Love Brings Heaven

Love Brings Heaven
Hamil beneran


__ADS_3

Umar dan ilmi segera bergegas keluar rumah,untuk mencari sate untuk ilmi dan setelah itu memilih untuk pergi kelinik terdekat,untuk memeriksa kondisi ilmi.


"Baik kak umar,kondisi kak ilmi sangat baik dan sehat saat ini,dan untuk yg dirasakan kak ilmi memang sangat benar,dan sangat tepat sekali,kak ilmi sekarang hamil,sekarang sudah jalan satu minggu kak,semoga sehat ya kak ilmi"ucap sang dokter


"Hah aku beneran hamil yang,ahh ini beneran dok?"ucap ilmi


"Iya kak ilmi,anda hamil sekarang"ucap dokter


"Alhamdulilah ya Allah,selamat ya sayang"ucap umar sambil memeluk ilmi tepat dihadapan sang dokter


Akhirnya setelah pergi ke kelinik,ilmi dan umar segera pergi dari situ dan mengajak ilmi menuju ketempat danau yg sempat populer didaerah situ.


Ilmi duduk dibangku panjang berwarna putih sambil mengelus perutnya dengan balus dan umar pun membelikan sebuah es krim rasa coklat dan vanila kesukaam ilmi


"Ayang makasih ya"ucap ilmi sambil merangkul tangan umar


"sama sama yang,aku mohon sama kmu untuk jaga kandungan ini dgn hati hati dan penuh kasih sayang,cukup dulu yg gugur tapi sekarang semoga jgn ya ayang"ucap ilmi


"Iya sayang"ucap ilmi


Semenjak kehamilan ilmi yg kedua,ilmi lebih berhati hati lagi,karna ini adalah harapan nya yg kedua,dan ternyata memang bnr,bila orng yg sabar pasti akan mendaptkan yg lebih,dan kebahagian ini tidak akan ilmi sia siakan lgi.


Skipp....


Bulan terus berlalu,tak terasa kehamilan ilmi semakin hari semakin menambah dengan usianya,perut yg dulu terlihat rata dan sekarang sudah terlihat bendulan diperutnya,usia kandungan ilmi sudah menginjak ke 7 bulan,sekarang akan diadakan acara hamilatul hamil kecil kecilan dipesantren,semua penghafal tahfidz membaca al qur'an dengan hikmat untuk memberi keselamatan pada anak yg berada pada kandungan ilmi.


Setelah selesai dengan acara hamilatul hamil,ilmi ngidam ingin makan tutut yang super pedas,dan umar pun siap untuk mencari makan itu.


"Yang super pedes ayang"ucap ilmi yg sedang terbaring lemah diatas kasur empuk.


"Iya sayang,ada yg mau dibeli lgi?"ucap umar


"Mau buah naga nya dua ayang,susu ibu hamil nya juga rasa stroberi,itu aja deh,beli buah buahan aja dej yg banyak"ucap ilmi


"Iya udh,aku pergi dulu ya" "cup..."ucap umar sambil mencium kening ilmi dan menyalimi ibu mertuanya

__ADS_1


"Hati hati mar"ucap ibu


"Iya bu"


Semenjak kehamilan ilmi yg kedua ini,ibu lebih banyak menghabiskan waktu bersama ilmi,menjaga ilmi lebih telaten dari yg kemarin,bukan hanya ibu saja yang lebih banyak menghabiskan waktu kepada ilmi,melainkan umar,kasmin dan yg lainya,menunjukan rasa peduli nya kepada ilmi.


Skip...


9 bulan


Hari bulan terus berlalu,akhirnya hari inilah yg ditunggu tunggu.


Jam 3 pagi...


Semua keluarga,menatap kearah wanita cantik dengan wajah yang penuh dengan kekehawatiran,Keluarga terus memberi dukungan kepada seorang wanita yg terbaring lemah diatas kasur,Wajah dan tubuhnya penuh dibahasi dengan air keringat dinginnya,wajahnya memerah sempurna sambil mencakar tangan suaminya dengan rasa sakitnya.


Ibu terus mengelus wajah anaknya dengan rasa kasihan.


