
Umar pulang dijam sembilang siang,Ilmi tak tau kedatangan umar karna ia sedang melaksanakan sholat sunah duha dua rakaat.
Umar datang dengan terburu buru,pas saat diruang tamu umar bertemu dengan th husna dan th husna pun menghentikan langkah umar dan bertanya tentang dirinya yg tak pulang bersama.
Umar menjawab singkat"Nanti biar umar jelaskan ya th,tapi engga sekarang,ada hal penting yg mau umar bicarakan pada ilmi,Umar duluan "ucap umar kembali melangkah pergi
Th husna berfikir dalm hati"Ada yg engga beres ni,tapi aku ga ush ikut campur urusan mereka kali ya,ini kan rumah tangga mereka" ucap th husna dan pergi
Umar mengetuk pintu kamar ilmi,ilmi pun segera merapihkan mukenanya dan memakai kembali hijabnya untuk segera membukakan pintu kamarnya.
Ceklek
"Il,aku mau bicara sama kmu"ucap umar sambil melangkah masuk dan menutup pintu kamarnya dan menuntun ilmi untuk duduk diatas kasur yg empuk
"Kenapa?"ucap ilmi
Umar meraih tangan ilmi sambil meluapkan apa yg ia ingin katakan pada ilmi
"Aku mau minta maaf ya il,aku mohon maafin aku,aku emng udh keterlaluan il,aku marah marah ga jelas sama kamu,aku minta maaf ya il,aku emang salah harus marah marah dan nurunin kmu dipinggir jalan...kejadian ini ga akan panjang klo aku ga memperpanjang masalah"ucap umar meminta maaf dalam hati
Ilmi menghembuskan nafas pelan,sambil menjawab "Aku...aku udh maafin semua kesalahan kmu,aku tau kmu marah,kesel ,tapi gpp,aku udah maafin semua kesalahan kmu,aku juga mau minta maaf atas kesalahan aku sama kmu,aku harus bantah omongan kmu dan tetep keras kepala pengen pergi ketempat vina"ucap ilmi
"Tu kan,..kmu tu kaya nyindir aku,aku ga sukaaaaa"ucap umar
Ilmi memutar matanya malas"tadi baru loh kmu minta maaf,masa udh ngomong nya kaya gitu lagi"ucap ilmi
Umar tersenyum "Ya maaf,aku keceplosan"
"Owh ya tadi kmu pulang brng siapa?aku udh cari cari kamu,aku takut klo kmu blm pulang,aku jadi merasa bersalah deh sm kmu"
"Aku pulang bareng tmn,aku jg ga sengaja ketemu dia si dijalan"
__ADS_1
"Cowok?cewek?"
"Cowok,nama ka adam,kita tuh udh lama temenan,cuman tmn ko ga lebih"ucap ilmi
"Iya il,aku percaya"ucap umar sambil mengelus tangan ilmi
"Pokonya aku ga suka klo kmu tuh pemarah,gampang emosi,aku ga suka klo kmu marah marah ga jelas,aku kan cumn kasih saran,klo semisalkan kmu ga ngizinin,aku ga masalah,tapi kenapa kmu marah?"
"Aku kan udh minta maaf yang,plis lah jangan ngungkit masalah tadi"
"Aku emng udh maafin kmu,tapi kmu mikir ga,Ya okey aku ga marah,aku juga ga marahin kmu,dalam islam aku ga boleh bentak bentak kmu,marah marah sm kmu,tapi setidaknya aku ngasihtau kmu kejalan yg baik kmu ga perlu marah marah kaya tadi klo semisalkan kmu emng ga ngizinin,aku kan udh bilang sm kmu,aku jadi kebalik males sendiri klo kmu ngajak makan atau pun keluar"
Umar hanya diam tak menjawab,ia hanya mendengarkan omongan ilmi padanya
"Harusnya kmu faham dong,harusnya tuh klo aku minta turun kmu jangab nurunin aku dijalan,harusanya kmu tahan biar aku ga turun dan ga pergi begitu aja,klo semisalkan aku ditinggl disana sendiri dan ga ketemu ada tmn aku,aku pulang sm siapa coba?kmu sampe sini faham kan?"ucap ilmi
"Aku mau kmu rubah sikap buruk kmu dan aku pun ga akan marah klo kmu ga bersikap kaya sebelumnya"ucap nya lagi
"Iya, aku minta maaf sayang"ucap umar pelan
"InsyaAllah"
"Oke, aku pegang ya ucapan kmu"ucap ilmi
"iya"
"Yaudah kmu sholat duha dulu deh,aku mau kebawah dulu"ucap ilmi dan ia pun langsung melangkah pergi
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Ilmi turun kebawah untuk mencari th husna,ia ingin membicarakan sesuatu yg penting mengenai hal penceramahan.
__ADS_1
Namun saat diujung tangga ilmi merasakan mual dari perutnya,ia tidak bisa menahan muntahannya lagi,sehingga ia pun harus berlarian kearah kamar mandi untuk membuang semua muntahannya,namun saat semua muntahannya keluar,ilmi tidak melihat ada sisa makanan disitu hanya ada cairan bening bewarna putih,namun ilmi pikir mungkin saja karna ia kebanyakan makan jadi makanan yg ia makan terasa ingin keluar kembali.
Tiba tiba pundak ilmi ditepuk dari belakang,ilmi segera membalikan badan dan melihat keberadaan th husna dibelakangnya
"Kamu lagi apa?tadi th husna denger suara kaya mual mual gitu,kmu sakit?"ucap th husna khawatir
Ilmi tersenyum "engga ko th,ilmi cumn mual biasa aja,mungkin kebanyakan makan aja kali,lupain deh masalah itu,ini th aku mau ngebicarain masalah penceramahan"ucap ilmi
"owh...kita ngomongin masalah itu jangan disini deh,kita diruang tamu aja yuu..."ucap th husna sambil menuntun tangan ilmi
Mereka duduk bersama
"Jadi gimn th masalah itu"
"Ya ga gimana gimana il ,kmu cumn dateng terus ceramah sedikit aja,.. gpp,cumn buat ngisi acara aja ko ,klo buat dikota bumi itu emng bnr bnr tth harus dateng dan insya Allah mba pengurus pesantrennya bilang ke tth kita bakal dapet bayaran,padahal tth si ga mikir ke situ ya"
"Iya udah deh,tapi aku ga sm sekali berpengalaman deh th"
"Percya diri ilmi"
"Iya maaf th"
•••••••••••••••••••
SEBAIK BAIK HARI adalah Hari Jumat
"Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jumat. Padanya diciptakan Adam, Padanya dimasukan ke surga, dan dikeluarkan darinya, serta tidak terjadi hari kiamat kecuali di hari Jumat."
(H.R. MUSLIM, no. 854;)
Jam telah menunjukan pukul 12 siang,ilmi segera mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat fardhu zuhur,karna umar dan mas kasmin sudah berangkat kemasjid sudah sedari tadi.
__ADS_1
Saat semua orang telah pulang dari masjid umar pun ikut pulang kerumah karna memang hari jum'at anak santri diberi kebebasan,dan lagi pula umar mau mengantarkan ilmu ketempat pengajian ibu ibu yg berada dikampung itu juga,mereka memutuskan untuk berjalan kaki saja,agar ilmi pun juga jadi terbiasa dengan kampung barunya.
Ilmi menganti pakaiannya sebelum pergi,dengan baju muslimah berwarna hijau wardah yg bermotif garet garet putih dan ilmi memilih memakai jilbab berwarna putih saja agar lebih nyaru warnanya.