Maafkan Aku, Mencintai Selirmu

Maafkan Aku, Mencintai Selirmu
Dinding pemisah


__ADS_3

Dins masuk ke dalam restoran yang telah dipesan sebelumnya oleh Reno, hanya nampak Ary didalam.


" Ayo masuk Dins ...bos lagi menjemput istrinya " kata Ary


Sambil mengobrol tentang pekerjaan yang harus dilakukan, sesekali Dins melirik jam tangannya.


Di tempat lain, Reno menunggu Medina untuk berdandan...


Memakai dress merah yang memukai, rambut tergerai panjang dan sedikit memakai jepitan imut di sebelah kiri menambah kecantikan Medina.


Reno terpesona melihat Medina...


" kamu cantik banget sayang malam ini "


" Makasih sayang, baju ini cocok banget aku pakai...kamu pinter banget sih pilih bajunya " Reno merangkul Medina dengan mesra.


" Udah sayang??? ayo...." ajak Reno


Medina dan Reno berada dalam mobil sambil berbincang " Mas ...siapa sih orang yang mau menjadi sopir dan asisten aku..."


" ohhhh....dia teman aku, dia juga yang membuat aku sehat karena mendonorkan darahnya padaku tempo hari, dia lelaki yang baik dan sopan...saya percaya padanya untuk menjaga dan membantu kamu " kata Reno sambil memegang tangan Medina


" oke....makasih ya mas...kamu perhatian banget sama aku, semoga aku bisa sedikit bersantai setelah ada yang membantu " kata Medina dengan lega.


Mereka sampai di restoran yang di tuju, Medina dan Reno masuk dengan bergandengan tangan....


Pintu terbuka....Dins berdiri untuk menyambut bosnya dan istrinya itu..

__ADS_1


Medina melihat Dins dengan kaget, begitu pula sebaliknya....


" Medina.....?? " hari Dins berbisik


" Dins ??? " Medina kemudian mengalihkan pandangannya ke Ary.


Dins melihat dengan tatapan penuh arti, dia kemudian mengalihkan pandangannya ke Reno...sambil berjabat tangan.


" Dins....perkenalkan...ini istri aku, Medina Sanjaya " Reno kemudian melihat Medina dengan tersenyum.


Dins mengulurkan tangannya dengan sedikit gugup dan perasaan yang berkecamuk.


" Dins...." sambil menjabat tangan dengan Medina, mereka saling menatap untuk sejenak.


" Medina...." suara lembut namun sedikit bergetar keluar dari mulut Medina.


" Untuk menu nya kami sudah persiapkan pak ...mohon menunggu sebentar " kata manajer restoran.


Medina melirik Dins dengan tatapan penuh arti, dia terpesona melihat Dins malam itu...namun dia segera menepiskan perasaannya yang tidak menentu.


" Mas aku ke toilet dulu ya..." kata Medina agak sedikit gugup


" kenapa sayang...kamu nggak enak badan ya, wajah kamu sedikit berbeda " Reno menawarkan diri untuk mengantar istrinya namun ditolak oleh Medina.


" nggak kok mas, hanya mau ke toilet aja " kata Medina.


" Oke...hati2 sayang " kata Reno

__ADS_1


" Dins...kamu tinggal berdua saja dengan Ig kamu ya..." Reno membuka pembicaraan karena Dins sedari tadi terdiam.


" iya bos...sy bersama ibu saya " kata Dins


Reno menanyakan perihal keluarga Dins dan sesekali ekspresi haru terlihat di wajah Reno, karena kasian dengan kehidupan yang dijalani oleh Dins dan ibunya.


Selama beberapa menit mereka berbincang Reno kuatir karena Medina belum kembali dari toilet.


" Dins.....kamu coba susul Medina dulu, dia agak lama di toilet, aku kuatir " kata Reno


Tanpa menjawab Reno, Dins bergegas menyusul Medina keluar...Reno sedikit terheran namun dia merasa bahwa Dins sangat bersemangat dengan pekerjaan nya.


Perasaan berkecamuk dalam hati Dins, dia mencoba menelpon Medina namun tak diangkat.


Rasa kuatir mulai dirasakannya...sosok yang selama ini selalu dalam ingatannya dan dirindukan nya itu adalah Istri dari Bosnya sendiri ???? kenapa Allah memberikan cobaan yang sangat berat untuknya....


Dins berlari mencari Medina dan memanggil namanya....


Nampak di sudut ruangan sosok gadis cantik duduk termenung....


" Medina......" Dins setengah berteriak memanggil namanya


Medina berbalik dengan mata berkaca-kaca...


Dins melihatnya dengan perasaan yang tak menentu....tanpa sadar dia memeluk Medina dengan erat....


" Aku benar-benar kuatir denganmu....beberapa hari ini aku hanya memikirkan kamu Medina....!!!! " Dins melepaskan pelukan dari Medina

__ADS_1


.......


__ADS_2