Love A Kind Girl

Love A Kind Girl
Teman Baru


__ADS_3

😍😍😍😍😍


Terima kasih telah menyempatkan untuk membaca cerita ku yang kurang begitu baik. Karena aku adalah penulis baru.


Mohon dukungannya.


Happy readingπŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰


___________________________________________


"Ms Lara. Dr July ingin bicara sebentar dengan Nona Brie apa diperbolehkan?"


Rose meminta izin oma hanya untuk bertemu Dr july kenapa. Rasanya berlebihan saja.


"Ok. Khara pergi lah temui july"


Aku hanya berjalan mengikuti Rose tanpa berkomentar. Dr July terlihat duduk diruangan yang sangat nyaman. ruangan ini belum pernah Khara masuki. Sofa besar dengan perapian indah ditengah dinding utara. furniture yang serba kayu sedikit berbeda dengan ruangan utama. Deretan botol sampange Dan Wine berderet rapi. dirak kayu pojok ruangan.


"Hai. Duduklah " Dr July menunjuk sofa yang iya duduki. Aku hanya manggut dan duduk disampingnya agak menjauh.


"Apa kau keluarga Ms Lara."


"hmm. Aku adalah sahabat Ms Lara maybe. Tapi Oma Adalah orang yang berharga untukku saat ini. Why?"


"Tidak. Bisakah aku meminta bantuan mu. Apa kau bekerja"


"Aku. Bekerja disebuah club dan pekerjaan patuh waktu lain nya. Kenapa dengan itu"


"Apa bisa kau meninggalkan pekerjaanmu"


"Untuk. sebenarnya aku memang berencana berhenti. karena Oma memintaku membantu nya mengurus bisnis disini"


"Oh yah. Ms Lara mempercayakan bisnis disini padamu. Apa gelar mu dan di mana almamater mu. Aku kira kau masih di High school. Sorry" July tampak sedikit tersenyum.


"No. Aku belum lulus. aku sedang menunggu jadwal sidangku. Aku berkuliah di Bern University."


"Oh. Apa sebagus itu nilai mu disekolah hingga belum juga lulus telah mendapat kepercayaan besar dr Ms Lara."


"Tapi apa sebenarnya yang ingin anda bicarakan. sepertinya latar belakangku menjadi tujuan anda"


"Apa Nora berbicara dengan kau Nona Brie. Apa yang dia bicarakan. dan apa yang kau bicarakan padanya. hingga bisa membuatnya tenang dalam waktu lebih cepat tanpa obatnya."


"Obat. Entahlah aku hanya bercerita tentang cerita lucu dan memalukan tentang diriku ku rasa."


"Hmm. Aku sebenarnya ingin meminta bantuan agar kau bisa menemani Nora disini. Yah Walau pun dia memiliki 8 penjaga lain. tapi mereka tidak bisa mendekat atau sekedar bercerita. Tapi tampak nya dia menyukai mu. Apa kau bisa menerima permintaanku"


"Akan aku pikirkan."


"Ini kartu namaku. aku tunggu dalam 2 hari aku harap kau bersedia." July meletakkan kartu warna putih berhias gambar pita berwarna gold elegan dengan identutas dan Nomor telepon nya Aku mengambil dan membaca nya sekilas.


"Baik lah Akan aku pikirkan."


"Kalau begitu aku pamit dulu. Aku tunggu" Ms July beranjak pergi keluar rumah di antar oleh Rose. Aku memandang ke arah Villa tempat Nora diluar terdapat beberapa penjaga dengan setelan rapi. 3 pria yang berjarak lebih jauh dari Villa. dan 3 Wanita yang berada dekat Villa.

__ADS_1


Wah begitu banyak penjaga nya. Siapa sebenarnya Kau Nora. tunggu itu hanya 6 orang. ada apa dengan Ms july dia melebih lebihkan penjaga Nora ternyata. Brieaya


___________________________________________


Ouh. Hari ini padat sekali aktivitasku. Mengunjungi Ms Lea untuk memberi tahukan bahwa perhari ini aku tak lagi bisa membantunya menjaga Toko sekalian membantunya mencari pekerja baru. Untuk menggantikan ketidak hadiranku.


