
Umar terbaring diatas kasur dengan posisi perut dibawah atau biasa yg disebut dengan tengkurep,karna posisi ini juga mempermudah ilmi yg hendak meminjat bagian punggung umar.
Ilmi mengolesi minyak urut dengan wangi yg khasnya itu,Karna sudah agak lama juga umar dipijit hingga tak terasa ia hingga tertidur lelap,karna sudah setengah jam ilmi memijat umar,kaki dan tangannya juga sudah agak mulai keram dan memutuskan untuk berhenti sejenak.
Dan memutuskan untuk ikut berbaring disebelah umar,Umar yg tidak merasakan pijitan ilmi lgi pun akhirnya terbangun sambil mengucek matanya pelan.
"Maaf ya sayang,aku ketiduran,kamu pasti cape, mau aku gantian pijinya?sini yang!!"
"Engga usah mas,aku cumn cape biasa aja ko,pengen tidur lagi,tapi g boleh"ucap ilmi sambil memejamkan matanya
"Masih pagi ya hehe,kita minum kopi dulu aja yu,biar g ngantuk"ucap umar
"Aku kurang suka kopi,tapi sarapan kmu udah aku siapin dideket meja kamar,sama susu putih dan tolak anginnya,dimakan ya mas"
"Kamu kalo cape g usah masak sayang,aku jadi kasihan liat kamu kecapean gini"ucap umar sambil memeluk ilmi dari pinggir tubuhnya
"Aku ga masak yang,itu cmn nasi briyani yg instan itu loh,aku buka dan aku tinggal panasin aja deh dikosmos"ucap ilmi
"Owh ya untungnya aku sudah nyiapin perlengkapan dari berbagai obat aku bawa kalau kemana mana,aku juga bawa obat pegel linu resep dari dokter,klo kamu mau,obatnya ada didalam tas hitam ku ya"ucap ilmi lagi
"Iya sayang,kmu udah sarapan blm??"
"Belum,nanti siang aja aku sarapannya,kamu duluan aja,owh ya tadi pagi juga th ima nelpon,tapi ga keangkat,coba kmu telponin balik,kmu aja yg ngomong"ucap ilmi
"Iya yang,aku mau mandi dulu klo gitu,kmu tidur aja kalo gitu,baju nya biar aku aja yg ambil"ucap umar
"Oke"
Sebelum masuk kekamar mandi umar menyiapkan baju berlengan panjang berwarna abu abu dengan sarung berwarna hitam .
Biasanya yg menyiapkan baju dan berbagai keperluan umar akan dibantu oleh ilmi,namun karna kondisi ilmi yg kurang fit untuk saat ini jadi umar yg bertindak sendiri karna ia tak mau menambaj membeban lelah sang istrinya lagi.
Umar sudah selesai dengan mandinya,sudah memaki pakaian yg juga rapih,Ia mendekat kearah ilmi dan duduk disopa yg berada didekat kasur juga,umar pun mengambil sepiring nasi briyani yg sudah ilmi siapkan,ia pun segera melahap makanan tersebut dan meminum susu yg diberikan oleh ilmi,dan satu lgi,tolak anginnya juga.
Setelah selesai makan kira kira jam 8.34 ,umar meraih handpone miliknya dan menulis nama orang yg hendak dicarinya diapk WhatsAap.
Th Ima
dret dret....
📱"Assalamualaikum wr wb th ima"
📱"Waalaikumsalam wr wb,mar,gimn sama keadaan kmu dan ilmi sekarang??"
📱"Alhamdulilah,kita baik th,kalo ibu sama keluarga gimn?"
__ADS_1
📱"Kita juga disini Baik mar,Sekarang th ima mau kepurwakarta buat jenguk husna sama kasmin,karna tadi malam dia nelpon ibu,katanya suruh datang kesana,kamu skrng lagi dimn??"
📱"Alhamdulilah,ini udah di belanda ko th,dan aku skrng udah divila"
📱"Bagus deh klo gitu,terus kalo ilmi kmn??aku mau ngomong dong sm dia"
📱"Aduh th,ilmi nya lagi tidur,dia kecapean bngt,jadi masih pagi pun udah tidur lgi"
📱"Owh gitu,yaudah nnti teteh kabarin lagi ya,kalo gitu tth tutup dulu teleponnya Assalamualaikum"
📱"Waalaikumsalam th"
Skipp
Jalan jalan
13.01
Ilmi dan umar sudah melaksanakan sholat zuhur bersama,karna hari ini hari pertama mereka dibelanda,dan sayang juga kalau mereka buang buang waktu dibelanda tanpa menikmati suasana Negara kincir angin ini,jadi mereka memutuskan untuk jalan jalan tanpa menggunakan Kendaraan.
