
"Tidak ko mas,tadi saya bersama tmn saya, tapi karna tiba tiba teman saya sakit perut jadi dia pergi ketoilet dulu ,dan saat saya hendak mengambil kursinya sendiri tiba tiba saya terpeleset hingga menajong kursi didepan saya hingga menimbulkan semua kursi jatuh menimpa saya"
"Astagffirullah,eh tunggu tunggu nur,sepertinya jidatmu terluka,wajahmu juga lembab hingga menimbulkan memar kemerah merahan,saya ambil kotak Ps3k ya"
"Tidak usah mas,ini hanya luka kecil saja"ucap nurul
Saat umar hendak keluar tiba tiba pintu gudang terkunci dengan sendirinya,umar panic sehingga menarik pintunya dengan paksa namun tetap pintunya tak terbuka sedikit pun umar pun mengedor ngedor pintu nya siapa tau ada orang yanh bisa mendengarnya,umar sangat frustasi
"mas umar...ada apa?"ucap nurul
"Pintunya terkunci nur,siapa yang melakukan ini,apalagi kita hanya berdua bukan muhrimnya lagi,YaAllah"ucap umar
"Apa jangan jangan ini fitri,kan hanya fitri yang tau klo aku ada disini,apa dia ngerencanain semuanya?dan dia emng sengaja mau ngunciin aku sm mas umar,seneng si... tapi aku takut th ilmi marah"batin nurul
"Maaf ya mas gara gara saya mas jadi kena masalah besar karna harus terkunci disini"ucap nurul
"Ini bukam salah kmu ko,emng saya juga tadinya mau kesini mau ambil meja,jadi ini bukan salah kmu"ucap umar
"mana Saya ga bawa hv lagi"ucap umar kembali
"Mas umar...jadi kita harus bagaimana?disini tidak ada jendela,atau pun pintu belakang untuk keluar,minta tolong pun tak ada yang bisa mendengar suara kita mas"ucap nurul
"Allah tidak akan tinggal diam saja nur,pasti ini semua ada hikmahnya dan Allah juga pasti sudah merancang ini semua,saya akan berusaha cari pertolongan,kamu pijit dulu kaki kamu,pasti itu sangat sakit"ucap umar sambil terus mengedor ngedor pintunya
__ADS_1
skipp...
jam 8malam....
Ilmi Sudah pulang sedari tadi dari kampus,ia memng sedikit kesal saat ini alasannya adalah kata umar ia akan menjemput nya saat ia pulang nnti,ilmi bilang ia akan pulang jam dua siang dan akan lanjut praktek hingga ke jam lima,namun saat ilmi menelponnya..umar tak menjawab panggilan dari ilmi hingga pesan yang berjejer pun tak juga dapat balasan,ilmi jadi sebal pada umar,jadi karna ia sudah menunggunya lebih dari satu jam jadi ia pun memutuskan untuk pulang menggunakan taxi online saja,ia juga sudah menghubungi ibunya untuk pergi makan malam dirumahnya malam ini,karna ia juga merasa rindu pada kedua orang tuanya,ia juga sudah meminta izin pada umar tadi pagi dan ia pun mengizin kannya.
Saat ilmi sampai dirumah umar tak terlihat sam sekali padahal ilmi pikir ia memang ketiduran hingga lupa bangun,namun ternyata umar tak ada dirumah, ilmi memang tak memiliki pikiran yang buruk terjadi kepadanya jadi ia langsung menghubungi mas kasmin siapa tau ia tau dimana keberadaan umar,saat terhubung panggilan nya ilmi langsung bertanya kepada mas kasmin perihal umar, ucapmas kasmin... Ia tak tau keberadaan umar namun sepertinya ia sudah datang sedari tadi tepatnya pagi menjelang siang karna mobil umar sudah terparkir diparkiran dari tadi tapi kasmin tak pernah melihatnya dari tadi siang hanya saat sarapan saja.
