
Annisa duduk sendiri didalam ruang televisi,sambil menikmati serial film kartun,tidak lama kemudian pintu diketuk dari luar,dan ternyata itu adalah kak ali,anak dari mas kasmin dan th husna yang sekarang sudah tumbuh menjadi anak yang tampan,tinggi dan dermawan,walaupun terkadang ia suka jail pada adik nya,namun ia tetap sayang kepada annisa,dan ali adalah anak yang terbilang cukup jutek pada wanita mana pun.
"Hai nis,kak ali bawa makanan ni,buat kmu"ucap ali sambil memberikan sebuah plastik berisi sate
"Wah kak ali mah emg ter'the best deh,makasih ya kak"ucap annisa sambil meraih sate tersebut
"Tapi bayar ya!karna kan didunia ini gak ada yg gratis hhh"ucap ali sambil merebahkan tubuhnya disopa empuk
Seketika Annisa langsung menghentikan makannya,dan melirik kearah kak ali yang tersenyum lebar kearah annisa tanpa merasa berdosa sedikit pun,Annisa pun segera meraih bantal sopa yg berada didekatnya dan melempari ali dengan bantal kewajahnya.
"Aw aw aw,iya iya nis maaf maaf,kak ali cuman bercanda ko"ucap ali sambil menghindar dari timpukan bantal itu,dan diakhiri dengan tawaan geli melihat wajah nisa yg cemberut
"Abisnya si,kak ali bikin kesel"ucap annisa
"Maaf ya nis,kak ali cuman bercanda doang ko,udh makan lagi dong sate nya"ucap ali
"Kak ali,besok kan uwa ima mau dateng kesini,kamar yang dideket kamar kak ali itu tolong dibersihkan dong"ucap nisa
"Ko kak ali si??"ucapnya
"Iyalah,siapa lagi kalo bukan kak ali,disini kan kita hidup mandiri,lagian kan aku besok harus pergi sekolah jadi pulang nya siangan"ucap annisa
"Aku juga kan harus sekolah nis,nanti pulang baru deh dilanjut sama ngaji siang dan paling bakal pulang sore bgt sampw rmh"ucap ali
"Kita gk ush ngaji siang dulu aja deh"ucap nisa
"Nanti yg ada ustazah sarah bakal lapor sama ibu,nanti kita bakal kena marah nis"ucanya
"Ya harus gimn lagi?"ucap nisa
Tak lama kemudian,telepon rumah berbunyi yang berada diatas meja bersebelahan dengan sopanya.
"Biar nisa saja yg angkat kak"ucap nisa sambil berlarian kearah meja tersebut
__ADS_1
π"Assalamualaikum"
π"Waalaikumsalam,mohon maaf ini siapa ya?"ucap nisa
π"Ini om nis,om ahmad,kamu inget kan?"
Annisa menjauhkan teleponya dari mulutnya,dan mulai mengingat ingat nm ahmad sebntar
π"Ahh om ahmad,saudara ayah itu kan??ucap annisa
π"Iya nis,ini om ahmad"
π"Iya ada apa om?"
π"Hari ini ibu ada dirumah?
π"Engga ada om,ibu sam ayah lg pergi keluar,kenapa emg nya om?"