Karna lapangan yg luas diisi oleh kincir angin dan berbagai Bangunan tinggi juga,sangat asri.
"Sebelum berangkat kmu harus pake Baju hangat dulu,aku udah siapin juga th herbal buat kmu mas,aku bawa makan ringan dan berbagai kripik sama makan instan lainnya deh"ucap ilmi sambil memasukan satu persatu cemilannya kedalam totebag
"Iya sama sama yang"
Akhirnya mereka jalan jalan santai juga,walaupun ini sudah siang namun serasa masih pagi,karna udara disini sejuk sekali,angin berhembus begitu kencang.
"Mas,nanti sore kita main kerumah vina y mas,aku pengen bngt gendong dede al,pasti dia lucu bngt,semalam aku ga sempat liat dede al"
"Iya sayang,lebih baik kmu kabarin dulu aja vinanya'
"Owh ya,aku kabarin dulu ya"ucap ilmi sambil meraih handpone disaku jacket nya
💬 "Assalamualaikum vin,aku nnti sore aku mau main kerumah kmu ya,aku mau gendong dede al ah hehe"
Karna vina belum online whatsapp, jadi ilmi segera memasukan kembali handponeny.
pukul 14.20
Mereka memutuskan untuk makan terlebih dahulu,disebuah restoran mewah yg berada dipinggir jalan,ilmi ingin makan dimeja yg berada diluar restoran,karna ingin menikmati enaknya makanan khas Belanda dengan perpaduan suasana alam yg luar biasa.
saat menunggu makanan yg dipesan datang,tiba tiba seoarang anak kecil datang menghampiri ilmi dan umar dengan berpakain compang camping dengan berwajah kusam sambil menjejerkan barang dagangan nya yaitu sebuah tisyu basah pada ilmi.
Ilmi yg melihat ia pun menjadi kasihan
__ADS_1
translate on
"Assalamualaikum tuan,nyonyah maaf mengganggu waktunya,saya menawarkan sebuah tisyu basah,dan tisyu ini sangatlah harum,tolong belilah satu tisyu ini nyonyah"
"Waalaikumsalam,berapa harga satu kotak tisyu ini??"ucap ilmi
"Harganya sangatlah murah nyonya,ini hanya 12 ribu saja,apa nyonya ingin membelinya??"
Umar dan ilmi saling melirik
"Baiklah saya ingin membeli satu kotak tisyu nya,namun ada satu syarat"Ucap ilmi
"Syarat??apa itu nyonya??"
"Saya akan membeli tisyu itu,asalkan kmu mau makan bersama saya dan suami saya,bagaimana??"
"Sungguh nyonya??
"Iya,kmu mau??"
"Kalau tidak merepotkan saya mau nyonya"
"Baiklah,duduk disini"ucap ilmi dan ank kecil tersebut duduk dikursi yg diarahkan ilmi
"Namamu siapa nak??"ucap umar
"Nama saya ahmad tuan"
"Kamu belum makankan??biar saya pesankan"ucap umar sambil memanggil pelayan tersebut dan menambah beberapa pesanan nya lagi.
"Terimakasih tuan"
"Sama²,Ini dagangan kmu kan?"
"Iya tuan'
"Kamu tinggal disini?dan dimana orang tuamu??"ucap ilmi
"iya nyonya saya tinggal didaerah sini,sedangkn Ibu dan ayah saya sudah meninggal dunia nyonya,sebelum ayah saya meninggal dunia dia pernah menikah dua kali dan sekarang ini saya diurus olh ibu tiri saya"
"Ah Inalilahi,memangnya kmu tidak sekolah?knp harus berdagang??"
"Saya dipaksa oleh ibu tiri saya untuk berjualan,dan memutuskan untuk sekolah saya,saya juga sedih namun apalah daya saya"
"Ah kasihan"ucap umar,namun ditengah tengah Obrolan itu pesanan makanan mereka sudah siap disajikan,dan mereka pun memutuskan untuk memutuskan percakapan dan dilanjutkan dengan menyantap makanan terlebih dahulu.
__ADS_1