Mengunjungi Rumah Sam. Karena Dia pasti belum berada di Club siang hari seperti ini.


Setelah menelpon Milya Jhonson teman yang juga pacar sam. Mily memberitahu bahwa dia berada di Apartment Sam. Alamat telah aku terima dan sekarang aku sedang dalam trem menuju Alamat tertuju.


Di Swiss memang angkutan umum sangatlah nyaman. Jadi tak perlu merasa terganggu menggunakan transportasi umum. disini tersedia bis kereta dan Trem. Yah aku lebih sering menggunakan trem dan kereta. walau lebih sering menggunakan sepeda kurasa.


Setelah 30 menit sampailah aku di kawasan Apartment mewah. Aku mencari apartment milik sam. Meminta izin masuk dan naik ke unit apartment miliknya.


Tit.. Tit. .( Suara bel yang aku tekan)


intercom menyala hijau dan terdengar suara mily dari dalam "tunggu sebentar brie)


Pintu tak lama terbuka segera Mily menyuruhku menunggu. karena Sam sedang berada dikamar mandi.


"Tunggu sebentar Honey"


Aku duduk disofa ruang tamu memandang ke arah luar jendela kaca besar yang memperlihatkan pemandangan luar yang bagus.


"Maaf membuatmu menunggu lama Brie"


Sam datang dengan Mily yang bergelayut manja disamping kanan nya.


"Ada apa brie. Ada yang bisa aku bantu."


"Aku hanya ingin memberi tahu kau langsung bahwa mulai hari ini aku tak lagi bekerja di Club. Aku mendapat pekerjaan lain di Lautherbrunnen. Maafkan aku. karena dulu aku yang meminta mily untuk mengajak ku bekerja di club milikmu Sam."


"Oh begitu kah. Baguslah kenapa harus merasa tidak enak. aku tak apa apa asal pekerjaan mu memang apa yang menjadi keinginan mu."


"Semua pekerjaan yang ku ambil adalah semua keinginanku. tak masalah. hanya saja pekerjaan ini berkaitan dengan hatiku. hhaa. aku ingin membantu seorang Nenek yang sudah aku anggap keluarga, ku kira"


"Oh apa tentang Oma yang sering kau bicarakan Brie"


"Benar mily. Itu tentang Oma. jadi aku akan bekerja untuk nya. yah tentu saja dengan gaji yang lumayan baik tentunya..hahhhhaaa. oh aku bercanda"


Samuel tanpak tertawa mendengar gurauanku. Aku langsung pamit ketika semua telah aku beritahukan. Sekarang aku kembali menuju Apartmentku menngepack beberpa baju untuk ku bawa ke Lautherbrunnen dan barang lainnya.


Ketika sedang asyik membereskan beberapa barang Pintu apartmentku di ketuk. aku segera membuka pintu. Tampak Julian berada dibelakang pintu.


"Brie. i miss You." Julian memelukku dengan Erat.


"Apa yang kau lakukan Julian lepaskan lah. Aku tak ingin lagi tersakiti" Aku mendirong tubuh julian menjauh dari tubuhku.


"Bisa kah kau memaafkan ku.. aku mohon Honey. Itu sebuah kesalahan aku janji tak akan menyakitimu lagi. aku mohon" Air muka Julian tanpak sangat memelas. Hati ini kenapa sangat rapuh dan lemah ketika memandang wajah memelas Julian.


Julian kembali memelukku. Tak aku pungkiri pelukan nya membuatku hangat. pelukan Julian yang aku rindukan. tapi juga belum dapat memaafkan nya.


