Love A Kind Girl

Love A Kind Girl
Keluarga tak sedarah


__ADS_3

Selamat menunaikan ibadah puasa.


Masih semangat bukan. tak ada bolong bolong kan.


Sambil menunggu siang kita membaca cerita cinta tentang brieaya.


Happy Reading..


🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊


___________________________________________


"Mom. "


Panggilan datang dari arah belakangku. Aku membalik badan ku dan tampak satu keluarga dengan 3 orang anak berjalan mendekat.


"Bram. Kau sudah datang"


Pandangan anaknya oma tampak ramah sekali begitupun istrinya dari ketiga anak nya hanya yang paling besar menurutku yang tidak begitu suka sepertinya melihatku.


"Perkenalkan Dia Khara. Cucu Baruku"


Deg. perasaanku mulai tak bisa nyaman dengan panggilan cucu dari oma di depan anak dan cucu aslinya.


"Senang bertemu dengan mu Nona Khara. Mom selalu menceritakan tentangmu. Terima kasih telah menemani mom selama ini"


"Oh tidak tuan Alther. Oma yang malah menemaniku selama ini. Senang bisa mempunyai Oma,dia tak bisa aku ganti dengan apa pun"


"Hob. Aku membawa teman dan cucu baru ku. Kurasa kau akan sangat suka. Dia mengingatkanku pada mu. Immanuel Carlos alther versi wanita. hahahaha"


Oma berbicara didepan nisan suaminya sambil tertawa bahagia dia menceritakan awal pertemuan kami hingga bagaimana perasaan nya terhadapku yang selalu ada menemani dan mengajaknya berbicara.


Oh aku sangat terharu, aku tak mengira oma menyukaiku sebesar itu. Hari hari dimana dia akan mengunjungi suaminya dengan membawa bekal roti zopf kesukaan Mr Immanuel Suami oma. Dipagi hari yang membuatnya berat hati terisi dengan canda riangku membantunya menyuratkan senyum yangvtelah lama hilang karena kematian suaminya membuatku merasakan panas dimataku.


Bagiku yang tak begitu mengenal keluarga, Kebahagian yang tercipta dengan mempunyai keluarga.


Setelah semua memberi penghormatan didepan Nisan Mr Immanuel . Oma menuntunku berjalan menapaki jalan batu indah yang terbentang sampai ke gerbang keluar kebun di arah sebaliknya dari arah kita datang.


Setelah 15 menit berjalan melewati pemandangan yang indah. Beberepa Villa yang megah. Akhirnya kita sampai di Villa Paling ujung.


"Kita makan disini khara. Rose telah menyiapkan banyak makanan."


"Baiklah Oma "


"Gema. Bolehkan aku mengajak pacarku makan disini" Putri tertua Mr Alther akhirnya bersuara setelah berdiam diri semenjak di Makam Mr Immanuel.


"Terserah padamu. Tapi ingat anggi. Bila gema tak menyukainya jangan bertemu dengan nya lagi"


Bagaimana satu keluarga bisa sangat sedekat ini. Apa tak jadi masalah bila aku ada disekitar mereka rasanya sedikit tidak nyaman.


"Khara ikut oma ke kamar"


"Oh baik oma"


"Oma. Khara. boleh aku ikut" Suara riang ciri khas anak anak terdengar merajuk dibelakangku. Jessica alther anak bungsu dari Ms Alther menempel padaku. aku tentu saja senang, oma pun mengijinkannya masuk.


"Khara bagaimana kuliahmu?"

__ADS_1


"Tahun ini selesai oma"


"Aku mempunyai keinginan. Kalau tidak memberatkanmu apakah kau mau membantuku"


"Tentu saja Oma. aku akan membantu apa pun yang membuat oma bahagia. Asal tidak hal hal yang aneh saja ku kira"


Tawa renyah ku keluar begitu saja ketika ingat permintaan oma yang kadang tak masuk akal.


ikut ke club, menginap di apartmentku, Didandani ala gadis ABG. dan banyak lagi. hingga aku tersadar sudah berapa lama aku mengenal Oma semenjak bertemu sudah berbulan bulan kurasa.


"Aku ingin menyerahkan bisnis Homestayku di lautherbrunnen padamu. Apa kau sanggup, Kau akan dibantu Nana dan tentu saja Bram juga akan membantumu."


"Kenapa padaku oma. Aku saja belum lulus kuliah. dan ada Mr alther beserta Ms Nana"


"Mereka sibuk mengurusi bisnis lain Khara. Mereka tak bisa pokus pada Bisnisku ini. Aku tak ingin bisnis ku ini terbengkalai. ini adalah peninggalan Suamiku. Dan James bilang kau lebih dari mampu memegang bisnis kecil ini khara. bukan nya kau juga lolos dengan mudah di perusahaan park&Jcompanys"


"Bagaimana Oma tahu semua itu. Aku rasa tak pernah memberitahu oma."


"Yeah. Aku tahu Nilai mu dari James dia adalah Murid kesayangan Suamiku. dan yang diluar itu tentu saja aku mencari tahu. Dan yah kenapa tak pernah memberi tahuku. kau diterima magang di Park&jCompanys. aku mengenal pemiliknya secara pribadi"


"Oh maafkan aku oma. aku bukan sengaja hanya saja aku lupa" Aku tersenyum kecut hahha bagaimana bisa lupa tentang magang di perusahaan impian itu.


"Oh sebentar oma"


Aku melihat Jessy terkantuk kantuk disebelahku. aku menggendongnya dan membaringkannya diranjang. Entah kenapa Anak ini selalu menempel padaku. Tapi aku menyukai perasaan ini.


