Maafkan Aku, Mencintai Selirmu

Maafkan Aku, Mencintai Selirmu
New Job


__ADS_3

Ary menyelesaikan semua pekerjaan yang diperintahkan oleh Reno, mempersiapkan keperluan Dins untuk bekerja sebagai sopir sekaligus asisten Medina.


Reno menyuruh Ary kerumah Dins untuk memberi tahu pekerjaan barunya tersebut.


Ibu Dins membuka pintu dan menyiapkan teh hangat untuk tamu anaknya itu.


" Dins...bos menyuruh aku untuk mempersiapkan semuanya, gaji kamu 3 kali lipat dari kerjaan kamu sekarang" Ary memberikan map formulir yang harus dilengkapi Dins.


" Makasih mas Ary.... pekerjaan ini berarti buat saya, sy sangat menghormati dan menghargai bos Reno...dia sangat baik padaku " kata Dins


" Nanti kamu akan menemani dan mengantar istri bos Reno, untuk semua keperluan dan pekerjaannya " kata Ary sambil meminum teh buatan ibu Dins.


" Baik mas....semoga sy bisa diterima dengan baik, walaupun saya sebenarnya kurang menyukai Istri bos Reno " Dins kembali mengingat sosok Nindy yang kasar dan selalu membuat dirinya tidak nyaman.


" Kamu pernah ketemu sama istri bos Reno?? kamu adalah satu- satunya orang yang mengatakan tidak suka padanya..kamu waras Dins ? hahahahah " Ary tertawa melihat wajah Dins yang bingung.


" Dia benar-benar wanita yang cantik kan...dia sangat baik dan lembut juga sangat manis, jika aku menjadi bos Reno...sudah sangat pantas jika aku sangat mencintai dan menyayanginya " Ary berkata sambil membayangkan sosok Medina.


Dins tidak menyangka sosok Nindy begitu memukau dimata Ary, karena menurutnya Nindy memang wanita cantik dan berkelas...tapi dia tidak seistimewa itu dimatanya.


Satu- satunya wanita yang membuat hatinya tertarik dan berdebar adalah Medina, entah bagaimana kabar dia saat ini sejak malam itu, Dins tidak pernah lagi bertemu dengannya.

__ADS_1


" Oke Dins...aku pamit dulu ya, nanti untuk info selanjutnya akan saya kabari atau mungkin bos yang akan menelpon mu langsung " kata Ary sambil berpamitan deng Dins dan Ibunya.


Ibu Dins keluar dari kamar dengan memakai mukena, setelah sholat tadi dia mendengarkan sedikit pembicaraan antara Dins dan temannya itu.


" Nak ..kamu dapat pekerjaan baru ya..." kata ibunya melihat formulir yang di isi oleh Dins.


" iya Bu....bos Reno namanya, pemilik perusahaan besar di kota Jakarta dan telah memiliki beberapa cabang...dia sangat baik Bu "


Ibunya memegang tangan anaknya itu dan mengusapnya dengan lembut ...


" Alhamdulillah nak ..apapun pekerjaan kamu, ibu selalu mendoakan yang penting pekerjaan itu halal dan baik buat kamu "


Ibunya melihat Dins dengan terharu, dia sangat bangga pada anaknya itu...setelah suaminya meninggal...Dins tidak pernah lupa akan semua kebutuhan Ibunya, Dins sangat dewasa dan bertanggung jawab sejak di tinggalkan oleh Ayahnya.


" Ayo nak, kamu sholat terus kita makan bersama " kata ibu Dins sambil berlalu menuju dapur.


Dins masih melihat dan membaca formulir pekerjaan yang baru saja diterimanya, jumlah nominal gaji perbulan yang diterimanya nanti sangat membuatnya bahagia.


Namun dia harus selalu bersabar menghadapi istri Bosnya itu nantinya...


Dins selesai menunaikan sholat Isa, bunyi telpon berdering....

__ADS_1


Bos Reno menelpon nya " Halo Dins....besok malam kita bertemu di acara makan malam ya, aku akan memperkenalkan istriku ke kamu...agar nanti saat bekerja, kamu tidak canggung "


" Iya bos...baik, tapi aku sudah mengenal ibu Nindy, beberapa kali aku bertemu dengannya dikantor " kata Dins dengan sedikit bingung, karena pertemuannya dengan Nindy waktu itu dikamar Reno.


" Hahahahhahah maaf Dins ....aku belum mengatakan punya istri dua ya " kata Reno sambil tertawa


" Maksud bos....?? " Reno kembali terheran dengan perkataan bosnya itu


" Nanti besok malam aku jelaskan ya Dins....sekalian aku perkenalkan padamu istri kedua aku " Reno menutup telponnya sambil sedikit tertawa.


" Bos Reno punya istri dua ternyata " Dins menghela nafas dan duduk terdiam.


Namun, apapun itu...Dins tetap semangat untuk bekerja...." bukankah lebih baik jika istri bos itu bukan hanya Nindy, siapapun istri kedua bos Reno .. aku pastikan untuk bekerja dengan baik dan profesional "


Sayup-sayup Ibu Dins memanggilnya untuk makan malam " Dins...ayo makan nak "


" Baik Bu ..tunggu sebentar ya " Dins berjalan dengan cepat menuju dapur untuk makan malam bersama ibunya, bagi Dins....ibunya adalah koki terbaik di untuknya.


Ibu Dins tersenyum melihat anaknya itu makan dengan lahap dan senang.


...........

__ADS_1


__ADS_2