Love Brings Heaven

Love Brings Heaven
Dicintai


__ADS_3

Asal usul ruqyah


Asy-Syifa binti Abdullah bin Abdusy Syams bin Khalaf bin Syadad al-Qarsyiyah al-Adwiyah merupakan perempuan pertama yang mengajarkan baca tulis Alquran dan pengobatan Ruqyah. Meski memiliki keahlian langka pada masanya tak membuat Shahabiyah ini jumawa, ia terkenal rendah hati.


Seperti diriwayatkan Syekh Abu Malik Muhammad bin Hamid dalam bukunya 150 Perempuan Shalihah Teladan Muslimah Sepanjang Massa, bahwa Asy-Syifa belum bisa melakukan pengobatan sebelum baginda Rasulullah SAW menginzinkannya.


"Aku tidak akan meruqyah sampai aku mendapatkan izin Rasulullah SAW," katanya.


Sebelum melakukan pengobatan dengan cara ruqyah Asy-Syifa terlebih dahlu datang menghadap Rasulullah SAW dan berkata. "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah meruqyah dengan cara meruqyah orang jahiliyah dan aku ingin menunjukkannya kepada mu," katanya.


Tidak lama kemudian Rasulullah SAW menjawab. "Tunjukanlah."


Kemudian Asy-Syifa menunjukkannya kepada Rasulullah SAW. Dengan demikian ia meruqyah dengan menggunakan namilah (sejenis potongan kulit). Setelah itu Rasulullah SAW bersabda.


"Meruqyahlah kamu dengan itu dan ajarkan hal itu kepada Hafsah, dengan nama Allah, singkirkan setan, wahai Tuhan manusia. Dan, meruqyahlah dengan menggunakan kayu kunyit dan oleskan (...bagian yang sakit)."


Satu jam berlalu...


Ilmi yang sedari tadi menunggu umar didalam mobil pun jadi bosan,karna ia hanya diam saja,karna handpone nya juga memang sengaja tak dibawa dirumah.


Ilmi pun membuka kaca mobilnya,dengan wajah cemberut sambil menunggu umar datang.


Dan sekian lama menunggunya akhirnya umar datang bersama mas kasmin.


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam,lama bngt si mas"ucap ilmi sambil cemberut


Umar tersenyum "Maaf ya il,tadi kan harus ngeruqyh sibapak dulu,jadi agak lama,maaf ya"ucap ilmi


"Kamu si mar,ilmi bukan disuruh masuk malah nunggu dimobil"ucap kasmin


"Maaf mas,ydh yu kita pulang"


"Udah siang juga nih ya"ucap ilmi jengkel


"Mas kasmin,mau pulang kerumah abi aja mar,ikut kalian berdua aja"ucap kasmin


"Iya mas"ucap ilmi


"Aku mau kepasar dulu,beli sayur sayuran,daging dagingan,sama buah buahan"ucap ilmi


"Iya udah iya il,kita kepasar dulu"ucap umar sambil tertawa geli


Skip....

__ADS_1


Pasar


ilmi turun dari mobil,dan sudah tentu umar pun ikut menemani,ilmi memilih berbelanja kepasar swalayan,dari pada ke supermarket,Saat masuk pasar,mereka tidak lupa menyelipkan doa kecil agar diberi keselamatan,dan kasmin pun memilih untuk menunggu ilmi dan umar dimobil.


Ilmi mengajak umar ketempat tukang sayur sayuran.


"Assalamualaikum bu"


"Waalaikumsalam neng,ini istri kang umar??"ucap siibu


"Iya bu,ini istri saya"ucap umar


"Klo ini mah sering belanja kesaya terus kang,ternyata istrinya toh"ucap ibu tersebut


Ilmi dan umar tersenyum "Masa iya bu,kayanya saya jarang belanja deh"ucap ilmi


"Setiap dua minggu sekali kan?ibu inget kmu sering kesini,jadi langganan ini mah,soalnya kang umar dulunya sering belanja juga kesini"ucap siibu


"Wahh,jadi langganan dapet potongan harga dong bu hehe"ucap ilmi


"Ilmi, jangan gitu"ucp umar sambil menyenggol tangan ilmi


"Gkpp kang umar,nyantai aja sam ibu mah"ucap ibu tersebut


"Ydh bu,Ilmi Mau beli sayur bayem nya dua iket,bawangnya lima ribu aja,cabenya juga lima ribu,terus ikan asin nya bu dua iket ini brp?"ucap ilmi


"Ydh ikan asin nya beli dua,terus tomatnya seplastik ini brp bu?"


