Love You Boss

Love You Boss
Ep 1


__ADS_3

angin sepoi sepoi menambah suasana malas dipagi hari. Gadis cantik nan manis masih terus meringkuk dibawah selimut empuknya.


"Annaaaaa.... cepat bangun jangan sampai mendapat surat cinta dari dosenmu lagi !" suara mama marta menggelegar mengiris gendang telinga tetangga.


"Banjir toloooongg.. tolong anna belum melamar pak duda" ucap anna sembari merayap dilantai yang basah karena air yang disiramkan mamanya sampai tumpah kelantai.


"Dasar anak kurang seons kalo banjir itu lari bukan merayap. Selamat tidak, dijemput malaikat israil iya !" ucap mama marta lagi sembari menyeret anna ke kamar mandi.


"Ishhh.. mama tega bener sama anaknya yang cantik, seksoy dan membahana ini" ucap anna dengan mimik wajah cemberut sedangkan mama marta tidak menggubris dan berlalu begitu saja tanpa bersalah pada anaknya.


dilantai bawah tampak ayah darma sedang mengumpat atas kelakuan istri dan anaknya.


Dosa apa aku dikehidupan sebelumnya bisa menikahi wanita kurang se ons bonus anak kurang 2 ons ucap ayah darma dalam hati mendengar suara petasan 2 kuntilanak cantiknya.


tak lama anna turun dengan tergesa-gesa karena hari ini ada kuliah umum yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa basi alias mahasiswa semester tujuh tanpa menghiraukan sarapannya. mama marta hanya menggeleng melihat putri satu satunya yang diluar prediksinya saat membuat dulu


...****************...


Setelah sampai dikampus seperti biasa ada saja tingkah anna dan itu dianggap hiburan untuk menghilangkan stres bagi teman-temannya.


"holla eperibadehhh anna come back!" ucap anna menggelegar di aula masih dengan tingkah gesreknya melambaikan tangan tanpa menyadari adanya manusia yang sudah menahan geram sedangkan teman temannya yang sudah paham kelakuan absurdnya hanya menggelengkan kepala saja.


"Sudah selesai pertunjukannya? " suara lantang penuh ketegasan berhasil membuat anna bungkam seketika.


duh gusti makhluk dari planet mana ini membuat lambungku meronta ingin keluar. astagaa mamaa boleh gak bawak pulang anak orang kebelet dikawini ini huhuu ucap anna dalam hati masih dengan mulut menganga dan mata melotot hampir keluar.


"Duduk jika ingin belajar dan keluar jika hanya merusuh saja !" ucap orang tersebut kembali menyadarkan anna dari keterkejutannya.


"Bapak jangan galak galak, anna tidak ikhlas bila nanti kadar ketampanannya berkurang seons!" ucap anna sembari mengerlingkan matanya


"Diam dan minum obat cacing agar matamu sehat !" sahut orang tersebut dengan tatapan yang semakin tajam.

__ADS_1


"Dasar manusia kaku masa kedipan cinta dikira cacingan. Untung ganteng kalo jelek sudah anna kirimin surat cinta buat malaikat israil biar dicabut nyawanya sekalian" gerutu anna sembari mendaratkan pantatnya di kursi yang sudah disiapkan sasa sahabatnya.


sepanjang jalannya seminar mata anna hanya tertuju dengan bibir manis orang tersebut sedangkan apa yang dibicarakan mental diotakknya hingga sesi tanya jawab dimulai


"Baik apa ada yang ingin ditanyakan ?" tanya orang tersebut dan anna reflek mengangkat tangannya


"Ya silahkan" ucap orang tersebut


"Bapak ganteng boleh anna tau namanya ? sekaligus alamat rumahnya?" ucap anna dengan gaya slengeannya


"Kan lu uda tau egek namanya kenapa tanya lagi" bisik sasa ke anna tapi tak digubris sedangkan orang yang mendapat pertanyaan tersebut hanya menahan emosi mendengar pertanyaan unfaedah anna.


"Saya rasa tidak perlu saya jelaskan siapa saya dan dimana alamat saya. Jika tidak ada lagi yang ingin ditanyakan saya akhiri kegiatan hari ini. Terimakasih" ucap orang tersebut sembari berlalu dari ruangan tersebut.


Anna yang terkenal pantang menyerah pun bergegas mengejar orang tersebut tanpa memperdulikan teriakan sasa.


Sampai di parkiran anna dengan tanpa dosa menyelonong masuk kedalam mobil mendahului manusia yang memiliki mobil.


