
Beberapa hari kemudian
"Kenapa kmu ga pernah ngerti soal pelajaran,ibu udh cape banting tulang buat nyekolahin kmu,tapi kmu malah bikin ibu sedih,kmu knp ga bisa jadi anak yg bisa dibanggakn, coba contoh Rafi anak bu eka dia selalu mendapatkan nilai yg bagus dan selalu menjadi anak unggulan disekolah"Ucap ibu ibu sambil memarahi anaknya...
"Sayang..."teriakan dari umar, ilmi pun segera mengalihkan penglihatannya
"Kmu lagi apa??"Tanya umar saat sudah berada dihadapan ilmi
"Aku lagi makan es krim,mas aku kasihan deh sama anak kecil itu,pasti dia malu bngt dimarahi ibu nya ditempat umum seperti ini"ucap ilmi sambil menunjuk kearah ibu ibu itu
"Emng dia knp sayang??"
"Dia dimarahi oleh ibunya karna dapat nilai buruk disekolah,dan ibu nya sedih karna dia ga bisa jadi anak yg berprestasi"ucap ilmi menjelaskan
Umar mengusap kepala ilmi "Ibu nya benar il,dia ingin anak nya menjadi anak yg sukses,dan berprestasi disekolah,ibu nya sedih karna anaknya tidak bisa menjadi apa yg ibu nya inginkan,seorang ibu ingin melihat anaknya menjadi anak yg sukses melebihi dari ibunya sendiri,jadi ga salah klo ibunya memarahi dia karna hal ini,tapi ada salahnya juga dari ibunya sendiri,karna memarahi anaknya ditempat umum seperti ini,itu bukan mendidik namun mempermalukan namanya"ucap umar
"Iya sii,tapi aku kasihan aja liat dia dimarahi seperti itu"ucap ilmi
"kmu juga pasti bakal gitu klo anak kmu nnti bakal susaj diaturnya,tapi semoga anak kita sholeh dan sholeha ya,untuk sekrng ini ga ush dipikirkan,..Yasudah kita pergi ketoko baju dulu ya,buat cari baju baby kita"ucap umar
"Iya mas"ucap ilmi
Umar segera menuntun tangan ilmi dan menjauh dari tempat itu dan memilih untuk pergi ketempat toko pakaian bayi ,Kandungan ilmi untuk saat ini sudah jalan 1 bulan, kandungannya masih terbilang cukup muda,Ilmi pun ingin refresing keluar dari rumah untuk berbelanja,beberapa pakaian ia dan suaminya termasuk seperti kaus dalaman anak dan ****** ***** anak untuk baju dan celana luarannya ilmi memutuskan untui membelinya dilain waktu karna kandungan ilmi juga masi terbilang cukup muda.
"Aku ingin beli beberapa baju sayang"ucap ilmi sambil mengusap tangan umar dengan lembut
"Kmu pilih aja,ga ush nanya² begitu,selagi aku punya uang buat bisa bahagian kmu,aku siap akan memberikan apa pun itu selagi aku mampu"ucap umar sambil mengusap ubun ubun ilmi
"Wah makasih ya mas,owh ya aku juga mau beli beberapa kaos dalam buat dede bayi kita nanti,aku udh ga sabar ingin cepat cepat sidede keluar"ucap ilmi
Umar tersenyum"Masih lama kali sayang,tunggu beberapa bulan lagi,Yaudah kita keliling keliling dulu aja,sekalian aku pengen beli sorban baru sama sarung yg baru juga"
"Iya boleh,yaudaj kita cari kesebalah sana dulu aja kali ya"ucap ilmi
__ADS_1
Zuhur
Ilmi dan umar memtuskan untuk masuk kedalam masjid sekalian untuk melaksanakan sholat zuhur berjam'ah disana, dan ilmi pun ikut sholat zuhur disana.
Setelah melaksanakan sholat zuhur berjama'ah,ilmi segera keluar dari dalam masjid dan duduk dipilar masjid untuk beristirahat sebentar.