Tak lama kemudian,seorang dokter dengan tim nya datang kearah ruangan itu,Semua keluarga digiring untuk meninggalkan ruang persalinan,hanya tinggal ibu dan suami yg diizinkan untuk menemani sang pasien.


"Sayang tarik nafas ya nak,pelan pelan,ayo pasti kmu bisa"ucap ibu


"Sayang,tarik nafas nya buang pelan pelan,kalo kamu sakit lampiasin keaku il,ayo sayang"ucap umar,Umar tetap memberi semangat kpd ilmi,walaupun ia harus merasakan sakit karna ilmi terus mencakari tangannya,namun begitu,rasa sakit yg umar rasakan saat ini tak sebanding dengan rasa sakit yg ilmi rasakan pada saat itu.


"Ibuuu,mas umar,maafin kesalahn aku ya bu,mas,doakaan aku semoga aku selamat"ucap ilmi lirih


"Iya nak,maka dari itu kmu harus kuat"ucap ibu


"ayo kak ilmi,Tarik nafasnya,buang perlahan lahan,ayo sedikit lagi kak,edenin lagi kak,ayo"ucap suster


"Bismilah,Eeeeee"ucap ilmi sambil mengluarkan tekanan nya kembali.


"Oaa oaa"terdengar tangis dari seorang bayi yg menggema diseluruh ruangan persalinan.


Ilmi lemah,semua tenaganya terbuang demi sebuah malaikat kecil yg dititikan dari rahimnya,matanya terbuka dan tertutup menandakan ia sudah tak berdaya, semua darah keringat dan air mata menjadi satu untuk bayi kecil ini itu semua ia korban kan demi anak ini.

__ADS_1


Mata ilmi tertutup....


Jam 14.00,sore hari


Ilmi terbangun dari tidur lelapnya,semua keluarga masih dibuat syok atas keadaan ilmi yang tiba tiba pingsan,mungkin karna terkurasnya segala tenanga nya membuatnya harus pingsan mendadak.


"Alhamdulilah,kak ilmi sudah sadar bu,bagaimana keadaan nya kak??"ucap sang dokter


Ilmi mengusap kedua matanya,dan menatap kearah semua keluarganya yg sudah berkumpul diruang itu,ilmi pun hanya menanggapinya dengan senyuman kecil dari bibirnya.


"Alhamdulilah,kamu sudah sadar"ucap umar dan seluruh keluarga


"Gimn sama keadaan kmu sayang??"ucap ibu


"Baik bu,dimana bayi ku bu?aku ingin menggendongnya"ucap ilmi lesu


"Kak ilmi harus minum dulu yg banyak,setelah itu baru bisa memberikan asi kepada dede nya"ucap sang dokter


Ilmi pun segera meminum air mineral dan segera menggendong anaknya yang belum sempat iya beri asi.


Anak ilmi berjenis kelamin perempuan,wajahnya Cantik dan manis,kulitnya yg putih dengan bibir merah yang menyertai dan juga bulu matanya yg lentik menambah kecantikan sanga bayi,semua ciri ciri tersebut sama persis dengan wajah ibunya(Ilmi)dari bentuk wajah nya sama seperti ayahnya lonjong dari bulu matanya tertular dari ayahnya lesung pipinya juga tertulae dari sang ayah,bibir yg merah tertular dari sang ibu,karna warna kulit ilmi dan umar sama sama berwarna putih jadilah menghasilkan bibit yg putih kembali,dari hidung sang bayi sama sama tertular dari perpaduan ilmi dan umar karna umar dan ilmi sama² memiliki hidung yg mancung.


Umar membawa kantong plastik berupa kue dan buah buahan,untuk menambah asupan ilmi agar lebih banyak yg dikeluarkan asinya.


"Sekarang makan buah apel dulu ya yang"ucap umar sambil menyuapi ilmi dengan buah yg segar


"Iya yang"ucap ilmi


"Anak nya cantik ya kak ilmi,kira kira mau dikasih nama apa??"ucap suster


"Alhamdulilah sus,klo soal nama tanyakan saja pada ayahnya"ucap ilmi


"Mau dikasih nama apa pak??"ucap suster


"Belum ada nama yg tepat sus,mungkin nanti saya akan cari cari lagi"ucapnya

__ADS_1


__ADS_2