
Shfi'yya langsung duduk di bangkunya,dan menenangkan detak jantungnya yang tidak normal karna merasa sangat takut saat melewati mereka apa lagi tadi Shfi'yyah mendengar percakapan mereka sebelum padak akhhirnya Shfi'yyah kembali duduk di bangkunya.
Sudah satu tahun lebih Shfi'yyah sekola di sanah tapi tidak pernah sekalipun melihat atau bertemu dengan Dimas tapi jika Dimas dan teman-temanya di hukum Shfi'yyah hanya melihat merekah dari kejauhan,Shfi'yyah hanya mendengar gosip tentang mereka sajah di mana mereka berempat adalah laki2 yang di gilai dan yang pastinya sangat populer..
"Assalamualaikum Pia"ucap kedua gadis yang berjalan kearah Sahfi'yyah lalu duduk di bangku mereka masing - masing.
"waalaikum salam"jawab Shfi'yyah saat melihat kedua sahabatnya itu.
"tumben pi lo berangkat pagi biasanya duluan kita dari pada lo"ucap Nayla.
"heheh lagi dapet hidayah"jawab Shfi'yyah dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"oy pi,nay mau gak"ucap Azizah kepada kedua temannya.
"Apaan emangnya"tanya Nayla melihat di atas meja ada tiga roti lapis.
roti,gue belum sarapan,kalian maugak"ucap Azizah.
"gak deh gue takut lo nanti gak kenyang"ucap Nayla.
"yaudah terserah"jawab Azizah cuek.
"oyah pia kamu mau"tanya Azizah kepada Sahabat solehanya itu.
"Makasih zia tapi aku udah sarapan ko"ucap Shfi'yyah menolak dengan halus.
Dan Azizahpun menganggukan kepalanya,oh kita belum kenalan dengan kedua sahabat Sahfi'yyah.
Nayla gadis baik sederhana dan cantik dan dia memiliki sipat sedikit barbar dari kedua temannya, dia memiliki rambut sebahahu yang semakin berkesan cantik dan imut,dia duduk di bangku di depan Shfi'yyah dan Azizah.
jadi Shfi'yyah tuh duduknya tuh di belakang bersama Azizah.
yang ke dua namanya Azizah humairoh gadis cantik dengan rambut sepinggang,dia memiliki sipat yang sedikit kalem dan juga baik tapi terkadang dia jugak memiliki sipat bobrok jika dengan sahabatnya itu kadang juga otaknya suka ngebleng kalo berbicara.
itulah kedua sahabat Shfiyyah.
Dan tidak lama kemudian guru pun datang untuk memulai pelajaran pertama.
teng teng teng.
suara bel istirahat yang mana jam pelajaranpun sudah berakhir dan hal itu membuat semuah murid bersorak girang karena mereka akhirnya bisa mengisi tenaga mereka yang sudah terkuras habis oleh pelajaran.
"pia kantin yu"ucap Nayla mengajak Sahfi'yyah, dan Sahfi'yyah pun menganggukan kepalanya dan berdiri dari duduknya dan mengikuti langkah kedua sahabatnya.
__ADS_1
sesampainya mereka di kantin yang penuh dengan murid Garuda yang sedang mengisi perut mereka.
"eh kita duduk di sana ajah yu"ucap Zia menunjukan meja kosong yang ada di pojokan.
"Yaudah yu gue udah laperni takut pingsan yang ada nanti ada berita lagih di SMA GARUDA ada seorang murid yang pingsan karna kelaparan kan jadinya gak etis"ucapa Nayla langsung yolonong berjalan mendahului kedua sahabatnya sedangkan kedua sahabatnya geleng-geleng kepala melihat kelalakuan Nayla
Lalu di susul oleh Azizah dan Shfi'yyah.
Lalu Azizahpun duduk di samping Nayla yang sibuk memainkan ponselnya.
"oyah kalian mau makan apa biar aku ajah yang pesenin"ucap Shfi'yyah sebelum duduk di bangkunya.
"gue mau bakso sama minumnya es teh lemon"ucap Azizah.
"kalo lo apa nay"tanya Azizah kepada Nayla yang sibuk dengan ponselnya.
"hah apa aan"tanya balik NAyla
"ya makanya kalo orang ngomong tuh dengerin lo mah malah sibuk ajah mainin hp"ucap Azizah kesal.
"hehehe,sorri"ucap Nayla cengengesan.
"Udah-udah,nay kamu mau pesen apah"ucap Shfi'yyah kepada Nayla.
"gue mau mie ayam sama minumnya samain sama Azizah"jawab Nayla cepa.
lalu setelah itu Shfi'yyah menerima uang dari kedua temannya lalu diapun segera pergi untuk memesan kan makanannya.
setelah beberapa lama Shfi'yyah pun datang dengan membawa makanan dan di belakangnya ada ibu kantin yang membawa nampan makanan pesanan kedua sahabatnya sedangkan Shfi'yyah membawa pesanannya sendiri yaituh bakso yang sangat panas,dan di waktu yang sama Dimas dan teman-temannya datang ke kantin semuah murid histeri melihat idola mereka datang ke kantin apa lagi saat melihat peson Dimas dan ketiga temannya itu.