"Kmu cape il??"ucap umar
"Iya mas,kaki aku sedikit keram gitu"ucap ilmi
"Biar aku pijitin ya"ucap umar sambil memijit kaki ilmi
"Hum...aku kan udh pernah janji sm kamu buat ngajak kmu keLuar negri kan??lagian disana juga ada Vina sahabat kmu,Berhubung kandungan yg ada didalam perut kmu ini belum cukup besar,gimn klo kita perginya dihari hari ini aja,soalnya janji itukan harus ditepati"ucap umar
Ilmi mesem "Kmu serius??aku mau diajak keluar negri??aku mah ya seterah kmu,aku pengen nya si pergi Belanda dan aku pengen pergi keMekah deh,aku kan ga pernah umrah kesana apalagi haji ya kan??"ucap ilmi
"Bagus itu,nanti kita bakal keliling ka'bah sambil toaf,ya umrah dulu aja kali ya,klo haji emang belum mampu"ucap umar
"Iya mas"ucap ilmi
Ilmi sedang berada didalam kereta bersama umar karna mereka telat masuk kereta jadi umar dan ilmi tidak dapat bangku untuk duduk,Mereka pun memutuskan untuk berdiri walaupun ilmi sedikit pegal.
"Kmu masih kuat??kalo kmu pegel kmu bisa jongkok sebentar,perjalan kita masih jauh sayang,ga ada tempat duduk yg kosong lagi"ucap umar sambil berbisik ditelinga ilmi sambil mengelus singkat perut ilmi
Ilmi cemberut "Iya gkpp,aku masih kuat ko,tapi abis ini kmu mau beliin aku makanan lagikan??"
"Beli makanan melulu sayang,emng kmu ga kenyang?"
"Hehe,sedikit ,perut aku minta diisi lagi"ucap ilmi sambil nyengir
Umar hanya geleng geleng kepala melihat tingkah ilmi yg seperti ini
Sudah hampir setengah jam ilmi berdiri,namun kursinya blm ada yg kosong satu pun,ilmi sudah tidak tahan lagi,kaki nya mulai keram ingin segera duduk,ilmi ingin jongkok sebentar namun disekeliling Gerbong kereta terdapat Poster berbunyi "Larangan duduk dibawah lantai,Dilarang meroko" Dan larangan lainnya.
__ADS_1
Namun siapa sangka tiba tiba ada Seorang wanita berjalan mendekat kearah ilmi ,dan langsung memperkenal dirinya "Saya anita,saya perhatikan kmu dari tadi sepertinya kmu sedang hamil??pasti kaki kamu pegal,Kamu boleh duduk ditempat saya"Ucap wanita tersebut
Ilmi Menatap suaminya dan tersenyum "Tidak usah kak nita,saya berdiri saja,itukan tempat kak nita"ucap ilmi sopan
"Ga usah ragu,saya tulus bantu kmu,saya kan tidak hamil saya masih kuat untuk berdiri,Mas tolong antar istri nya untuk duduk,kasihan dia"ucap anita
"Hum...makasih kak nita"ucap umar
"Jangan pake kak,nita saja,saya lebih muda dari mas nya"ucap anita sambil tersenyum
Umar segera menuntun ilmi untuk duduk ditempat kursi milik wanita tadi
Wanita tersebut mengambil barang barang yg tertinggal dikursi tempatnya tadi,jadi ia pun mendekat kearah dua pasangan tersebut "Maaf ya,barang barang aku ketinggalan"
"Owh iya kak nita"
"Owh ya nama kamu siapa??"ucap nita
"Ah sampe lupa,nama saya Ilmi dan ini suami saya mas Umar"ucap ilmi
"Kalian baru merid ya??berarti ini anak pertama?"ucapnya
"Iya,saya baru saja nikah,dan ini adalah kandungan pertama kami,kak nita sudah menikah??"
"Saya sudah menikah,namun saya sudah berpisah dengan suami saya,karna suami saya Sudah tergila gila akan wanita yg lebih menarik diluaran sana"ucapnya
"Astagfirullah,maaf kak saya tidak bermaksud mengingat ingat kejadian masa lalu kak nita"
"Ga apa apa ko il,saya juga belum punya anak,saya ingin sekali bisa punya anak,tapi saya trauma untuk menikah lagi"
"Tapikan umur kmu masih muda,perjalanan kmu masih panjang"ucap umar
"Iya mas umar,tapi saya tidak ada niat ingin menikah lagi,saya ingin sendiri dulu,membangun karir saya menurut saya itu juga sma Pentingnya seperti mencari jodoh"
__ADS_1
"Semoga kak nita dipertemukan ya dengan jodohnya"ucap ilmi
Amin