
bismilah...
Dalam riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila seseorang berkunjung pada saudara muslimnya (yang sedang sakit), maka seolah-olah dia berjalan-jalan di surga hingga duduk. Apabila telah duduk, maka akan dituruni rahmat dengan deras. Apabila dia berkunjung saat pagi hari, maka sebanyak tujuh puluh ribu malaikat akan mendoakannya supaya diberi rahmat sampai sore hari. Apabila dia berkunjung saat sore hari, maka sebanyak tujuh puluh ribu malaikat mendoakannya supaya diberi rahmat sampai pagi hari.”
Barang siapa yang menjenguk orang sakit, maka dia akan masuk ke dalam rahmat Allah, sehingga jika dia duduk, dia akan ada di dalam rahmat tersebut." Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan telah dishahihkan oleh Al Albani.
🌚🌚🌚🌚
"iya abi ,tentu umar akan menerima apa yang abi inginkan ,selagi umar bisa lakukan "
"aduh "ucap abi tiba tiba meringis kesakitan dan semua orang pun kagat dengan perihal tersebut langsung mendekat kembali.
"abi kenapa ?"ucap semua anak anak nya
"kyai apa yang sakit "ucap ibu dan bapak
"mar ,kasmin ,abi udah pasrah dengan yang maha kuasa ,abi cuman mau bilang sama kamu tolong didik para santri wati dan santriwan untuk menjadi orang yang sukses ,abi sudah lemah sekarang ,g ada pilihan lagi untuk pulang mengahadap ilahi...umar ,kasmin ,razam...maafin kyai yah yang selalu buat kesalahan sama kalian dari kecil abi selalu marah marah sama kalian salah ngaji sedikit suka marah sama kalian...tapi abi sayang kalian ,abi sudah anggap razam dan umamah sebagai anak abi sendiri...zam maafin saya yah "
"ya allah bi ,jangan ngomong gitu g baik "ucap umar
"iya bi,g baik ngomong gitu ,kasmin dan umar mah udah maafin kesalahan abi dari dulu dulu juga g usah dipikirin atuh bi"
"malah mah razam dan umamah yang harus minta maaf sama kyai karna dulu kecil razam selalu bikin kyai kesel suka bikin marah marah juga "ucap razam
"makasih ya anak anak abi ,tapi ada satu permintaan lagi dari abi ,abi harap umar mau mengabulkan nya ,setidak nya abi bisa senang bila abi pergi meninggal kan kalian semua ...abi ingin umar dan ilmi menikah secepat nya bila tidak keberatan tolong ,tolong dilaksanakan nya sekarang juga ...huhf...huhf..huhf"ucap kyai rahman sambil memegang dadanya dengan napas yang tiba tiba sesak
dan membuat semua orang menjadi panik seketika ,dan kasmin buru buru memanggil dokter untul segera datang keruangan abinya
__ADS_1
umar dan ilmi saling melirik saat dilirikan kedua mereka langsung memalingkan wajah nya bersamaan .
dihati umar "bila memang ini takdir ku ,tolong ya rob ,jangan beri cela kegagalan dalam perihal ini " ucap umar smabil tersenyum kecil
sedangkan dihati ilmi "ya allah kenapa bisa secepet ini,aku serahkan segalanya kepada mu ya rab " ucap ilmi dengan muka sedih nya
"sudah y kyai,sekarang kyai istirahat ,insyaAllah bila memang jodohnya akan dipertemukan kembli dipelaminan nnti"ucap ibu menenangkan
"aku sudah tidak kuat umam,tolong...tolong kabulkan permintaan ku kali ini ,umar..."ucap abi sambil mengeluarkan nafas yang tak setabil daj juga air keringat nya terus berjatuhan dengan deras nya
tangan umar dipengang sang abi tangan abi nya pun mulai terasa dingin .
