Legenda Pedang Penguasa

Legenda Pedang Penguasa
30. Hanya Sedikit Cemas, Tidak Lebih!


__ADS_3

"Yihua, apakah kau sudah tahu jika suku iblis telah ditemukan?"


Yihua yang tengah memperhatikan buku pemandu guqin di tangannya kini menjadi tertarik dengan topik pembicaraan yang dibawa oleh Ming Xiu. Temannya satu ini memang tidak pernah kehabisan topik untuk di gosipkan.


"Jika akhirnya suku iblis ditemukan itu adalah hal baik, mereka bisa secepatnya di musnahkan." seru Yihua dengan antusias.


"Saat ini para kultivator hebat tengah berkumpul di kota Liang untuk persiapan penyerangan begitu juga denga beberapa guru pengajar yang sedang pergi kesana."


Hanya sekitar 5 orang guru pengajar, sedangkan puluhan guru pengajar lainnya tidak ikut dan tetap berada di perguruan untuk mentertibkan murid. Perguruan Bintang Alam ini adalah perguruan yang besar dan tidak mungkin ribuan murid dari yang berumur anak-anak hingga dewasa di timggalkan, jadi yang berangkat ke kota liang hanya beberapa saja.


"Guru besar tidak ikut pergi?"


Ming Xiu menggeleng, "Tidak, karena di kota Liang sudah banyak sekali pendekat hebat bahkan kekaisaran juga mengeluarkan prajurit sebagai garda terdepan."


"Bagaimana bisa sebanyak itu yang berkumpul, seperti mau perang saja!"


"Memang ini adalah perang, jumlah mereka adalah ribuan tentu semua pendekar hebat harus berkumpul, mereka yang berada di tingkat 10 atau bahkan tingkat 11."


"Di benua Jianling, yang berada di tingkat 11 hanya bisa dihitung jari. Sangat hebat jika mereka semua harus di kumpulkan."


"Kau benar sekali Yihua, tiga orang dengan tingkat tertinggi adalah guru besar, ketua klan Xu dan seorang pemuda bernama Zhang Zhehan."


"Masih ada master-master yang pergi mengembara, Ming Xiu. Tapi kurasa mereka berada di tingkat 11 dengan ranah ke-6."


"Sok tau! Bisa saja mereka berada di ranah ke-12, bagaimanapun master-master itu sangat hebat."


"Tidak Ming Xiu, aku pernah membicarakan ini dengan nyonya Yuxi. Dia mengatakan para master-master pengembara juga belum ada yang berada di tingkat 12, katanya menembus tingkat 12 begitu berat."


"Kalau nyonya Yuxi yang mengatakannya aku baru bisa percaya. Nyonya Yuxi adalah panutanku! Biasanya para pendekar wanita hanya akan mencapai tingkat 10 ranah ke-2, tapi nyonya Yuxi sudah berada di tingkat 11 ranah ke-3. Itu hebat!"

__ADS_1


Ceklek,


Pintu terbuka menampilkan seorang wanita yang menyembulkan kepalanya dari balik pintu.


"Yihua, tuan muda Xingsheng mencarimu."


"Untuk apa mencariku?"


"Aku juga tidak tahu." ucap wanita itu sembari menutup pintu seperti semula.


"Yihua, kau memiliki hubungan dengan Xingsheng?" tanya Ming Xiu penasaran.


"Hais tidak ada."


Yihua melanglahkan kakinya untuk keluar, berjalan tidak begitu jauh agar sampai di bawah pohon tempat Xingsheng berada.


"Rupanya Yuan tidak benar-benar bersamamu ya?"


"Bagaimana bisa kau malah menanyakan tuan muda Xu itu padaku? Dia adalah temanmu sekamarmu!"


"Beberapa hari lalu Yuan mengatakan akan pergi ke hutan mati, tapi ku kira itu hanya alasannya saja agar bisa berduaan denganmu."


"Pergi ke hutan mati? Bukankah itu sangat membahayakan diri! Koloni suku iblis berada disana."


"Suku iblis? Mereka memang akan berperang, tapi apakah mereka di hutan mati itu?"


Dalam hal bergosip tentu perempuan paling unggul, terbukti dengan Yihua yang mendapatkan kabar lebih banyak.


"Mereka ditemukan disana."

__ADS_1


Entah mengapa perasaan cemas menyelimuti hati Yihua, tetapi ia segera menepisnya. Melantangkan di dalam hatinya jika Yuan itu bukanlah siapa-siapa dan tidak seharusnya ia mencemaskan Yuan.


"Tapi kau tenang saja, Yuan tidak mungkin kenapa-napa. Jika ia mati disana pasti sudah ada kabarnya."


Yihua rasanya meninju Xingsheng ini, mengatakan kematian begitu mudahnya.


"Yuan itu temanmu, bagaimana bisa kau mengatakan kematian begitu mudah!" lihatlah! Yihua bahkan mengatakannya dengan bola mata yang nyaris keluar.


"Hais, mengapa kau galak sekali, sih! Bagaimana bisa Yuan tertarik dengan gadis galak sepertimu!"


"Hanya sebuah ketertarikan dan tidak lebih! Mungkin dia tertarik karena aku secantik dewi bulan." Yihua mengatakan itu sembari menyampirkan rambutnya ke telinga, hal itu justru Xingsheng bergidik.


"Yihua, kau lebih baik menjadi galak saja. Itu lebih baik daripada kau mengeluarkan sikap centilmu itu, kau jadi terlihat sedikit menyeramkan."


"Jadi apa maumu sebenarnya, galak salah biasa saja lebih salah.... " Yihua mengibaskan tangannya guna mengusir Xingshen. "Lebih baik pergi saja, kau itu membuang waktu menggosipku!"


Xingsheng pergi dari tempat itu dengan gerutuan yang tiada henti dari bibirya. Melangkah kembali ke tempat berlatih untuk melatih dirinya.


***


Fyi : Pendekar dan kultivator itu sebutan yang sama, hanya saja saya suka khilaf kadang menyebut kultivator kadang juga nyebut pendekar.


━━━━━ The Legend of Sword Lord ━━━━━


Suka dengan cerita ini?


Jangan lupa berikan like dan juga sebuah kalimat di kolom komentar sebagai bentuk aparesiasi, setiap jejak kalian sangat dihargai!


Terimakasih and love you full.

__ADS_1


With love,


Khalisa🌹


__ADS_2