang membawa sebuah sabit panjang yang digunakan sebagai senjata, wajah mereka terlihat bersemangat dan menginginkan darah.


"Bagaimanapun dari kita sudah tertinggal langkah, aku rasa saat ini suku iblis sudah merencanakan hal lain selain keluar dari tempat mereka."


Sejak awal ada seorang suku iblis yang berhasil kabur dari Chan Yu dan Linge, jadi itu saja sudah bisa disebut ketinggalan langkah.


"Mari kita melapor ke ayah."


Han Di mengangguk, selanjutnya mereka berjalan ke arah Huolang yang berada tidak begitu jauh di depan.


"Ayah, ini bukan semua pasukan suku iblis, masih ada lagi."


"Apakah kalian yakin saat kemarin memeriksanya benar-benar ada lebih dari 3000 pasukan?"

__ADS_1


"Aku tidak mungkin salah Kak, disana sangat banyak bukan hanya tiga ribu tetapi lebih!"


"Jika benar lebih banyak, itu artinya mereka datang kesini juga pasti memiliki persiapan lain. Misalnya yang lainnya kabur dan membiarkan seribu pasukan ini bertarung." itu adalah pemikiran Huolang.


Han Di mendecak, "Ini akan merepotkan."


"MAJU!!!"


Seruan jendral itu mengalihkan perhatian mereka bertiga, para prajurit garda depan itu maju dengan tameng-tameng mereka. Sedangkan barisan pemanah juga mulai menyerbu.


"Kita hadapi dulu ini...." pandangan Huolang perpindah pada Yuan. "Yuan, jangan gunakan pedangmu."


Mereka bertiga juga bergabung untuk memusnahkan mereka semua.


Para suku iblis itu memiliki kekuatan hitam yang terus mereka berikan, ayunan sabit juga menyambut begitu ada yang mendekat. Suku iblis ini terus maju dan akan selalu memiliki insting kuat saat mereka menyerang.


Suara dentingan pedang beradu dengan sabit kini yang paling banyak terdengar, para kultivator dengan tenaga dalam dan jurus yang mereka kuasai terus saja menyerang.


Sring....


Sring....

__ADS_1


Boom....


Duar....


Jurus yang dikeluarkan sesekali membuat ledakan, itu adalah kemampuan dari Huolang. Di sisi lain suku iblis sudah ada beberapa yang tumbang.


Yuan mengeluarkan jurus Lanyue miliknya, mengeluarkan beberapa bilah es tajam yang selanjutnya melesat ke arah vital mereka. Secepat mungkin ia terus mengeluarkan jurus Lanyue miliknya, dan benar saja banyak sekali yang tumbang. Dibandingkan anak panah milik para pemanah tentu jurus Lanyue lebih berguna. Bilah es itu akan melesat terbang dengan kecepatan tinggi tepat ke arah vital, seperti jantung.


Melihat sudah banyak yang tumbang, Yuan tidak kembali melanjutkan jurus Lanyue nya. Meski itu hebat tetapi jurus itu sangat menguras energinya, ia masih bisa menggunakan jurus lain yang tidak mengeluarkan energi begitu banyak.


━━━━━ The Legend of Sword Lord ━━━━━


Suka dengan cerita ini?


Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!


Terimakasih and love you full.


With love,


Khalisa🌹

__ADS_1


__ADS_2