
...lelaki baik...
Akan selalu membantu kita memperbaiki kesalahan bukan terus mengungkit dan menyalahkan ,apa lagi pergi meninggalkan kita sendirian.
••••••••
Ilmi mulai tersadar dari tidurnya saat ia merasakan elusan tangan ditangan nya,elusan itu sangat lembut hingga mmbuat ilmi terbuat ingin tidur kembali namun seketika ia teringat ia masih berada didalam mobil umar ,seketika ilmi langsung memelekan matanya dengan lebar .
mereka sama sama kaget saat ilmi membuka matanya ,ilmi sangat kaget saat umar berada didepan wajah nya sedang kan umar sangat kaget karna ilmi tba tiba mmebuka matanya dan membuat wajah nya nampak menyeram kan .
seketika langsung ilmi melepaskan tangan umar dari tangan nya.
"ihh,ka umar ,modus banget sih "ucap ilmi sambil mengerucutkan bibir nya.
"ga papa dong modus sama istri sendiri kan ,ini baru juga baru pegang tangan doang loh il ,bukan yang itu...."ucap umar menggoda ilmi
"apaan sih ,ga jelas "ucap ilmi dan ia buru buru membuka knop pintu nya untuk segera turun dari mobil dan pergi meninggalkan umar sendiri
sedangkan umar tersenyum bahagia karna bisa menggoda ilmi .
skipp....
didalam...
ilmi sedang berada ditempat santri wati ,ia juga sedang membantu memasukan kue kue kepiring untuk para tamu yang berdatangan.
msih banyak para santriwati ataupun ibu ibu pengajian yang ikut berdatangan sambil ikit membaca ayat Al -Qur'an .
sedangkan umar dan mng kasmim pergi kebagian santiwan ia sedang membungkus kyai rahman dengan kain putih yang melilit tubuh nya ,sebentar lagi kyai rahman akan dikebumikan malam ini juga .
saat umar dan kasmin membantu melilitkan pakaian putih ditubuh abi nya ,seketika kesedihan nya muncul kembali ,rasanya ia masih memiliki banyak kesalah kepada abi ia belum bisa membahagiaan abi nya untuk sekarang ini ,air mata nya pun tumpah kembali membasai baju yang dikenakan umar saat ini ,ia tersedu sedu namun ia mencoba tegar tapi tetap air matanya terus mengalir tak terhenti.
saat jam 09.00 pas abi sudah disiap dari segalanya dan abi juga sudah dimasukan kedalam keranda hanya tinggal pergi kepemakaman nya.
abi akan dikuburkan dipondok itu juga dengan bersebelahan makan sang umi .
__ADS_1
semua sudah siap namun yang hnya ikut mengubur kan hanya para santirwan .
••••••
Hari semakin larut umar dam kasmin pun sudah pulang dari makan dan ia juga ikut memasukan abi kedalam liang lahat jadi baju mereka juga menjadi sangat kotor ,setelah pulang mereka langsung menguyur tubuh nya dengan air yang dingin ,umar masih menangisi kejadian ini ,hari ini mereka akan meningap disini bersama sama .
Ibu dan bapak juga ikut tidur dirumah rumah th husna namun rumah th husna tak sebesar rumah kyai rahman jadi umar dan ilmi harus pergi pulang kerumah hanya berdua.
saat dimobil..
umar tampak sedih ,tak ada obrolan dimobil itu sangat sunyi,hanya saja ada suara kendaraan mobil yang memecah keheningan.
ilmi sangat mngerti keadaan umar yang sekarang ,tak seperti pertama kali umar datang ,ia nampak sedih sambil sesekali mengeluarkan air matanya.
tak lama kemudian suara telepon ilmi berbunyi
drett drett...
Nama sang ibu tertera dilayar telepon nya.
