Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya

Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya
Episode 15


__ADS_3

Alya kaget melihat siapa yang datang,tapi Alya tetap melangkah bersama Indah menghampiri tamu Papa nya itu.


Ketika Alya telah dekat para tamu tersenyum pada Alya.


Papa nya menghampirinya.


"Nak kenalan ini keluarga Andika.. "kata Papanya.


Alya menyalami satu persatu dan mencium tangan Andika dan Istrinya.


Dan 2 org Anaknya Andika yg seorang lelaki dan seorang gadis. Dan Alya kenal gadis itu tapi gadis itu tak mengenal Alya.


"Yuni"kata gadis itu sambil senyum manis.


"Alya.. "kata Alya sambil tersenyum juga.


Lalu Alya menyalami Kakak Yuni


"Yuda.. "sambil menatap tajam Alya,


"Alya.."lalu menarik tangannya yg Masi di remas Yuda.


Ada rasa jengkel Dlm hati Alya dengan lelaki itu.


Andaikan Dia bukan tamu Papa sudah di semprotnya dengan kata-kata mutiara.


Setelah mereka bersalaman,.


Anto mempersilakan tamunya ke meja makan utk menikmati hidanga yg telah di sediakan oleh para pelayan Anto.


Andika adalah teman Anto.


Namun Anto lebih kaya di bandingkan oleh kekayaan Andika.


Anto dan Adika bersahabat saat kuliah.


Alya duduk samping Indah dan Anto .


Sedangkan di Yuda duduk berhadapan dengan Alya.


Yuda selalu pandangan ke Alya membuat Alya risih akan tingka laku Yuda.


Alya pura -pura tak peduli dengan melihat ke arah lain.


Namun para orang tua mereka memang sengaja utk mendekatkan mereka berdua.


Selesai makan,mereka duduk di ruangan tamu.


"Hemm... maksudnya kami kesini untuk mengenalkan anak kami yuda... kepada Nak Alya.. "kata Andika kemudian.


"Kalau kalian ada ke cocokan maka kami akan menjodohkan Alya dan Yuda.. "Sambung Adika lagi.


Yuda menatap Alya, Alya justru meliat Papanya.


"Yaaa ....Papa tak memaksa kalau memang Alya setuju .."kata Anto kemudian.


"Iya.. Kalian saling mengenal dulu begitu kalian merasa cocok kami sebagai org tua ikut mendukung.. "kata Indah kemudian.


"Duh gimna bisa cocok baru pertama ke temu uda bikin hatiku jengkel"batin Alya.


Tapi Alya kemudian hanya Diam.


Alya tak berani mempermalukan Papa nya di depan tamunya.


Jadi Alya tetap duduk di samping mamanya.


Indah tahu kalau Alya tak suka dengan Yuda, Indah sudah sangat mengenal Alya.


Selama 2 tahun bersama Alya, mama tiri nya itu memang sangat mengenal sifat Alya.


Alya sangat lah muda bergaul dan berteman dengan siapa pun.


"Om boleh kah Saya bicara berdua dengan Alya... "tiba -tiba Yuda meminta izin berbicara dengan Alya.


Anto mengangguk dan menatap Alya.


Anto menyuruh Alya menemani Yuda.


Alya tak dapat menolak permintaan Papa nya.


Alya berjalan ke taman di mana taman yg di hias lampu -lampu dan cahaya bulan.


Yuda mengikuti Alya.


Alya duduk di sebuah kursi di taman itu.


Alya menatap ke atas dan melihat bulan yg bulat sempurna.


Tiba-tiba rasa sakit dlm hati Alya, bagaikan tertusuk duri.


Alya ingat akan Arka.


Arka lelaki yg di cintainya,namun Dia telah menikah dengan Tiara.

__ADS_1


Namun Alya belum bisa melupakan dan mengantikan posisi Arka di hati Alya.


2Thun sudah tak melihat Arka,rasa rindu pada sosok Arka,haruslah Dia than karna Alya tak mungkin penghancuran rumah tangga orang lain.


"Kamu kenapa menatap bulan seperti itu.. "kata Yuda.


Alya seakan kaget karna Dia memang malamung.


"Ah...Memang Aku suka menatap bulan.. "kata Alya asal saja.


"Oh.. pantas kamu cantik kayak rembulan .."gombal Yuda.


Alya cuma Diam.


"Menurut mu bagaimn dengan perjodohan kita ini..? "kata Yuda.


Alya tak menjawab.


"Kenapa Diam aja. "tanya Yuda lagi.


"Sebaiknya kita lihat aja dulu bagaimana ke depannya."kata Alya cuek.


Yuda mencoba memengang tangan Alya.


Alya menarik tangannya,.


Lalu Dia berdiri,berjalan menjauh dari Yuda.


Yuda mengikuti Alya,yang melangkah ke arah Anto dan Andika.


Alya duduk di samping mamanya.


"Mereka sudah selesai rupanya bicara... "kata Mama Yuda.


"Kalau begitu kita permisi dulu.. "kata Andika.


"Iya... sering -sering lah kemarin biar bisa saling mengenal lebih jauh lagi sama Alya. "ucap Anto.


"Eh iya om.. "kata Yuda senang..


Mereka kemudian saling salaman dan ketika Alya menyalami Yuda


Lagi -lagi Yuda memengang dengan erat, tentu saja langsung di tarik oleh Alya.


Keluarga Anto mengantar Kelaurga Andika sampai di parkiran.


