
Seorang suami tidak boleh membentak istri karena perbuatan ini sangat dilarang di dalam agama Islam. Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baiknya kalian adalah yang terbaik bagi istrinya dan aku adalah orang yang terbaik di antara kalian terhadap istriku,” (HR. Tirmidzi).
•••••••••••••••
Mobil yg dikendarai oleh umar pun kembali putar balik untuk menjemput kembali ilmi,dan umar pun akan meminta maaf pada ilmi atas apa yg ia lakukan padanya saat tadi.
Namun saat umar memberhentikan mobilnya ditempat ia saat pertama kali menurunkan ilmi disini,namun ilmi tak ada,umar jadi prustasi atas apa yg ia lakukan,ia pun segera masuk kedalam mobilnya dan menyalakan mesin mobilnya dengan kecepatan yg lambat siapa tau ia bisa melihat ilmi didepan jalan,namun umar tak melihat ilmi dimana pun,umar pun jadi kesal pada dirinya sendiri,ia pun memutuskan untuk menlpn ilmi siapa tau ia mengangkatnya.
Dret drett...
Suara handphone ilmi berbunyi "Il handphone nya bunyi tuh,angkat aja siapa tau penting"ucap adam
"Owh engga penting dam,biarkan aja"ucap ilmi so cuek
Ilmi bergumam dalam hati "tadi aja ga ada tu nelpn nelpnnya skrng aja ditlpn,biar aja aku ga angkat,aku malas juga ngomong sama sipemarah"
"Il hv kmu bunyi terus loh itu,angkat aja,siapa tau penting"ucap adam
"Engga penting dam,ini cmn dari orang yg pemarah dan gw males bngt buat debat sm dia"ucap ilmi sambil menghentakan kakinya beberapa kli
"Loh ribut sama siapa?baru tau klo lo punya musuh,wkwkwk"ucap adam terngakak
"Eh loh engga tau,gw tu paling jago buat debat sama orang,apalagi orangnya klo kaya elo,nybelin"ucap ilmi bergurau
Adam pun jadi tertawa melihat tingkah ilmi yg sungguh kocak ini,merek memang sudah berteman cukup lama,jadi wajar bila mereka bertingkah seperti itu,ilmi pun juga jadi ikut tertawa karna bisa bergurau dengan teman kampus nya ini,Terasa beban yg baru saja meluap serasa hilang karna adam.
Sebenarnya adam ini adalah kakak kelas ilmi,namun adam tak mau dipanggil dengan sebutan mas,atau kakak,ia bilang ia ingin lebih akrab dengan adik kelasnya tanpa harus membedakan bila dia adalah kakak kelasnya.
Waktu ilmi menikah, adam memang tak pernah tau akan hal itu,ia mengira bahwa ilmi memang masih sendiri,adam hanya mengetahui tentang mantan ilmi yg terakhir kali nya itu yg bernama fahri.
__ADS_1
Dan ilmi pun tak pernah menceritakan tentang suaminya itu,Adam sebenarnya sangat menyukai ilmi sejak merek bertemu selain ilmi baik,ia pun sangat ramah dan rendah hati,ia tak pernah sombong atas apa yg ia punya,ia selalu memberi bila semisalkan ilmi memiliki sesuatu,contohnya makanan,pengetahuan dan lain sabginya.
"Eh tunggu il,tapi emng bnr kmu kesini sendiri?kmu ga ngajak ibu atau keluarga kmu gitu?"
"engga dam,aku si sebenernya dateng kesini itu bareng suami aku"ucap ilmi terus terang
Tiba tiba adam mengerem mobilnya secara mendadak karna kaget "HAH,NIKAH?MAKSDNYA IL?"ucap adam
"Heh,saya kaget mas adam"ucap ilmi meledek adam karna kesal
"Iya maaf il,kmu tadi ngomong apa?Suami?"ucap adam mengulang perkataannya
"Iya dam,aku udah nikah aku udah jalan beberapa minggu sama dia,aku juga ga emng ga bilang sama tmn tmn ku,tapi karna sebagian temanku ada yg tahu,jadi dia juga nyebar masalah ini,emng kmu blm tau?"ucap ilmi
"Aku ga nyangka loh il kmu udah punya suami,ku kira kmu sendiri,kenapa kmu ga bilang tentang masalah ini! Terus kenapa kmu pulang sendiri?suami kmu mana?"ucap adam sambil melepaskan senyuman dibibirnya
"Oh selamat y klo gitu,aku jadi sedih dengarnya"
"loh kenapa?"
"haha ini kan sedih kebahagiaan,aku terlambat dong klo gitu,harusnya aku lebih awal dateng kerumah kmu buat lamar kmu,hihi"ucap adam bergurau
"Iya tu kan masalahmu,kenapa ga dateng lebih awal kerumah"jawab ilmi dgn gurauan juga
"Mau aku anter kerumah mu?aku pengen ketemu suami mu il"
"Hum...lain Kali aja dam"
Skip...
__ADS_1
Ilmi sudah sampai dirumahnya,saat ia melangkah masuk kerumahnya ia tidak sengaja bertemu dengan th husna dilantai bawah,ilmi memukul jidatnya pelan sambil nyengir seperti taka ada dosa dan mendekat kearah th husna sambil bersaliman.
"Kenapa?Ko engga ngucap salam?"ucap th husna
"Eh,aku kira ga ada orang,aku ngucap salam dihati ko hihi"ucap ilmi
Th husna melihat kearah pintu "Kamu pulang sendiri?umar mana?"ucapnya lagi
Ilmi berpikir sejenak dan menjawab ucapan th husna"Mas umar ada ko th,dia ikut pulang"
"Tapi th husna ga denger suara mobil umar deh,kmu berantem?gara gara tth?"ucap th husna
"Engga ko th,iya aku emng pulang brng mas umar tapi...mobil mas umar itu bocor dan dia harus cari bengkel dulu,aku si pengennya ga mau pulang,tapi mas umar nyuruh aku buat pulang naik mobil orang,dan kebetulan ada tmn sekampus aku yg ada disitu juga mangkannya aku ikut naik,dan mas umar pun engga mempermasalahkan nya"ucap ilmi dengan cerita bohongnya
"Serius?bukan gara gara th husna kan?"
"ya enggalah th,owh ya aku cape mau istirahat sebentar,nantikan bakal naik jum'at pasti bakal sibuk"
"Sibuk?hehe yaudah gkpp,tth keluar dulu ya,mau beli sabun"ucap th husna dan melangkah keluar
Setelah kepergian th husna ilmi bernafas lega,sambil melanjutkan kembali jalan nya kelantai atas.
Saat sampai kamarnya ilmi membuka handphone nya dan ternyata umar menelponnya sudah beberapa kali namun tak ilmi angkat.
Ilmi pun merebahkan tubuhnya diatas kasur empuknya dan membuka buku novelnya yg berada diatas laci untuk dibaca sekaligus untuk menghilangkan rasa bosan juga.
Dari shahabat Umar ra. Rasulullah Saw. bersabda:
"Wanita manapun yang mengeraskan suaranya melebihi suara suaminya, maka setiap sesuatu yang terkena sinar matahari akan melaknat dia, kecuali dia mau bertaubat dan kembali dengan baik."
__ADS_1