"Bapak ke jalan kenanga no 03 ya" ucap anna kembali pada nino namun mobil masih urung dijalankan karena masih ingin melihat pertunjukan gratis.


"Kamu lagii ! bisa tidak berhenti mengganggu saya !" ucap orang tersebut dengan tangan yang mengepal hingga terlihat urat nadinya


"Tidak bisa bapak Alvaro Bagaskara yang terhormat sebelum anda mau saya bawa kerumah untuk dikenalkan dengan keluarga saya sebagai calon mantunya!" ucap anna lantang membuat nino yang mendengar ucapan anna menyemburkan air mineral yang baru saja diminum


"Saya duda, D-U-D-A jadi abaikan keinginanmu itu dan turun dari mobil saya!" ucap alvaro dengan menekankan kata duda agar diingat oleh anna dan berhenti mengganggunya


"OMG... anna seneng banget akhirnya dapet duda beneran. Asek-asek bisa pamer ke mama ini. Yuk cepetan ke rumah anna uda ga sabar mau ngenalin duda imam masa depan anna" ucap anna antusias dengan binar bahagia terlihat jelas diwajahnya.


Nona ini sungguh ajaib diciptakan lajang tinggal tunjuk memilih duda yang jelas jelas itu bekas orang ucap nino dalam hati sedangkan alvaro hanya bisa melongo mendengar ucapan bocah didepannya.


"Abang pusing kah kenapa mijit kepala sini biar anna yang pijitin. Pijitan anna dijamin endul serendul ga kalah dengan pijetan mbah tukiyem" ucap anna lagi sembari mengangkat tangannya hendak memegang kepala alvaro namun melayang karena alvaro mencengkeram erat tangan anna dan melirik sinis pada nino asistennya yang curi curi pandang dengan pertandingan bossnya.

__ADS_1


"Kondisikan tanganmu dan duduk diam jika tidak ingin aku lempar !" desis alvaro dengan menghempas kasar tangan anna.


"Adek siap kok bang dilempar kehatimu kalo keranjangmu minimal nikah siri dulu lah bang biar kalo celap celup kagak dosa" ucap anna kembali tanpa saringan.


Niat hati alvaro untuk membalas ucapan anna terpotong karena mobil sudah sampai didepan rumah anna.


Tanpa babibu anna langsung menarik paksa alvaro untuk masuk kerumahnya sedangkan alvaro hanya pasrah dengan kelakuan anna.


"Assalamualaikum mamaa, yuhuuuuu.. anakmu yang cantik bawa calon mantu untukmu" ucap anna menggema hingga alvaro menutup telinganya yang berdengung.


Mama marta yang mendengar kata mantu langsung berlari dari dapur karena terlalu bahagia anaknya yang kurang seons membawa mantu untuknya.


sepertinya aku harus menggelar syukuran karena anakku ada yang mau ucap mama marta dalam hati hingga sampai di ruang tamu.


"Hohoooo.. mantu mama astaga ganteng banget coba ketemunya sama mama dulu uda mama jadikan suami kedua ehe" ucap mama marta sembari memutar-mutar tubuh alvaro. Anna yang tidak terima dengan ucapan mamanya langsung berteriak lagi


"Stop ma! kau mencuri milikku!. Ini milik anna lagian mama uda tua sok-sok an mau bersuami dua punya papa saja sering ngeluh encok !" sengit anna dengan melepas alvaro dari cengkraman mamanya.


oh tuhan kenapa ibu dan anak sama sama gila umpat alvaro dalam hatinya sembari menahan malu karena ucapan frontal ibu dan anak tersebut.


Mama marta yang tidak terima membalas sengit ucapan anaknya


"Dasar anak durjana kalo ga ada mama kamu ga keluar ga bisa dibuat harusnya bersyukur punya mama yang masih tetep awet muda cantik seperti mama!" ucap mama marta lagi sedangkan alvaro yang semakin pusing dengan keduanya memilih untuk melerainya.


"Ehmm.. maaf tante apakah masih belum selesai ? apa saya tidak boleh duduk dulu ?" ucap alvaro memelas karena terlalu lelah dengan apa yang terjadi hari ini.


"Aduhh mama sampe lupa ayo duduk dulu mama buatin minuman ya" ucapnya berlalu namun belum sampai 5 langkah mama marta berbalik lagi


"Jangan panggil tante panggil mama saja seperti anna kan sebentar lagi kamu jadi mantu mama" ucap mama marta dan berlalu dari ruang tamu.


kini hanya keheningan diantara keduanya yang setia menunggu kedatangan mama marta.

__ADS_1


__ADS_2