
Malam hari ini sedang dibahasi oleh rintikan hujan yang lebat,serasa awan sedang menumpahkan kesedihan nya pada manusia bumi,
Sudah tentu ilmi berada sendiri didalam kamarnya,dalam kesunyian dan juga dengan tatapan kosong nya,Ia berjalan kearah jendela besarnya dan berdiri dihadapan jendela sambil meraih horden besar untuk menutupi bagian kaca yg tak terbagi oleh horden nya.
Tiba tiba pintu kamar diketuk dari luar,dan dibuka,ternyata itu annisa yang hanya menampak kan kepalanya saja untuk mengintip sang ibu,ilmi tersenyum saat ada annisa "Annisa sedang apa disitu?sini sayang!"ucap ilmi sambil melangkah mendekat Kearah annisa
"Annisa sangat takut bu,banyak guntur dan petir,annisa bobo disini tidak papa ya bu?"ucap annisa
"Ah iya sayang,sini kita tidur bersama,memang nya kak ali belum pulang ya??"
"Belum bu,mungkin hari ini bakal nginep dipesantren"ucap annisa
"Ysdh,annisa bobo duluan ya,ibu mau kunci pintu luar dulu,sambil bawa minum buat nnti haus"ucap ilmi
"Iya bu,owh ya bu... annisa ingin telpon ayah boleh?dari tadi siang ayah belum kasih kabar pada kita bu"ucap annisa
"Jangan dulu deh nis,besok pagi saja ya,takutnya ayah memang sedang lagi sibuk mangkan nya belum sempat kasih kabar"ucap ilmi dan pergi meninggalkan annisa
Ilmi berjalan kelantai bawah dengan melewati tangga karna sudah ada beberapa ruangan yang sudah dimatikan lampunya dan hanya ada beberapa ruangan saja yg masih diterangi oleh lampu tidur
Setelah ilmi mengkunci pintu luar dengan rapat setelah itu pun ia segera pergi kedapur untuk mengambil botol air untuk persiapan saat ia haus ditengah tengah malam.
Dikamar
Ilmi mendekat kearah annisa yang sedang duduk ditepi ranjang kasur,sambil menatap kearah ilmi sambil tersenyum.
"Bu annisa mau minum"Ucap annisa, ilmi pun segera menuangkan air tersebut kedalam gelas belingnya namun sebelum sampai ditangan annisa dengan ketidak sengajaan gelas yg dipegangnya terjatuh terlebih dahulu sambil menimbulkan suara bising Prang prang seluruh gelas terbelah menjadi kepingan tak beraturan,Annisa sampai teriak saat melihat gelas nya jatuh.
Ilmi sedikit kaget namun ia segera buru buru mengumpulkan kepingan gelas tersebut agar tidak melukai kaki annisa.
"Buu"ucap annisa
"Engga ada apa apa sayang,kmu tidur duluan ya,biar ibu beresin gelas nya dulu"ucap ilmi
Ilmi kembali kedalam ruangan sambil membawa sapu dan juga pengki untuk mengkeduk nya.
__ADS_1
karna annisa sudah tidur lebih dulu,dan kepingan gelas tadi juga sudah beres,ilmi pun segera mencuci kaki,berwudhu dan segera untuk tidur,namun sungguh hatinya sangat tidak tenang,ia dalam keadaan gelisah saat ini,matanya mengantuk namun dikalahkan oleh rasa khawatir,ia pun selalu terbayang bayang dengan wajah suaminya,dan selalu membayangkan suaminya yg sedang mengalami sesuatu.
Ilmi pun menyebut zikir,penenang jiwa nya yg sedang cemas.
Baru kali ini ilmi merasakan sekhawatir ini,Ilmi pun segera menghubungi th ima menanya kan keaadanya yg masih dalam perjalanan kerumahnya.
📱"Aku baik il,tapi kayanya aku gk jadi nginep dirumah kamu deh,soalnya jalan kermh kmu masih jaub bgt,dan perkiraan aku bakal nginep dihotel aja hari ini,mungkin besok aku baru kerumah kmu"ucap ima
📱"Ahh begitu,ysdh,gkpp ko th,aku cmn khawatir aja,soalnya th ima gk sampe sampe soalnya,ysdh aku tutup dulu ya,Assalamualaikum"
📱"Iya Waalaikumsalam"
Ilmi pun segera memutuskan panggilan nya dan mulai mencari kontak umar untuk menelponnya.
