
•Kekaisaran Han.
"Hormat pada Kaisar, semoga Kaisar panjang umur."
Seseorang berpakaian zirah besi kini tengah memberi hormat kepada kaisar Han, meski tubuhnya gagah tetapi tetap tunduk pada kaisarnya.
Kaisar Han yang tengah memangku seorang selir itupun segera memberi isyarat agar selir kesayangannya itu pergi terlebih dahulu.
"Ada apa Jendral Cheng?"
"Yang mulia, sebuah surat dari klan Xu mengatakan jika lokasi suku iblis telah ditemukan, mereka berjumlah ribuan dan mendiami hutan mati ... saat ini para pendekar tengah berkumpul di kota Liang untuk bersiap melakukan penyerangan."
"Suku iblis benar-benar ditemukan?"
"Benar yang mulia."
"Kekaisaran Han harus berada di garda terdepan! Kerahkan seribu pasukan elit, dan kau harus pimpin mereka kesana!"
"Baik, laksanakan yang mulia."
Pasukan elit kekaisaran adalah para prajurit yang berada di tingkat kultivasi 4, minimal harus mencapai tingkat 4 agar bisa bergabung dengan pasukan elit kerajaan.
***
• Perguruan Seribu Bulan.
"Nyonya ada sesuatu mendesak."
Baru saja wanita itu selesai memainkan guqinnya tetapi sudah ada dua orang gadis yang memanggilnya.
__ADS_1
Wanita itu bangkit dengan dengan segera tetapi hanya keanggunan yang terlihat, tidak ada yang tahu pasti usianya entah itu seratus tahun atau lima puluh tahun. Karena nyatanya yang nampak hanya seorang wanita dengan wajah 30 tahunan, itu karena ia sudah berada di tingkat sebelas.
Dia adalah Hou Yuxi, istri dari Xu Huolang dan juga ibu dari Xu Yuan. Bertahun-tahun lupa rumah dan memiliki karirnya sebagai pendiri Perguruan Seribu Bulan.
"Ada apa Chunran, Chuyu?"
"Teratai bulan layu!"
Mata Yuxi membola dengan segera ia bergegas menuju ke tempat teratai bulan berada.
Sebuah kolam kecil di dalam paviliun terbuka, sebuah bunga teratai berwarna putih berada. Tetapi kini bunga itu layu, energi spritualnya sangat lemah. Bunga teratai itu merupakan salah satu benda berharga milik perguruan seribu bulan.
Nyonya Yuxi mencoba menghidupan teratai itu dengan energinya, tetapi yang terjadi adalah kelopak teratai lepas satu persatu hingga menyisakan putiknya.
Putik itu terus bersinar, berwarna emas dan menyala.
"Nyonya, bukankah jika teratai ini mati maka itu menandakan suatu hal?" pertanyaan itu keluar dari bibir Chuyu.
"Pemegang takdir?" tanya keduanya serempak.
"Ini pembicaraan terlarang tidak seharusnya kalian tahu, tapi suatu saat nanti kalian juga akan tahu."
"Yuxi!"
Seseorang wanita lagi berlari ke arah nyonya Yuxi.
"Ada apa Leng Yin?"
"Suku iblis telah ditemukan, saat ini semua pendekar akan berkumpul di kota Liang untuk segera bersatu memusnahkan suku iblis."
__ADS_1
"Baik...." Pandangan Nyonya Yuxi beralih pada dua gadis di sampingnya. "Chunran, Chuyu jaga perguruan dengan baik, aku dan Leng Yin akan pergi ke kota Liang."
"Baik Nyonya Yuxi, hati-hati dalam perjalanan dan semoga Nyonya kembali membawa kabar baik." setelah mengucapkan kalimat itu, Chunran dan Chuyu beranjak pergi.
"Teratai bulan sudah mati." ucapan itu diikuti oleh pandangan Leng Yin pada teratai itu.
"Bagaimana bisa itu terjadi pada teratai bulan kita?"
Leng Yin adalah teman dari Yuxi, juga salah satu pendekar wanita yang hebat.
"Pemegang takdir telah ditentukan."
Leng Yin berbinar, ia mengerti apa yang dikatakan nyonya Yuxi. "Pemegang takdir itu adalah pembela kebenaran yang akan mengamankan dunia, bukan begitu Yuxi?"
"Benar dan hal ini tentu harus diberitahukan kepada para master yang sedang mengembara entah dimana."
"Ya, tapi kita belum tahu siapa orang yang dipilih langit sebagai pemegang takdir itu."
"Aku juga penasaran siapa orang itu."
Tidak tahu saja jika pemegang takdir itu adalah putranya, pemikul beban berat karena harus melindungi dunia.
━━━━━ The Legend of Sword Lord ━━━━━
Suka dengan cerita ini?
Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!
Terimakasih and love you full.
__ADS_1
With love,
Khalisa🌹