Love Brings Heaven

Love Brings Heaven
6 bulan


__ADS_3

Pagi itu begitu cerah membuat suasana menjadi lebih indah,Begitu pun pada dua orang suami istri yg sedang Berpelukan dalam kamar pribadinya,sambil sesekali menumpahkan air mata yg turun dari matanya


Ilmi mengelus pungung suaminya "Kamu ga perlu khawatir begitu mas,aku disini ada th husna,ada bi inem ada david juga,kmu ga perlu khawatir seperti itu,Kamu kan harus pergi ngajar,ga baik klo semisalkan kmu batalkan"ucap ilmi dengan lembut


"Aku si Pengennya begitu ,tapi hari ini aku ngerasa takut aja buat ninggalin kmu,hati aku ga tenang kalo Jauh dari kmu,hati aku sedih sayang"ucap umar


"Kamu tenang aja mas,aku akan baik baik aja disini,biasanya juga kmu ga seperti ini,buat apa juga kamu nangis,kan cmn pergi beberapa hari aja mas,sekarang kmu siap siap,aku antar kmu sampe bandara"ucap ilmi


"Ak...aku.."Ilmi segera menyela ucapan umar sambil melepas pelukkannya


"Kamu tenang aja mas,ada Allah yg jaga aku,kmu ga perlu khawatir begini,Nangis pula,Aku akan baik baik aja "ucap ilmi menyakinkan


Hari dimana kepergian umar untuk mengajar diluar kota membuat Suasana nya menjadi tidak tenang,Tidak seperti biasanya,hari ini dia lebih Khawatir dan merasa akan terjadi hal hal sesuatu pada ilmi,Umar merasa takut bila harus pergi dan meninggalkan ilmi disini...Umar sudah bilang pada ilmi untuk tidak jadi pergi mengajar dan akan membatalkan undangan ini,nmun ilmi melarangnya dengan iming iming "G baik klo tiba tiba kmu batalkan undangan mengajar itu" jadi dengan Ucapan istri yg terus mengucapkan hal ini jadi umar pun mengiyakan walaupun sedikit cemas.


Skip...


Bandara


"Kamu harus terus istigfar,biar kamu tenang"ucap ilmi menenangkan umar


"Iya il,kamu juga harus terus istigfar,Minta perlindungan sma Allah,semoga saat kepergian aku,kmu sama dede baik baik aja"ucap umar sambil mengelus ubun ubun ilmi


"Iya mas"


"Kamu tenang aja mar,ada th husna yg bakal jagain ilmi,Kalo dia mau makan sesuatu sesulit permintaan nya itu apapun,..insyaAllah bakal dikabulkan,Kmu tenang aja mar,janga khawatir,muka kamu sampe pucat begitu"ucap th husna

__ADS_1


Ilmi mengelus wajah suaminya "Mas...kamu ga usah takut begitu,muka kamu sampe pucat begitu,Aku doakan semoga kmu selamat sampai tujuan,...amin"ucap ilmi


"Iya mar tenang aja,ilmi ga sendiri ko,ayo kita harus buru buru mar,Sebentar lagi waktunya penerbangan kita selanjutnya"ucap mas kasmin


"Ya kmu juga hati hati ya mas,jangan lupa istigfar,terus berdoa minta keselamatan"ucap th husna pada mas kasmin


"Iya mi,titip salam ya sama ade"ucap mas kasmin


"Iya nanti umi sampaikan pada Sidede"ucap th husna


Setelah itu umar dan mas kasmin memutuskan segera masuk kedalam gedung tinggi itu...


Th husna pun menuntun tangan ilmi untuk segera pergi dari bandara karna tiba tiba angin begitu kencang,sepertinya akan turun hujan.


"Kamu pake Sweter dulu ya il,biar ga masuk angin,Sebelum kita pulang kita pergi keminimarket dulu ya,soalnya Th husna mau beli sesuatu disana"ucap th husna


Ilmi menatap kearah luar jendela mobilnya,ternyata hujan sudah mulai turun dari langit membuat suasananya menjadi lebih dingin dari sebelumnya, Bila ditanya ia sedang khawatir sudah tentu iya jawabannya,Sebenernya ia juga mulai gelisah dengan hatinya,Dalam benak ilmi, "Akan ada bencana apa hingga membuat hati saya jagi gelisah begini,Semoga ini bukan pertanda buruk" namun ditengah tengah lamunan nya tiba tiba pundaknya ditepuk oleh th husna membuat lamunan nya kabur seketika.