"Sepertinya dia menyukaimu"


TokTok


Pintu kamar terdengar diketuk dari luar. Aku beranjak dan membuka pintu. Ms Nana tersenyum dibalik pintu, Wanita cantik tinggi dengan rambut ikal berwarna pirang memintaku dan Oma segera turun. untuk makan.


"Ouh. Khara terima kasih. Tapi Jessy anak yang pemberani. dikamar sendiri tak akan membuatnya takut. ketika tengah malam saja dia bisa bermain diluar sendirian"


Ms Nana dan oma tertawa renyah menertawakan kekhawatiran ku. Ah apa Aku salah, Aku kira semua anak akan takut bangun sendirian dikamar seperti aku dulu.


"Ayolah kita makan. Dan Oma Cucu lain mu ada di bawah. Dia tak mau turun dari mobil nya."


"Ah, Anak itu datang baguslah aku kira dia bisa berteman dengan khara"


Anak itu siapa lagi banyak sekali keluarga ini. Aku hanya mengekor di belakang oma dan Ms Nana.


"Khara aku punya misi kecil untukmu. ajak gadis cantik diluar untuk turun dari mobilnya bawa dia masuk"


"Oh baiklah Oma"


Aku berjalan keluar mencari mobil yang dimaksud oma. Mobil hitam disisi kanan villa mencuri perhatianku. Tampak gadis cantik oriental sepertiku menyanggah kepalanya dijendeka Mobil. Cantik sekali pikirku. tapi kenapa harus dibujuk untuk sekedar mengajak makan.


Aku berjongkok disamping mobil tak ingin mengganggu lamunannya. Ketika dia menggerakan matanya tepat menatapku. Wajah datarnya membuatku sedikit terintimidasi.


"Hai. Aku brie. Usiaku menginjak 26 tahun. siapa namamu. Dan berapa umurmu?"


Apa apaan aku ini kenapa perkenalan seperti itu yang keluar dari mulutku. Gadis itu tetap terdiam dengan wajah tanoa ekspresinya bahkan matanya pun berkedip pelan. Oh oma apa ini maksud Misi mu.


"Kau kesini untuk bertemu oma. Aku pun sama aku kesini karena ingin bersama oma" aku menatap lekat mata si gadis oriental dijendela mobil.berharap ada reaksi pada ucapanku.


"Apa kau mau masuk bersamaku. Ah aku sangat kelaparan. tapi aku malu masuk sendirian. Kau tahu didalam tampaknya bnyak sekali makanan enak. aku sangat suka makan" Kini wajahnya sedikit bereaksi dengan mengerutkan kedua alisnya. memberiku sedikit harapan. dan memompa keberanianku.

__ADS_1


"Apa maksud dari ekspresimu. apa karena aku kecil berarti aku tak suka makan. Ayolah aku saja tidak tahu kemana makanan itu pergi ketika sampai diperutku. jadi kumohon ikut lah bersamaku rasanya kau seumur denganku jadi aku ada teman bukan"


mungkin dia heran mendengar aku suka makan dengan tubuh tinggi kurusku. walaupun bagian bagian penting memang terlihat montok ditubuhku.


"Namaku Nora. Aku lebih muda dari mu 2 tahun kukira. Apa kau selapar itu"


Aku senang bibirku tak bisa menyembunyikan senyum hingga terus melebar memperlihatkan deretan gigiku di depan gadis itu.


"Baiklah bawa aku masuk"


Nora turun dari mobil penampilan nya sangat cantik dia memakai Shif dress berwarna biru muda memakai coat bercorak kotak kecil dan knee high boots. Rambut coklatnya terurai dengan indah. Tinggi badan nya sepertinya hampir sama denganku.


"Ok. Ayo kita makan"


Aku menggandeng tangan nya menuju dalam villa. Sesampainya dimeja makan Oma bertepuk tangan Riang ketika melihatku menggandeng Nora.


"Terima kasih Nora" Ucap Oma bahagia


Oma, Bukan nya dia harus berterima kasih padaku kenapa malah pada Nora. tapi tak aku ambil pusing aku duduk berdampingan dengan Nora. Aku hanya langsung menyendok makanan agar aktingku tadi tak ternodai.


"Apa kau benar benar lapar"


"Hmm. Aku tadi sudah bilang bukan"


Oma hanya terkekeh mengetahui alasan ku mengajak Nora masuk.


"Siapa yang mengantarmu?"


"Alex Gema. Dia tadi mengantarku dan sekarang sudah kembali lagi."


"Kapan kau sampai dari Los Angeles. "


"Kemarin. Alex sudah menyiapkan semuanya bukan gema"


"kau bisa tinggal di villa depan. Ada yang kau butuhkan lagi Nora. Gema akan membantumu memenuhi nya"


"Dia"


Nora menunjuk padaku. Aku tersedak oleh makanan yang sedang aku nikmati.


"Oh. Baiklah nanti oma akan bicara padanya" Oma nampar mengerling kan mata padanya.


"Sepertinya khara memang gadis yang memikat." Ms Nana tersenyum penuh arti kepadaku


"Aku tak pernah salah memilih orang orang disampingku bukan Nana"


"Yah. Oma memang sangat pintar memilih Orang."


Aku tak begitu tertarik dengan obrolan mereka lagi karena kini telah terlena dengan jamuan makan.


*****


"Apa dia baik baik saja gema. Aku menitipkan nya sebentar sebelum aku bisa menjaga nya mungkin butuh waktu 6 bulan atau lebih suoaya aku bisa memindahkan pekerjaanku"


Pria seksi dengan perawakan hot berdiri tepat ditangga Jet pribadi nya. Seketika sambungan telpon nya mati dia mematikan ponsel dan berjalan menaiki tangga pesawat dan hilang dibelakang pintu pesawat.


♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

__ADS_1


To be continue.


__ADS_2