Namun saat ia menelpon nya,hanya berdering saja,tanpa mengangkat sambungan telpon dari ilmi,Ilmi pun hanya bisa menghembuskan nafas pasrah,dan menaruh kembali henponenya disaku celana nya.
Ilmi pun langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur empuknya,dan ikut terlelap bersama dengan anak tersayang nya.
Esok pagi
Saat azan subuh berkumandang,ilmi segera berwudhu dan melaksanakn sholat subuh dikamarnya,sedangkan annisa sudah pergi dari tadi kepesantren,untuk beres beres dan ikut sholat subuh berja'maah disana.
Setelah selesai berzikir dan membaca al qur'an secukupnya yaa..walaupun sangat terbatas namun setidaknya ilmi sudah meluangkan waktu untuk hadir dihadapan Allah swt,karna setelah menikah ditambah memiliki anak ilmi harus cekatan,Ia harus memasak,mencuci pakaian walaupun umar sudah membelikan mesin cuci untuk nya namun ilmi masih tetap mengandalkan tangan nya dari pada mesin cuci,dan ditambah ia harus menyapu seluruh ruangan,dan menyiapkan perlengkapan Annisa untuk sekolah,mengaji dan lain lain dan waktu renggang untuk ilmi pun sangatlah berkurang.
Setelah jam 05.42 ilmi segera bangkit dari duduk nya,dan mulai memasak makanan untuk sarapan annisa,dilanjut menyapu ruangan,mengepel bagian tertentu,bagian yg selalu dipergunakan dengan hal hal yang namanya suci.
Dan setelah selesai pekerjaan rumahnya,ilmi pun mengakhiri nya dgn mandi dua kali dan begitu pun waktu juga semakin cepat,awan mulai menampakan kehadiran nya,dan secerca matahari pun mulai muncul dibalik awan yg putih.
Ilmi memutuskan untuk duduk diteras rumah sambil menikmati th hangat nya.
Telpon berdering
Umar..
📱"Assalamualaikum"Umar
__ADS_1
📱"Waalaikumsalam"
📱"hum...Kamu lagi sibuk?sekarang lagi apa??"
📱"Engga,aku lagi minum th"
📱"Kmu kenapa sayang?maaf ya kemarin aku belum kasih kabar,kemarin ada sedikit masalah yang harus aku selesain terlebih dahulu" ucap umar dengan gemetar
📱"Iya gkpp,masalah apa?"
📱"A-aku Bakal jelasin setelah dirumah,aku janji bakal pulang lebih cepat dari rencananya"
📱"Kamu gemeteran ya??ada masalah apa si??"
📱"Aku minta maaf,a-aku gk bisa jelasin masalah ini ditelpon,aku putus teleponnya dulu ya,Assalamualaikum"
📱"Eh knp mas...hum..Yaudh Waalaikumsalam"
Ilmi menaruh kembali henponenya,dan mulai memikirkan ucapan umar tadi,Sepertinya dia sedang mengalami masalah besar,hingga umar terus bergemetar saat ia sedang bicara pada ilmi.
Ilmi menyilangkang satu kakinya kedengkul kirinya saat ia sedang melamun,tiba tiba annisa datang dan mengucapkan salam kepada ilmi.
"Assalamualaikum bu"sambil mencium tangan ibunya
"Eh,nisa,waalaikumasalam,sudah pulang??cepat banget"ucap ilmi
"Sudah bu,iyaa,tadi si Ustazah sarah sedang demam si bu,jadi dia meminta izin untuk pulang lebih awal,dan ustad syam,dan ustad amer ikut membantu mengajar dimasjid perempuan,Dan mengajinya tiga orang yg setor hafalam bu,jadi cepat deh"ucap annisa
"Iya iya,kmu sudah makan??"
"Sudah bu,tadi masak dipesantren,jadi disuruh ikut makan deh"ucap annisa
"Iya sudah gkpp,kmu kehalaman belakang ya terus tolong jemurin pakaian yg diember ya,terus didapur blm sempet kepel jadi kmu tolong pelin ya"ucap ilmi
"Iya bu"
__ADS_1