Shfi'yyah tidak terlalu memperhatikan sekitar maka saat ada murid perempuan yang berdiri dari duduknya dan menggeser tempat duduknya kebelakang yang membuat Shfi'yyah tersandung oleh kaki tempat duduk itu alhasil tubuhnya sempoyongan dan hal yang sangat mengerikan pun terjadi.
BEYYYUR.
kuah panas bakso mengenai tubuh seorang peria yang entah sejak kapan dia ada di depan Shfi'yyah.
semuah orang terkejut mata mereka melebar dan mulut mereka menganga saat melihat itu, ada yang sedang makan bakso,baksonya kembali lagi kedalam mangkoknya saking kagetnya,begitu juga Shfi'yyah saat meyadari dirinya tidak sengajah menumpahkan kuah bakso itu di tubuh Dimas, saat mengangkat kepalanya dan menstabilkan berdinya yang tadi oleng dan sedangkan Dimas menatap Shfi'yyah dengan tatapan tajam dan penuh amar sampai-sampai susana kantin berubah mencekam.
Shfi'yyah menundukan pandangannya saat tidak sengaja matanya bertemu dengan tatapan tajam Dimas.
"ma........maaf"ucap Sgfi'yyah gugup.
"MAAF LO BILANG MAAF HAK"teriak Dimas begitu menggelegar di kantin sanah.
__ADS_1
"yaampun tuh cewe cari masalah ya sama si bos"ucap Pikri yang berdiri di belakang Dimas.
"eh bukanya tuh cewe yang tadi pagi lo godain ya pik"ucap Dika kepada temanya yang berdiri di sampingnya.
"oh iya si budek itu ya"ucap Pikri tampa di saring.
"DIAM"UCAP Dimas kepada kedua temannya yang sedang berbicara di belakangnya,langsung sajah kedua manusia itu menutup mulutnya rapat-rapat.
"DASAR SIALAN LO MAU LO APA HAK,LO SENGAJA BIAR DAPET PERHATIAN DARI GUE"ucap Dimas marah.
"Maaf kak sayah tidak sengaja"ucap Shfi'yyah menuduk takut.
"GAK DI SENGAJA TERUS INI APA SIa**N"ucap Dimas dengan menunjuk bajunya yang basah oleh kuah bakso.
sedangkan ibu kantin yang tadi di belamang Shfi'yyah segera menaroh nampan yang berisi bakso dan mie ayam dan tigak minuman itu di meja dan dia segera pergi dari sanah dia terlalu takut untuk melihat amarah seorang ketua geng motor dari BLCK BOM Itu.
"Maaf ka itu....kecelakaan"ucap Shfi'yyah menunduk.
"KECELAKAAAN APA DI SENGAJAH HAK"ucap dimas marah malahan rahangnyapun ikut mengeras dan urat-uratnyapun keliaatan menonjol berarti laki-laki itu sangat lah marah..
Shfi'yyah haya diam tidak menjawab dia terlalu takut ini adalah pertama kalinya dia mendapatkan bentakan dari orang lain.
Lalu tampa di duga-duga Dimas langsung meraih pergelangan tangan Shfi'yyah yang dimanah hal ituh membuat Shfi'yyah terkejut lalu menatap Dimas dengan air mata yang mulai berjatuhan karna Dimas memegang pergelangan tangannya begitu kuat.
"INI BALASAN BUAT LOH YANG UDAH BIKIN BAJU GUE KOTOR"ucap Dimas menatap Shfi'yyah marah dengan semakin mencekram tangan Shfi'yyah dengan kuat semua orang yang ada di sanah tidak berani untuk menolong Shfi'yyah karna merekah tau konse-kunsinya jika menolong Shfi'yyah,dan ikut campur..
"kak lepasin sakit"ucap Shfi'yyah dengan mencoba melepaskan tangangannya dari genggaman tangan Dimas,dan untungnya Dimas memegang tangan Pia tidak bersentuhan kulit karna terhalang oleh baju seragamnya yang lengannya yang panjang.
"INI BELUM SEBERAPA APA YANG GUE RASAIN"ucap Dimas lalu tangan satunya lagi mengambil kuah bakso yang ada di atas meja pesanan Azizah.
dan meyelupkan tangan Shfi'yyah ke kuah bakso yang panas itu.
"auhk pansa"ucap Shfiyyah yang kesakitan.
lalu kuah bakso itu di siramkanya kepergelangan Shfiyyah yang mana shfiyyah hanya menggigit bibirnya untuk menahan rasa sakit itu.
Nayla yang melihat itu langsung berdiri dari duduknya.
"Dimas lo jangan keterlaluan ya"ucap Nayla marah,lalu Dimaspun langsung mengalihkan tatapanya kepada Nayla.
"SIAPA SURUH LO IKUT CAMPUR HAK"teriak Dimas kepada Nayla.
"tapi yang lo perbuat itu udah keterlaluan mana mungkin gue diem ajah saat sahabat gue di tindas sama lo,lo jugak pasti liat kan kalo Shfi'yyah gak sengaja"ucap Nayla panjang lebar.
__ADS_1
"DIAMMM"TERIAK DIMAS LALU DIAPUN MELEMPARKAN MANGKUK YANG SUDAH KOSONG ITU KARNA BAKSO BERCECERAN DI LANTAY.
"PERANGGG"