Setelah mendapatkan kabar dari kasmin yang kurang memuaskan, ilmi pun jadi panik hingga ia pun segera membersihkan dirinya dan langsung mengerjakan sholat magrib dan setelah itu ia langsung memesan ojek yang berada didepan rumah untuk menghantarkan nya kepondok pesantren untuk mencari umar.
"Assalamualaikum th"ucap ilmi pada istri mang kasmin
"Waalaikumsalam wr wb..kamu kenapa il?ko kaya orang bingung gitu?kamu duduk dulu lu yah"ucap tth ipar dan ilmi pun langsung duduk dan menceritakan semua kejadiannya pada tth iparnya
"Astagfirullah...kamu serius il?terus umar ga bilang apa apa sama kamu,takutnya umar emng lagi keluar tapi pake taxi online dan naruh mobilnya disini?"
"Ga mungkin teh,kalo semisalkan emng dia mau pergi pasti dia bilang sama aku"ucap ilmi
"Sebentar ya il tth tlpn mas kasmin dulu,untuk segera pulang dari pondok"ucap tth ipar dan mengangkat hendpone nya
Beberapa menit kemudian tth nya selesai juga tlpnnan bersama mas kasmin
"Kamu yang sabar ya il,tth yakin dia pasti ga ilang tth yakin dia pasti ada disini ko,tadi tth tlpn mas kasmin dan dia jg sempet nyari umar dan bilang katanya tadi ada anak santri yang liat umar juga dia masuk kedalam kelas tujuh,praktek Baca Al Qur'an,pasti dia ada disini juga siapa tau aja dia ketidurn disuatu tempat dan lupa juga akan bawa hv nya"ucap tth iparnya
__ADS_1
"Kita cari ya teh"ucap ilmi
"Iya pasti il tapi kamu jangan sedih gitu atu il,senyum atu"
Skipp....
Sudah jam sepuluh malam umar masih blm ditemukan,hingga semua para santri juga ikut membantu untuk mencari kehilangannya umar,santriwati pun juga ikut berkeliling kompleks saat mendengar berita bahwa mas umar menghilang.
Ilmi duduk dibawah pohon dengan tergulai lemas,ia bingung harus mengespresikan nya dengan bagaimana sedih,atau marah.
saat ilmi ,mang kasmin dan tth ipar duduk bersama dibawah pohon tiba tiba ada segerombolan anak kecil penghafal Al qur'an...ia juga membawa sebuah tas yang sama persis umar punya.
"Assalamualaikum ustad,ustazah"ucap anak anak itu
"Waalaikumsalam wr wb...ada apa sayang?ko malam malam begini kalian blm tidur"ucap tth ipar
"Maaf ustazah,saya ingin memberikan tas milik ustad umar yang tertinggal diatas meja pagi tadi "ucap wuje
"Mksd wuje ustad umar masuk kelas pagi ini kekelas kamu?Setoran Hafalan kah?"
"Iya ustad,tapi setelah jam istirahat ustad umar belum juga kembali hingga kami pulang"ucap wuje
"Sayang kamu bisa ceritakan giman awal mulanya?"ucap ilmi
__ADS_1
"Bisa ustazah,waktu pagi itu di jam setengah delapan ustad umar masuk kekelas kami dan langsung menyuruh kami membaca asmaul husna seperti biasanya,dan setelah itu kami setoran hafalan surah Al hadid kepada ustad umar,dan kami menulis semua apa yang diperintahkan oleh ustad umar,saat bel tiba kami disuruh untuk istirahat seperti biasanya dan kami juga diperintahkan untuk menyetor hafalan amil setelah masuk kembali, tapi setelah msuk kembali ustad umar tak juga datang...dan saat dijam bersamaan ustazah rere datang dan bergantian mengajar kami...dan tas ustazah rere menyuruh Kami untuk mengembalikan tas ustad umar karna waktu itu ustazah rere ditlpn oleh ibunya yang katanya sedang sakit dan harus segera pulang"