"Lepaskan lah Julian. Dan masuk lah aku ingin menceritakan sesuatu padamu " Aku memepersilahkan Julian duduk di Ranjang sedang aku menutup beberapa koper yang telah selesai terisi oleh barang barang ku.

__ADS_1


"Apa kau hendak pergi kesuatu tempat"


"Yeah. aku akan pergi. Dan aku butuh waktu untuk memikirkan tentang kita. jadi kurasa ini keputusan baik untukku"


"Kemana kau akan pergi Honey"


"Aku belum bisa memberi tahu mu. Aku akan mengabarimu setelah hatiku membaik setidaknya "


"Apa kau pergi karena Aku Honey. aku mohon jangan tinggalkan aku. aku akan sangat baik terhadapmu . aku telah bekerja sekarang. kau bisa tinggal denganku dengan nyaman tanpa mengambil pekerjaan terlalu banyak."


"Apa maksudmu Julian. Aku menyukai semua pekerjaanku. dan bukan semata mata karena uang. Aku memang butuh biaya hidup tapi bukan penggila uang. kata katamu sedikit menyinggungku"


"Oh no honey. aku hanya ingin terus bersama mu"


"Aku bilang aku butuh waktu. tunggulah kabar dariku kalau kau masih mau menunggu. bila tidak tak jadi masalah untukku"


Julian dengan enggan meninggalkan apartmentku. setelah aku paksa dia meninggalkan ku. Aku melanjutkan kegiatanku membenahi barang barang yang aku bawa selama masa liburanku. Yah, Oma memberikan persetujuan nya padaku untuk bekerja selama liburku dan kembali ke Bern ketika Jadwal sekolah kembali.


Ketika membereskan Baju baju kotor yang akan ku laundry aku menemukan Kartu nama Dr July. dan mengingat permintaan nya. tapi aku masih ragu. aku disana untuk bekerja aku takut tak punya banyak waktu untuk sekedar berbicara pada Nora. Lamunan ku terhenti seketika suara Nada panggilan di Ponselku.


"Hallo."


"Hai Brie bagaimana keputusan mu, Aku menunggu kau menghubungiku. tapi nihil aku sudah tidak sabar brie"


"Oh Ms july. Aku sebenarnya tidak keberatan menemani Nora tak perlu ada bayaran aku akan senang menemani Nora tapi waktu ku mungkin sedikit setelah bekerja."


"Ok. aku menganggap kau mau menemani Nora. Tidak masalah Brie. Nora hanya butuh teman disana. Kau boleh menemui nya setelah bekerja . Kabari aku setelah kau berada di Lautherbrunnen sekarang aku masih di Los Angeles. segera setelah kau disana aku akan terbang kesana."


Wah percakapan yang panjang serta panggilan yang kurang baik menurutku. Dia menutup telpon tanpa ada salam terakhir.


Aku merebahkan Tubuhku di Ranjang kesayangannku Mengambil ponselku dan berselancar di Dunia maya. Entah mengapa aku ingin tahu bagaimana kabar keluargaku.


Aku melihat akun Social media kakak perempuanku. Foto fotonya berlibur bersama ayah dan Beberapa keluarga lain terpampang disana. Mereka berada di Korea sekarang. Mungkin mengunjungi kakak laki laki ku disana.


Aku terus meng scroll kebawah mencari sosok yang sedikit aku rindukan Nenek. Walau pun tak sebaik Oma. tapi dia sempat menjaga ku. Rasa ingin tahuku membuatku membuka beberapa Foto di branda akun Kakakku.


Tak tampak foto Nenek satu pun di akun nya. aku menyerah karena tak mungkin aku membuka atau melihat akun lain keluargaku.


mereka semua memblok ku dari akun media mereka. Setelah mereka berhasil membuatku pergi jauh dari sana.


Ok sekarang aku mengantuk. Lebih baik aku istirahat sembari menunggu jemputan dari Oma.


πŸ‡


πŸ‡


πŸ‡


πŸ‡


πŸ‡


To be Continued..

__ADS_1


__ADS_2