
"Kita berpencar dan cari sesuatu yang mencurigakan!"
Bai An mengangguki apa yang dikatakan oleh Yuan, ia langsung melangkahkan kakinya dengan arah berlawanan dari Yuan. Entah dimana Xiyi, sejak tadi tiba disini mereka tidak menjumpai lelaki itu.
Kabut tebal, ditambah pula bulan yang menyembunyikan dirinya, pandangan mata Yuan hanya sebatas beberapa meter di depannya saja, tidak menyangka jika desa ini sangatlah gelap di malam hari seperti ini.
Rumah-rumah itu tidak ada sama sekali yang menyalakan lentera ataupun penerang lainnya membuat Yuan tambah kebingungan. Rupanya penduduk yang tadi siang ia temui memang bukan sekedar aneh saja.
Langkahnya menuju ke sebuah rumah lalu mengetuk pintu, dengan harapan masih ada orang yang mendiaminya.
"Permisi... Permisi... " tidak ada jawaban.
Yuan mengintip dari jendela yang hanya tutupi oleh kain, dengan membuka sedikit kain. Pemandangan di dalam rumah itu gelap karena sama sekali tidak ada penerangan apapun. Sarang laba-laba juga tampak menghiasi kusen jendela membuatnya yakin jika rumah ini memang tidak berpenghuni.
Melanjutkan langkahnya menuju ke rumah lain, saat lengannya bergerak untuk mengetuk pintu tiba-tiba saja tangannya diseret oleh lengan lain membawanya menuju ilalang yang panjangnya sampai sebatas dada. Ternyata itu adalah seorang gadis, dia menempelkan jari telunjuknya di bibir menandakan untuk Yuan diam.
Mengintip sedikit di balik ilalang ada segerombolan orang yang berjalan di pimpin oleh lelaki dengan jubah hitam. Anehnya adalah orang-orang yang berjalan di belakang memiliki pandangan mata yang kosong, wajah pucat dan juga penampilan yang tidak diperhatikan, seperti raga yang berjalan tanpa jiwa.
__ADS_1
"Mengapa kau membawaku kesini?" Tanya Yuan setelah segerombolan orang itu hilang dari pandangan.
"Dasar tidak tahu terimakasih! Kau akan menjadi mayat hidup seperti mereka jika tertangkap."
"Jadi orang-orang yang berada di belakang orang berjubah itu warga desa disini?"
Gadis itu mengangguk.
"Apa yang sebenarnya terjadi?"
"Lalu kau sendiri?"
"Aku dahulu tinggal di desa ini, tetapi orang tuaku meninggal dan aku pergi ke ibu kota tetapi saat kembali lagi kesini semua warga desa sudah seperti ini. Dari penelusuranku, seperti yang tadi kuucapkan."
Informasi dari wanita itu cukup membantu Yuan, hal yang sebelumnya menjadi pertanyaan kini akhirnya terjawab sudah.
"Kau bisa kembali ke ibu kota tidak perlu berada di tempat yang berbahaya seperti ini."
__ADS_1
"Aku ingin menelusurinya, aku ingin tahu sebenarnya mereka itu siapa."
Yuan menggeleng, "takutnya ini bukan hanya masalah kecil, kau bisa tenang saja dan serahkan ini padaku."
Masalah tentang desa ini bukan tidak mungkin memiliki keterkaitan dengan kekuatan hitam yang ada. Orang dengan jubah hitam itu yang membuat warga desa seperti itu, meski belum diketahui mereka diapakan tetapi sudah jelas jika itu adalah sebuah tindakan tidak manusiawi dan hanya dilakukan oleh orang jahat.
━━━ Jerat Cinta Wanita Penggoda ━━━
Suka dengan cerita ini?
Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!
Terimakasih and love you full.
With love,
Khalisa🌹
__ADS_1