"kenapa bi ,abi mau apa ?"ucap umar sambil menitikan air mata nya
"umar ,tolong kabulkan permintaan abi ,ini yang terakhir kalinya mar,abi sudah tidak kuat lagi ,allah sudah mengirim surat untuk abi ,agar segera pulang kerahmatullah ,setidak nya walaupun abi tidak bisa melihat cucu ku nnti yang terpenting aku bisa melihat kalian mnikah menjadi seorang suami istri "
umar masih belum menjawab ia takut bila ilmi tidak mau menerima kenyataan ini,ia juga masih takut dengan perasaan nya kali ini .
"iya,ilmi dan umar akan menikah sekarang juga ,demi Allah kita melaksanakan nya sekarang "ucap Sibapak dengan tegas nya
dan semua orang pun jadi menatap nya .
"pak...ilmi belum siap "ucap ilmi bersuara pelan sambil memonyongkan bibir nya
"hum kyai rahman saya bituh bicar sebentar dengan ilmi "ucap ibu dan menarik ilmi keluar bersama dengan bapak nya
diluar...
__ADS_1
"ilmi...tolong yah terima pernikahan ini ,kamu mau kan nikah dengan umar ,apa kamu g kasihan apa sama kyai rahman dia mohon mohon sama kmu loh il..kamu tau dia itu sangat baik sama keluarga kita,dari kmu kecil dia sering jengukin kmu apalagi kalo kamu skit, terus juga dia sering gendong gendong kmu sama seperti anak nya sendiri 'ucap ibu
"iya il,bapak minta tolong ya sama kmu ,jangan bikin bapak kecewa "ucap bapak
"pak ,bu..ilmi belum siap,ilmi g bisa nikah secepet ini sama kak umar,ilmi juga g pernah suka atau cinta dengan kak umar bu..ibu tolong ngertiin perasaan ilmi ,jangan cuman ibu dan bapak yang harus dimengerti"ucap ilmi terus terang yang membuat ibu nya sakit hati dengan perkataan ilmu
"belum pernah ibu ngedenger kamu bicara seperti ini dengan ibu dan bapak ...ibu sakit hati il kamu bicara seperti ini cuman permintaan seperti ini aja kamu g bisa nerima.. ibu sakit hti sama kamu "ucap ibu dan perpaling menjauhi tempat dimana ilmi berdiri
"kamu g tau dari kecil itu ibu kamu yang selalu ngertiin kmu ,sampe sebesar ini loh il,kamu g tau perjuangan ibu kmu saat kamu hendak dilahirkan ? ada komplikasi saat itu dan disitu hnya ada dua pilihan antara hidup mati ,namun apa jawaban ibu mu waktu itu ia lebih memilih mati dari pada harus kehilang putri nya...namun setelah besar putri nya malah seperti ini ,hanya bisa menyakiti hati kedua orang tua ny...sekarang bapak serahkan segala nya padamu ,namun ingat il... bpak sudah tidak mau lagi memberi kmu kehidupan yang layak dirumah bapak lagi"
"bila kamu mau keluar ,silahkan "ucap bapak dan pergi meninggalkan ilmu dan menarik ibu nya
ibu bersama bapak kembali kedalam ruangan dan disitu juga sudah ada dokter yang datang .
"bagaimana kondisi abi saya dok? "ucap umar
"begini nak umar ,saya selaku dokter juga tidak tau kuasa tuhan mau bagaimana saya tidak bisa memberi tanggapan ,dari yang saya periksa kyai rahman tidak memiliki riwayat penyakit asma atau pun penyakit jantung ,kita sama sama berdoa ya ,dan tolong suster ambilkan gas oksigen untuk kyai rahman "ucap dokter dan tak lama pun ia keluar dari ruangan
"bagimana jawaban ilmi tentang ini razam "ucap kyai pada bapak
ibu dan bapak saling lempar lirikan
"hum..ilmi ...hem"ucap bapak gugup
"aku siap untuk menikah dengan kak umar "tiba tiba ilmi datang dan berbicara seperti ity.
semua orang pun yang mendengar menjadi tersenyum bahgia ,dan begitupun ibu dan bapak yang menjdi bingung sendiri.
__ADS_1
dan seketika ilmi memeluk ibunya dengan hangat sambil membisikan kata maaf pada ibu nya.
...jangan lupa like nya✨♥...