
"Jadi"ucapan Azizah lalu Azizah pun menceritakan kemana mereka berdua pergi tadi meninggalkan Nayla di kelas sendirian Nayla yang mendengar itu hanya menganggukan kepalanya tanda dia mengerti.
"oh jadi gitu,hemmm yaudah deh kalian gue maaf Fin "ucap Nayla lalu diapun terseyum kepada kedua sahabatnya,sedangkan Shfi'yah dan Azizah pun hanya menganggukan kepalanya dan meneruskan kembali acara makan mereka.
Tiba-tiba kantin rame dengan sebuah pemandangan yang sangat membuat merek terkejut begitupun dengan Shfi'ya dan kedua sahabatnya apa lagi mereka begitu berdekatan duduk nya bersebrangan.
"Hay Sayang,aku cariin dari tadi juga ternyata kamu di sini"ucap seorang perempuan kepada seorang laki-laki yang di kenal badboy itu,mebuat para murid yang berada di kantin terkejut,apa lagi melihat Dimas terseyum pada perempuan itu dan menyuruhnya duduk di sampingnya.
"hemmm duduk lah"ucap Dimas menyuruh perempuan itu untuk duduk di sampingnya dengan singgap perempuan itu pun duduk di samping Dimas.
"apa kamu sudah makan hemm"tanya Dimas lembut lagi-lagi semua orang di buat terkejut.
"perempuan itu pun menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
Dimas pun terseyum dan mengelus kepala perempuan itu dengan lembut jangan lupakan senyuman di wajahnya itu.
"hah jadi bener ya yang di lapangan itu,yampun gue masih belum percaya sumpah apa lagi gue liat pake mata kepala gue sendiri"ucap salah satu murid perempuan.
"iya ini mah bakal jadi hari patah hati berjamaah dah"ucap temannya.
"gue gak rela miy apa ahk"ucap yang lain
"kaya nya mimpi deh"ucap yang lain lagi.
Sedangkan Shfi'yah dan Kedua temanya saling lirik bertanya-tanya ada kejadian apa di lapangan tadi.
"gue kayanya harus cari tau deh"ucap Nayla lalu diapun merogo saku seragam nya dan mengambil HP nya,Sedangkan Azizah sibuk juga dengan pikirannya.
Shfi'yah yang melihat mereka berdua sibuk dengan sendiri-sendiri nya hayan bisa menggelengkan kepalanya lalu ekor matanya menatap kearah dimana Dimas dan perempuan itu berserta teman-teman nya tengah berbicara tanpa mempedulikan banyak murid yang berbisik-bisik tentang merek.
Lamunan Shfi'yah buyar saat merasakan getaran hp nya lalau diapun mengambil nya dri saku seragam nya dan melihat di sanh ada rentetan pesan dari kakak nya Natan.
"Dek Abang hari ini gak bisa pulang bareng,nanti kamu pulangnya sama bang Ilham ya soalnya Abang nanti ada rapat OSIS"isi pesan dari Natan dri sebuah Aplikasi hijau itu.
"iya bang,gak pph"balas Shfi'yah.
__ADS_1
"Abang udah bilang sama bang Ilham katanya dia yang jemput kamu maafin Abang ya dek"balas Natan lalu terlihat sebuah sekrincut yang di kirimkan oleh Natan itu sebuah percakapannya dengan Ilham.
Setelah bertukar pesan dengan Natan Shfi'yah pun melihat kedua sahabatnya yang masih sibuk sendiri-sendiri itu.
"eh Zia,Nay kita ke kelas yu bentar lagi bel masuk"ucap Shfi'yah yang mengejutkan keduanya.
"Hah apa Fia"tanya keduanya berbarengan.
"kita masuk yu bentar lagi bel masuk"ucap Shfi'yah mengulangi ucapanyan lagi.
"Ok"ucap Nayla,Lalu Nayla,Azizah dan Shfi'yah pun berdiri dari duduk nya dan pergi meninggalkan kantin sekolah di sepanjang jalan mereka menuju kelas mereka diam Nayla yang masih sibuk dengan ponselnya sedangkan Azizah tidak punya topik untuk di bahas,kalo Shfi'yah cenderung orang yang pendiam.