"Il...jangan sering ngelamun begitu,kebiasaan deh,ayo turun,udh sampe ini"ucap th husna


"Ah,iya tapi aku ga ikut masuk ya th,aku Disini aja,gak apa apa??"Ucap ilmi


"Hah?iya udah deh gk apa apa,Kmu disini jangan ya jangan kemana mana,banyak kendaran soalnya"ucap th husna


"Iya th"ucap ilmi

__ADS_1


"Kak ilmi saya antar th husna dulu ya keluar,saya juga kebelet pipis hehe"ucap david


"Iya gk apa apa"ucap ilmi


Disitu ilmi ditinggal sendirian didalam mobil,Ilmi sedang melihat jalan raya yg terus dilewati oleh para pengendara mobil dan motor,Namun ada satu yg menjadi pusat perhatiannya yaitu adalah seorang Ibu paruh baya yg hendak menyebrang jalan raya dengan penuh kesulitan,karna disitu hampir pengendara mobil yg begity banyak,besar besar pula.


"Aku kasihan sama ibu itu,pasti dia kesulitan buat nyebrangin itu jalan,Aku mau bantu,tapi...keadaan aku yg begini apa bisa aku bantu dia"ucap ilmi seorang


Namun ilmi belum turun untuk membantu ibu tersebut,namun saat didetik detik terakhir ibu itu akhirnya bisa jalan namun karna keteledoran nya ia hampir saja tabrak oleh mobil Tanah yg berukuran cukup besar,Ilmi yg melihat itu pun segera keluar dari mobilnya dan berlarian mencoba untuk menolong ibu setengah paruh baya itu,dengan perutnya yg sudah cukup membesar itu.


Posisi sang ibu berada ditengah tengah jalan raya yg luas,Ia tidak bisa terburu buru karna tidak sengaja dompet yg dipegang olehnya terjatuh dari genggamannya,sedangkan Diarah belakang terdapat mobil sedan yg sedang melaju kencang,Ilmi berlari mendekati kearah ibu tersebut Dengan didetik detil terakhir ia berteriak kepada ibu tersebut "IBUUUU~~"


refleks ibu tersebut menghentikan Tangannya untuk mengambil dompet miliknya dan mencoba melihat kearah Disebrang jalannya,ternyata anak muda berjilbab yg sedang memanggilnya "IBUU...AWASS ADA MOBIL" ucap ilmi yg kedua kalinya, Ibu tersebut pun Melihat kejalan yg berada dibelakangnya,Ibu tersebut pun tercengang karna ketakutan,namun ia tidak bisa menyelamatkan diri dari mobil tersebut karna posisi mobil tersebut sangat dekat dengan ibu tersebut,Ilmi yg melihat kejadian itu pun segera berlari ketengah tengah jalan raya,untuk menyelamatkan ibu tersebut dan "BRUKK"


Ngiung...ngiung... ngiung


...IGD...


Seorang pria bertubuh tinggi itu keluar dari ruangan yg Penuh dengan pasien pasien korban tabrak lari,Darahnya sudah ada dimana mana,Ia nampak pucat saat keluar dari ruangan itu.


"Dokter,bagaimana keadaan Ilmi dok??apa dia baik baik saja,bagaimana dengan kandungannya dok??"Pertanyaan itu terus terucap dari mulut husna,dia sedang khawatir dengan keadaan adik iparnya.


"Kakak harus sabar,Pasien baik ko,hanya saja kaki dan tangan kirinya mengalami patah tulang,dan...untuk kandungannya saya tidak.."ucap nya terhenti


"Kenapa dok,ada apa dengan kandungan ilmi??"

__ADS_1


Sang dokter menarik nafas "Maaf kak,untuk kandungannya kami tidak bisa menyelamatkan nya,air ketubannya pecah secara tiba tiba karna dorongan kuat yg membuatnya pecah sehingga sang bayi pun tak selamat,kami mohon maaf kak,kalau begitu saya permisi"


Setelah Mendengar ucapan sang dokter yg menjelaskan kronologi keadaan ilmi yg sangat sangat kurang baik,Hati husna pun sedih mendengar kenyataan tersebut,ia merasa sudah gagal menjadi kakak ipar sekaligus ibu bagi umar dan ilmi,ia bingung bagaimana ia menjelaskan kejadian ini pada umar dan ilmi,pasti mereka berdua sedih mendengar kenyataan yg pahit seperti ini.


__ADS_2