
Rumah Tangga tanpa Problem?
Bukan berarti sebuah kehidupan yang bahagia, sama sekali tak pernah ada masalah, karena “ Baiti Jannati “ yang ditegakkan Rasulullah shalallahu ’alaihi wa sallam pun pernah pula mengalami persoalan seperti, cemburu antara para istri, permasalahan tambahan nafkah, perbedaan pendapat, dan selainnya yang sebenarnya wajar karena bagian dari tabiat manusia.
Ada nasehat berharga dari beliau agar masing-masing pasutri mampu berkaca, sudahkah menjalani ritme kehidupan selaras dengan syariat Islam? Kenapa begitu banyak persoalan dan fitnah menghampiri, rezeki yang kurang lancar, perubahan karakter pasangan atau anak yang sulit diatur
احْفَظِ اللهَ يَحفَظك،اِحفظِ اللهَ تَجٍدْهُ أَمَامَكَ، تَعَرَّفْ إلى اللهِ في الرَّخاءِ يَعرِفْكَ في الشِّدةِ، وَاعْلَم أن مَا أَخطأكَ لَمْ يَكُن لِيُصِيبَكَ، وَمَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُن لِيُخطِئَكَ، وَاعْلَمْ أنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ، وَأَنَّ الفَرَجَ مَعَ الكَرْبِ، وَأَنَّ مَعَ العُسرِ يُسراً)
“Jagalah (Syari’at) Allah, niscaya Allah akan menjaga dirimu. Jagalah (Syari’at) Allah, niscaya kamu akan mendapati Allah berada dihadapanmu. Ingatlah Allah ketika kamu dalam keadaan senang, niscaya Allah akan mengingatmu ketika kamu dalam keadaan sempit. Ketahuilah ! sesungguhnya sesuatu yang ditaqdirkan tidak mengenai dirimu, pastilah tidak akan menimpamu dan apa yang telah ditaqdirkan menimpamu, pasti akan mengenai dirimu.
Ketahuilah! sesungguhnya dengan kesabaran akan datang pertolongan. Sesungguhnya dibalik kesengsaraan itu pasti ada kesenangan, dan dibalik kesulitan pasti ada kemudahan” ( HR. Abu Hurairah dan dishahihkan oleh Al-Bani dalam shahih Al-Jami’, nomor 2961 ).
Kunci ampun yg bisa kita dari segala dosa dalam rumah tangga itu adalah Sabar bu,Saya juga pernah merasakan kesal yg luar biasa padahal saya masih pengantin baru bu ya Haha,saya juga sama bu manusia biasa apalagi saya masih muda masih banyak halangan bagi saya kedepannya,saya juga pernah ngambek sama suami saya tapi suami saya sangat sabar sekali pada saya,yaaa...walaupun suami saya kadang kadang suka ngambek secara tiba tiba,padahk dulu dia ga gitu bu,mungkin efek dari apa kali ya Haha...
Saya mau tanya bu ada yg tau suami terbaik itu seperti apa???Wah baik karna sering kasih uang banyak ya bu haha bukan ya bu,namun Suami terbaik adalah yang paling baik pada keluarganya, contohnya selalu membantu urusan istri di rumah.
__ADS_1
Membantu pekerjaan istri di rumah termasuk bentuk berbuat baik dari suami pada istri dan menunjukkan keluhuran akhlak suami.
Coba lihat bagaimanakah contoh dari suri tauladan kita, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau berada di rumah.
عَنِ الأَسْوَدِ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ مَا كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَصْنَعُ فِى أَهْلِهِ قَالَتْ كَانَ فِى مِهْنَةِ أَهْلِهِ ، فَإِذَا حَضَرَتِ الصَّلاَةُ قَامَ إِلَى الصَّلاَةِ
Dari Al-Aswad, ia bertanya pada ‘Aisyah, “Apa yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan ketika berada di tengah keluarganya?” ‘Aisyah menjawab, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membantu pekerjaan keluarganya di rumah. Jika telah tiba waktu shalat, beliau berdiri dan segera menuju shalat.” (HR. Bukhari, no. 6039)
Dalam Syarh Al-Bukhari karya Ibnu Batthol rahimahullah disebutkan bahwa Al-Muhallab menyatakan, inilah pekerjaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di rumahnya. Hal ini wujud tanda ketawadhu’an (kerendahan hati) beliau, juga supaya umatnya bisa mencontohnya. Karenanya termasuk sunnah Nabi, hendaklah seseorang bisa mengurus pekerjaan rumahnya, baik menyangkut perkara dunia dan agamanya.