"wat"pekik Nayla yang membuat Shfi'yah dan Azizah kaget lalu mereka berdua secara kompak menghentikan jalan mereka dan menoleh kearah Nayla.
"yampun Nay Lo bisa gak sih gak usah teriak-teriak bikin kaget tau gak"ucap Azizah kesal.
"ia sorry,tqpi ini bikin gue kaget"ucap Nayla
"emang apa yang bikin Lo kaget Lo abis liat setan di hp Lo"tanya Azizah sinis.
"emang apa an sih"tanya Azizah lalu Nayla pun memperlihatkan Vidio yang dia lihat sampa dirinya menjerit kaget,Shfi'yah dan Azizah pun sama-sama melihat Vidio yang ada di hp Nayla di Sanah hanya terlihat bahwa geng Dimas sedang bermain basket seperti biasanya tidak ada yang aneh.
Namun tidak lama dari ituh terlihat Ada seorang perempuan yang berjalan mendekati Dimas lalu disanah Dimas berbicara membuat ketiga gadis itu sok.
"Gue Dimas dengan ini hari ini menit ini detik ini kalo gue dan Lena berpacaran"ucap Dimas yang membuat semuah yang ada di sanah bersorak riuh.
"eh Lena itu anak kelas berapa"tanya Azizah penasaran.
"Anak kelas bahasa"jawaban itu bukan dari Nayla Melain kan dari Shfi'yah.
"Hah Fia Lo tau kalo tuh cewe anak kelas bahasa Lo tau dari mana"tanya Nayla sedikit sok.
"Pernah beberapa kali ketemu sama dia oh dia juga kan salah satu cewek populer di sekolah ini masa kalian lupa"ucap Sahfi'yah yang membuat kedua sahabatnya mengangguk mengerti.
"yampun Fia gue lupa yah kalo tuh anak emang salah satu cewe populer di sekolah ini apa lagi dulu ada gosip kalo tuh cewek jadi incarannya ketos"ucap Azizah dengan menepuk keningnya karena baru ingat.
__ADS_1
Shfi'yah hanya terkekeh melihat mereka berdua yang terlihat mengingat-ingat itu.
"udah ahk ayo kelas"ajak Nayla lalu diapun berjalan terlebih dahulu dari kedua sahabatnya.
sedangkan Azizah dan Shfi'yah mengikuti dari belakang.
sesampainya merekah di dalam kelas banyak siswi perempuan yang ada di kelas sanah murung tidak bersemangt.
"Hadeh capek dah,liat yang galau berjamaah"ucap Nayla lalu diapun duduk di bangkunya di ikuti oleh Azizah dan Shfi'yah.
.
.
.
.
Bel pulang pun berdering semua murid pulang dengan membawa cerita hari ini ke rumahnya mereka,begitu juga dengan Shfi'ya dan juga kedua temanya,mereka pun keluar kelas dengan penuh semangat.
sesampainya di parkiran mereka pun bertemu dengan Dimas dan temanya eh jangan lupakan juga di sanah ada gadis yang sekarang sudah menjadi pacarnya ketua geng motor itu.
"eh aku pulang duluan ya "pamit Shfi'ya kepada kedua sahabatnya.
"kamu pulang sama siapa Fia,bukanya kak Natan belum keluar ya"tanya Nayla.
"aku di jemput sama bang Ilham"jawab Shfi'yah dengan senyuman nya di balik cadar itu.
"oh yaudah hati-hati ya"ucap Azizah.
"iya kalian juga,kalo gitu aku pamit ya Assalamualaikum"pamit Shfi'ya lalu diapun berjalan menuju gerbang sekolah itu yang dimanah Ilham sudah menunggunya.
"Waalaikum salam"jawab Kedua sahabatnya
"yaudah yu kita juga pulang,gue udah kangen sama kasur gue"ucap Nayla lalu diapun menarik Azizah untuk menuju motor nya dan mereka pun pulang dengan Nayla membonceng Azizah.
__ADS_1