^^^waalaikumsalam bu,ada apa ya?^^^
"neng ibu minta tolong sama kamu untuk bujuk umar biar g sedih lagi,ibu mohon sm kamu il ,ibu g tega liat dia sedih gitu ,kamu tau sendiri kan dia lagi beduka ,tadi juga tadi mandi lama bngt,ibu takut ia jatuh sakit il karna air nya juga dingin bnget ,kamu urus dia ya il"
^^^"eh "ilmi melirik kearah umar namun umar tak juga menatapnya sama sekali^^^
^^^iya bu ,ilmi akan bersuaha^^^
"syukur atau kalo gitu ibu tutup duluya"
^^^"iya bu assalmualaikum^^^
waalaikumsalam
ilmi melirik kepada umar namun umar tak sama sekli meliriknya saat ilmi hendak memulai percakapan tiba tiba mobil yang dikedarai umar menjadi oleng hingga membuat mereka berdua menjadi kurang keseimbangan mereka ketakutan dan juga sangat panik ilmi pun mengurungkan niat nya untuk mengobrol pada umar ia malah jadi panik dan berteriak sekencang kencang nya begitupun pada umar yang ikut panik karna ia tidak bisa konsentrasi saat mengandarai mobilnya,akhir nya umar mengarakan mobil nya kepinggir kanan dari jalanan hingga mobil nya harus menabrak pohon besar yang berdiri dipinggir jalan .
__ADS_1
mobilnya berhenti hingga mengeluarkan asap yang panas ,untung ilmi dan umar tak mengalami luka luka yang parah.
"huhf.....alhamdulilah"ilmi bernapas lega
"alhandulilah"ucap umar juga sambil ikut membuang napas yang panjang
ilmi memutar tatapan nya kepada umar ,ia terlihat sangat marah kali ini ,ilmi pun mengomel pada umar sambil sesekali memukul nya dengan tangannya.
"ka,kakak ini keterlaluan banget sih ,kakak mau bikin aku celaka? kak aku tau kakak sedih,tapi g gini nyikapin nya,kalo kakak mau bunuh diri jangan ngajak aku juga dong "ucap ilmi smbil memukul umar dengan agak kecang namun umar tak mmebalasnya atau memotong ucapan ilmi ia hanya mendengarkan karna memng ini juga salahnya
"aku tau kakak sedih, tapi inget kak,manusia yang diberi nafas pasti akan pulang ketempat asalnya,aku ga mau kita celaka gara² kakak ga pokus gini ,kalo gini caranya aku mau pulang naik taxi aja "ucap ilmi hendak keluar nmun buru buru umar menahannya .
"il ,maaf ya "ucap umar dengan wajah sedih nya
"aku tau aku salah ,tapi kamu jangan ninggalin aku,aku butuh kamu il,cumn kamu yang bisa buat aku kembali menjadi diriku sendiri "ucap umar dengan deraian air matanya
Hingga hati ilmi pun tersentuh menjadi rasa iba ,rasa amarah nya pun hilang seketika saat umar menangis sedemikian rupa ,ia menangis sambil menutupi wajah nya dengan telapak tangannya.
"euh...kak umar maaf ya ,aku tau aku juga salah ,kakak jangan nangis gitu juga dong,euh..kita pulang ya kak"nada bicara ilmi pun menjadi berkurang ia berbicara sangat lembut kepada umar
"euh...udah ya kak jangan nangis terus ,nanti ganteng nya ilang loh "ucap ilmi sambil megelus elus tanganya namun umar tak juga berhenti dari tangisnya ,akhirnya ilmi pun memeluk nya dengan rasa hangat ,ia mengelus kepala suaminya dengan rasa sayang .
"kak jangan sedih ya ,ada aku disini,udah ya kakk,"ucap ilmi kembali
umar yang mendpat pelukan itu pun tersenyum kecil ,sambil melepas tanganya dari wajahnya dan berganti mjadi memeluk ilmi dengan rasa cintanya
ilmi kali ini tak memarahinya ia ikhlas dengan perlakuan umar kepadanya ..
pelukan itu pun berakhir ,dan ilmi pun mngusap air mata umar dengan lembut sambil berbicara.
"maaf ya ka,aku udah kasar sama kamu...kita pulang sekarang ya"
"ini bukan salah kamu juga,kamu berhak marah sama aku ,kita pulng sekarang "jawabnya
"kita pulang naik taxi aja aku takut kak umar kaya tadi lagi,untuk sekarang ini kak umar tenangin pikiran kakak aja ya "ucap ilmi dan mendapat anggukan pelan dari umar
__ADS_1
jangan lupa like nya serta vote novel ini 💗✨