Setelah mereka pergi Alya berjalan ke dalam dan naik ke lantai 2 dan masuk dalam kamarnya.


Indah mengetuk kamar Alya.


Tak ada sahutan Indah lalu membuka pintu karna memang tak terkunci.


Dilihat nya Alya lagi memeluk guling sambil menangis.


Indah mendekati Alya, lalu membelai rambut Alya.


"Kalau memang kamu tak setuju nak... maka kami tak akan memaksa " kata Indah lembut.


"Kami cuma ingin mencarikan lelaki agar kamu menikah agar kami bisa merasa tenang..., ada yg menjaga kamu"bujuk Indah lagi.


Alya kemudian bangkit dari tempatnya lalu memeluk Indah.


"Mama... maaf kan Alya. "Indah memeluk Alya.


"Sebaiknya kamu kenal dulu sama Yuda,..kalau memang Alya tak suka... Mama akan bicara sama Papa... "sambil senyum menatap Alya.


"Benar ma...? "kata Alya sambil menatap Indah.


Indah menganggukan kepalanya.


"Makasih Ma... "ucap Alya mencium pipi Indah.


"Iya sayang... kamu Istrahat ya... "


Alya mengangguk. Lalu berbaring.


Indah mengecup kening Alya lalu keluar dari kamar Alya.


Setelah Indah pergi


Bik Ina masuk ke kamar Alya.


Melihat bik Ina, Alya langsung memeluknya.


"Alya mau di jodohkan dengan anak teman Papa tadi bik.. "tangis Alya.


Bik membelai rambut Alya.


Bik Ina tau kalau Alya masih memcintai Arka.


Dan tak ada bisa mengantikannya di hati Alya .


Bik Ina sangat sedih melihat keadaan Alya. Walau dlm karir sebagai wanita sukses sudah Alya miliki.

__ADS_1


Alya terus menangis di pelukan Bik ina.


Alya masih memakai kalung pemberian Arka, karna waktu itu Alya lupa melepaskan karna terburu- buru pergi meninggalkan Mansionnya Arka.


Setelah menangis rasa lega sedikit dalam hati Alya yg sudah lama di bendung rasa rindu dan sesak di dada.


Melihat Alya telah baikan Bik Ina keluar dari kamarnya Alya


Alya masih belum bisa tidur.


Bayangan wajah Arka, selalu menganggunya.


"Mengapa Aku tak bisa melupakan mu.. " Tangis Alya.


Alya mengira dengan seiring waktu berjalan Dia bisa melupakan Arka.


Tapi justru sebalik nya makin lama Alya makin merindukan sosok Arka.


Alya menangis dan berharap suatu hari nanti dapat bertemu dengan Arka walau tak harus memilikinya.


*****


Alya sdh siap akan ke kantor nya.


Alya berada di meja makan utk sarapan pagi.


Indah dan Anto, telah dari tadi menunggu Alya.


Alya mengambil roti lalu memberikan selai.


"Alya... perusahaan kita yg Indonesia sebebtar lagi akan di resmikan. "kata Anto.


"Papa harap kamulah yg memimpin di sana dan itu adalah punya kamu,jadi kamu bisa pilih nama dan logo untuk perusahaan milik kamu.. "kata Anto.


Alya membelalak matanya.


"Apaa ,,!!"


"Ah gak pa.. Alya takut nnti tak mampu memimpin perusahaan itu... "sambil memasukan roti dlm mulutnya.


"Papa yakin kau bisa makanya Papa percayakan sama kamu.. "kata Anto sambil meminum kopinya.


"Nanti Alya pikirkan Pa.. "sambil meninggalkan mereka, tapi sebelum berangkat Alya mencium tangan Anto dan Indah.


Adi sopir Alya susah menunggu ,Alya lalu naik kesan mobil lalu mereka berangkat ke kantor.


Akhirnya mereka telah sampai pada gedung menjulang tinggi perusahaan di mana Alya jadi CEO.


Para karyawan dan karyawati menunduk hormat pada bos nya.


Alya tersenyum manis kepada mereka.


"Selamat pagi... " kata para karyawan nya semua"


"Pagi juga.. "balas Alya.


Sambil masuk ke dlm life di ikuti Adi.


Tak lama sampailah mereka pada ruangan Alya.


Alya masuk ke dalam ruangannya.


Lalu duduk kursi kebesaran nya.


Adi Duduk di depan meja Alya.


"Semalam keluarga Yuni bertamu ke rumah,.. "Alya lalu menceritakan semuanya.


Adi memang telah lama mengenal Alya, jadi mereka sudah kayak sahabat.


Adi memang sering curhat sama Alya tentang Yuni.


Karna tak sengaja Alya melihat Yuni dan Adi ketemu. Dan Alya


saat itulah Alya tau kalau Adi pacaran.


Tapi waktu Alya melihat Yuni,Yuni tak melihat Alya.


"Nona Alya sebaiknya hati-hati pada mereka..., "kata Adi.


"Iya.. kita lihat apa permainan mereka. "jawab Alya lalu membuka lap topnya.


Adi kemudian keluar dari ruangan bos nya, lalu menuju ke rungan nya.


*****


,Bersambung..


kira-kira apakah Alya akan ke Indonesia utk memimpin perusahaan pemberian Papa nya itu...


Semoga pembaca suka ya ceritanya.


tinggalkan liur dan komennya. 😘😘🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2