"Sama neng tiga ribuan"


"Ydh sebungkus tomat nya satu,jahenya tiga ribu aja,terus sayur kangkung nya tiga iket,kacang panjang nya tiga ribu aja bu,sama lalab timun sebungkus ini brp?"


"Timun lagi mahal neng jadi harganya lima ribu sebungkus"


"Ydh,sama wortelnya lima ribu,terus sama sledri nya tiga iket ini,minyak bimoli nya dua botol bu,tempe tahunya tiga bungkus ini ya bu,terus kmu Mau sayur apa lgi mas?"ucap ilmi


"Seterah kmu aja deh"ucap umar


"Yeh seterah seterah,ydh deh bu itu aja dulu"ucap ilmi


"Ydh neng,harga nya jadi seratus dua belas ribu,karna sering belanja kesini jadi seratus pas aja neng"ucap ibu tersebut


"Haha,makasih ya bu"ucap ilmi


"makasih ya bu,ini uang nya"ucap umar sambil memberikan uang seratus ribu

__ADS_1


Setelah berbelanja sayuran ilmi dan umar segera pergi ketempat pedagang daging dagingan,ilmi ingin membeli daging sapi segar dan juga daging ayam terbaik,biasanya bila berbelanja kurang lengkap bila tidak ada daging dagingan.


"Assalamualaikum pak"


"Waalaikumsalam neng,mau beli daging nya neng?"ucapnya


"Iya pak,saya mau beli daging sapi sekilo nya berapa nih?"


"Daging sakilona 85 ribu neng,mau beli berapa kilo?"ucap bapk bapk tersebut


"Beli tiga kilo aja pak"ucap ilmi


"Yang seger seger ya pak"ucap umar


"Pasti atu kang,ini ustad ya?"ucap bpk tersebut


"Bukan pak,manusia biasa ini mah hh"ucap umar


"Hehe jarang jarang tau neng,liat istrinya belanja dianter suami nya,apalagi ini ustad,hampir sepuluh tahun saya dagang disini jarang ada yang belanja daging bawa suaminya"ucap bapak tersebut


"Bapak berlebihan,klo engga saya paksa gak mungkin suami saya mau nganter kesini ya kan?"ucap ilmi


Umar dan bapak tersebut pun tersenyum geli saat mendengar jawaban ilmi.


Skip....


Setelah berbelanja ilmi dan umar segera berbalik keparkiran menuju mas kasmin diparkiran,setelah sampai dimobilnya umar,ilmi,umar dan kasmim segera naik kemobil untuk segera pulang.


Skip...


rumah


Saat sampai rumah,ilmi segera bergegas menuju dapur untuk menata semua belanjaan tadi dipulkasnya.


Namun umarlah yang membawa belanjaan tersebut dan menaruh nya diatas meja dapur,untuk ilmi yg menatanya.


"Yang,mau dibantu gak?"ucap ilmi


"Orang niat bantu itu gak perlu dapet persetujuan dari orang nya itu,kalo niat mau bantu mah ya langsung aja atu ditolong"ucap ilmi


"Iya maaf yang"Ucap umar sambil memindahkan semua daging dagingan nya kedalam wadah yg tertutup dan ditaruh ditempat dingin.


Setelah itu ilmi segera memasak separuh belanjaan nya itu,hari ini ia ingin masak daging bumbu kuning,dan sayur kangkung dan juga menggoreng tahu dan tempenya.


Umar setia membantu ilmi dengan memisahkan daun kangkung dari batangnya,dan membantu memotong tempe dan tahunya.

__ADS_1



*Beruntunglah kamu ketika mendapatkan seseorang yang mampu menyempurnakan separuh agamamu, yang mampu membenarkanmu ketika kamu melakukan kesalahan dan juga mampu memberimu contoh dengan bijaksana. Itulah dialah yang cintanya paling dalam yang tidak mampu membawamu pada permainan cinta sesaat, yang hanya sekedar mengikuti nafsu syaithon menuju murka Allah melainkan dia yang mengajakmu menuju ikatan mulia (pernikahan) sehingga kebahagiaanmu menjadi tujuannya*


__ADS_2