As-Sindi rahimahullah dalam catatan kaki untuk Shahih Al-Bukhari menyatakan bahwa membantu urusan rumah termasuk kebiasaan (sunnah) orang-orang shalih.
"Alhamdulilah ya bu, tidak terasa waktu berjalan begitu cepat ya bu,saya harus akhiri tausiah hari ini,tapi mumpung masih ada waktu beberapa menit lagi jadi ada pertanyaan yg mau ditanyakan bisa langsung berdiri aja bu dan sebutkan nama dan masalahnya bu"
Ada satu wanita yg terlihat masih muda berdiri dan izin untuk memperkenal kan nama dan menyebutkan permasalahanny "Assalamualaikum wr wb ustazah',sebelumnya perkenalkan ngaran abdi teh sri wahyuni abdi th masih berumur 23 tahun ustazah,abdi baru saja menikah dua tahun yg lalu,dulu kami menikah tidak pernaj ada yg namanya bertengkar atau sebagainya,namun saat akhir²ini dia lebih cuek dan suka marah marah,dulu kami saling mencintai ustazah tapi knp akhir akhir ini dia malah bersikap seperti itu,dengan kecurigaan saya, saya mencoba menyelidiki kembali ternyata benar ia bermain api dibelakang hubungan pernikahan ini,hati saya hancur ustazah,saya marah besar waktu itu,namun saya mencoba sabar ustazah hingga berselang waktu 3 bulan saya tetap sabar,saya juga sebenarny sudah ingin bercerai namun saya memikirkan nasib anak yg saya kandung,dia butuh seorang ayah,jadi saya tahan hingga sekarang,... namun lama kelamaan ia malah makin menjadi jadi hingga saya tidak tau jalan mana yg harus saya ambil....pertanyaan saya apa boleh istri meminta cerai pada suami yg berselingkuh??,terimakasih ustazah,Wasalamualaikum wr wb"
__ADS_1
"Waalaikumsalam wr wb Ukhti, hidup ini pasti ada ujian, belum berkeluarga ataupun sudah. Yang suda berkeluarga tentu ujiannya lebih banyak, karena itu apabila berhasil pahalanya pun lebih banyak. Lihat surat at-Taghabun: 15.
Bagaimana kalau istri banyak mendapati hal yang tidak disukai dari suaminya? Memang tidak ada dalil bahwa semua tindakan suami harus disenangi istri, karena boleh jadi istri salah atau mengikuti hawa nafsunya. Satu contoh; suami yang kaya, bijak, dan adil, bila dia hendak menikah lagi tentu istri kurang suka, kecuali istri yang dirahmati oleh Allah. Karena itu Allah Subhanahu wa Ta’alaberfirman:
وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِن كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا
“…Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (Qs. An-Nisa’: 19).
وَعَسَى أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرُُ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ
“…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Qs. Al-Baqarah: 216).
Apabila yang tidak disukai oleh istri karena suami sering menyakitinya dengan lisan atau perbuatan, nasihati dengan lisan atau perbuatan, nasihati dia dengan kata-kata yang lembut, bila perlu tunjukkan dalilnya, dan bersabarlah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
اَلْمُسْلِمُ إِذَا كَانَ مُخُالِطا النَّاسَ وَ يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ خَيْرٌ مِنَ المُسْلِمِ الَّذِي لاَ يُخُالِطُ النَّاسَ وَلاَ يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ
__ADS_1
“Orang muslim jika dia bergaul dengan manusia dan bersabar atas gangguannya, maka dia lebih baik daripada orang muslim yang tidak mau bergaul dengan manusia dan tidak bersabar atas gangguannya.” (HR. Tirmidzi: 2431, dishahihkan oleh Al-Albani; lihat Shahihul Jami’: 6651).
Kalo ukhti nanya bagaiman hukum istri yg tersakiti oleh suami yg berselingkuh apa boleh minta cerai?? jawabannya boleh ibu,tapi klo ibu mau bersabar hingga menunggu suami ibu kembali kejalannya berarti ibu juga engga sia sia menunggu suami ibu yg berselingkuh itu karna sabar nya ibu akan diganjar dengan pahal yg berlimah ruah,seperti apa kata saya tadi....Saya doakan semoga rumah tangga teteh wahyuni bisa langgeng terus,semoga suami yg berlaku buruk disebelumnya mudah mudahan ada kesadaran dan meminta maaf kembali kepada th wahyuni kedepannya,dan semoga keluarga th Wahyuni diberi kesehatan selalu amin² yarabbal alamin"