π"Om ahmad,Bicara aja kalau ada perlu,siapa tau annisa bisa bantu,kan engga mungkin om ahmad tiba tiba telepon ibu kalau tidak ada maksd dan tujuan ya kan?Jangan mengalihkan pembicaraan lain bila om ahmad memang butuh sesuatu"ucap annisa
π"Haha,kmu bijak bgt si nis,seperti gaya bicara mu tingkah laku dan cara berpikir mu mirip sekali seperti ibu mu,om si sebenarnya tidak sedang butuh apa apa,hanya saja ingin mengobrol sebentar dengan ibu annisa,namun ibu sedang tidak ada dirumah ya?ysdh tidak apa"
π"Hanya itu saja om?ku kira om ada keperluan penting,dan untuk masalh yg om bicara tadi yaitu cara aku,pemikiran dan gaya bicara aku itu memang benar sm seperti ibu karna kan annisa memang anak ibu,jadi wajar saja bukan,dan sepertinya om sudah sangat dekat sekali ya dengan ibu?sampai sampai om bisa tau dgn memperhatikan cara dan kebiasan sehari sehari ibu,dan sampai sampai om ahmad ingin sekali bicara dengan ibu,kenapa tidak dengan ayah??kan itu lebih baik bukan?"ucap annisa
Ahmad terdiam sejenak,dan tak lama kemudian ia menjawab π"Iya nis,om memang sedang butuh bantuan ibu kmu bukan ayah kmu,jadi wajar dong kalau om bertanya tentang ibu bukan ayah kmu"ucap ahmad
π"Iyaa seterah om sajalah,kalau masalah nya begitu penting om bisa telpon ibu saja kenomor henpone nya ibu langsung,kalau begitu annisa matikan dulu ya telpon nya,assalamualaikum"
π"baiklah nis,Waalaikumsalam"
Annisa segera menghampiri kak ali,dan menceritakan kejadian tadi kepada kakaknya.
"Aku kurang suka sm om ahmad,sepertinya dia punya niat lain deh sama ibu,setiap ketemu maupun ditelpon pasti gk jauh jauh nanyain ibu"ucap annisa
__ADS_1
"Memang om ahmad dari dulu juga begitu,aku juga sering mikir kalo dia punya niat lain ke ibu karna setiap ketemu aku juga pasti sering bgt nanyain ibu"
"Dia udh punya istrikan kan kak??"ucap nisa
"Sepertinya pernah tapi antara meninggal atau bercerai,kak ali kurang tau menau masalah keluarga dia"ucap ali
Skip....
Siang hari
Disiang hari mereka akan segera bersiap siap untuk langsung segera pulang,karna ketidak mungkinan bila harus pulang sore hari karna cuaca hari ini juga sedang mendung,karna kebetulan juga th husna,mang kasmin dan umar akan segera pergi menuju kuningan,dan perkiraan akan pulang besok hari atau bisa lebih dua hari karna banyak butik yg harus diurus,dan ada beberapa toko kitab juga harus didatangi yg berada didaerah jawa dibagian solo,ada 5 ruko kitab yang menjejerkan puluhan kitab ditoko itu.
Mobil umar dan mobil kasmin bertemu dipertengahan kota,karna kebetulan mereka membawa mobil dua,jadi salah satu harus pulang kerumah dengan membawa mobil umar.
"Kmu yakin mau bawa mobil??"ucap umar
"Yakinlah,aku juga dulu kan pernah sempet belajar juga sm th ima jadi tenang aja mas,aku sedikut sedikit bisalah bawa mobil"ucap ilmi
"Hati hati ya il,jangan ngebut ngebut,aku yakin kmu pasti bisa bawa mobilnya"ucap th husna
"Hati hati ya il,mas kasmin izin berangkat dulu ya,titip ali"ucap kasmin
"Iya mas kasmin,hati hati ya"ucap ilmi
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"ucap ilmi,Dan umar pun masih setia dengan melambaikan tangan nya saat mobil mulai dijalankan
Ilmi menarik nafas panjang,karna ini adalah hal pertama kalinya ilmi membawa mobil umar,semoga ia selamat hingga tujuan,sebelum menjalankan mobilnya ilmi tidak lupa membaca doa agar diberi keselamatan dan terhindar dari segala para gangguan makhluk halus.
Alloohumma laasahla illaa maaja'altahu sahlaa, Wa anta taj'alul hazna, idzaa syi'ta sahlaa.
artinya "Ya Allah, tidak adaΒ kemudahanΒ kecuali sesuatu yang Engkau buat mudah. Dan segala kesedihan dan kesulitan, bila Engkau kehendaki, pasti akan menjadi lebih mudah.β (HR Ibnu Hibban)
__ADS_1