
Arka telah di kantor dan mendengar semua laporan dari Ari, Arka senyum senang karna rencana mereka telah berhasil menjebak Wanda dan mengatakan kalau Arka menikah dan akan membantunya .
Padahal itu hanya bagaimana Arka bisa tau nama perusahaan yg kerja sama dengan Andre kkaka Wanda yg menjebaknya malam itu.
Alya yg ikut ke kantor Arka, Istrahat di kamar dalam ruangan suaminya.
Arka sengaja mengajak Alya agar Dia tak jauh -jauh dari istrinya itu.
Arka yg selesai dengan Ari, duduk di kursi kebesaraannya sambil melihat laptop nya.
Tiba -tiba pintu di ketuk dan di buka oleh Wanda.
Wanda masuk ke arah Arka, memengang manja di bahu Arka.
Ari yg melihat membuang pandangan ke arah lain.
"Sayaaaang.., Aku butuh bantuanmu... "
"Apa yg kau butuhkan, dan apa imbalannya bila aku telah membantumu .."
"Apapun sayang...., Aku akan berikan ..." Sambil mencoba duduk di pangkuan Arka.
Wanda mencium wajahnya Arka.
"Hemmm.... "Alya keluar dari kamar lalu menghampiri mereka.
Melihat Alya, Wanda langsung berdiri menatap pada Arka.
"Kenapa wanita ini ada di sini sayaang... ,bukan sebentar lagi kita akan menikah... "Tanya Wanda pada Arka.
Alya menatap Wanda, lalu menamparnya. Arka terkejut tak mengira Alya akan berani melakukan hal itu.
Wanda yg ingin membalas langsung di pegangan tangannya oleh Alya.
"Dasar ***** ,beraninya kau menjebak suamiku... "Mata Alya menatap penuh marah kepada Wanda.
"Keluar dari sini atau Aku akan melapor kan mu kepolisian karna mengganggu rumah tanggaku.. "Ancam Alya sambil menatap membunuh pada Wanda.
"Sayaaaang.., Katakan padanya kalau kau mencintai ku... dan kita akan menikah. .. "Rengek Wanda pada Arka.
"Wanda.. semua aku lakukan adalah untuk menjebak balik dirimu karna kamu telah menjebakku dan ingin memisahkan ku dengan Alya.. "Kata Arka Sambik semyum sinis pada Wanda.
"Bohong.., kau pasti pura-pura kan karna Alya mengandung anakmu dan kamu tak ingin Dia stres... Kamu hnya kwatirkan dengan Anakmu bukan pada wanita **** itu... "Kata Wanda.
"Sekali lagi kamu bilang Alya ****.., maka aku akan pastikan merobek mulutmu itu, ..." Ancam Arka tak ingin Wanda memaki istrinya.
"Kau terlalu berambisi mendapatkan ku Lagi... padahal aku sudah bilang aku tak lagi perasaan apa pun padamu... "Bentak Arka.
"Asal kau tau kakakmu Andre sekarang sudah bangkrut...,karna kalian telah berani utk menganggu kehidupanku... "Lanjut Arka Lagi lalu menghampiri Alya dan mencium keningnya.
Wanda menatap dengan kebencian.
"Keluar lah dari sini, dan ingat jangan perna tunjukan wajahmu itu di depan ku..., kalau kau sampai menganggu lagi maka Aku tak akan segan membawamu ke penjara.. "Ancam Alya.
Wanda dengan ketakutan dan masih memegang pipinya yg sakit meninggal kan Ruangannya Arka.
__ADS_1
Melihat Wanda keluar Ari pun menyusul keluar membiarkan bosnya itu berdua.
Setelah Ari keluar, Alya mencubit lengan Arka.
"Akh... ,"Sambil meringis kesakitan
"Tadi Aku liat kamu sengaja ya... membiarkan Wanda mencium mu.. " Protes Alya.
"Hehe.., cemburu ya... "Arka tersenyum menggoda.
"Siapa yg cemburu.., "Wajah memerah, sambil memonyongka bibir nya.
"Hemmm... tak cemburu..., "Sambil merai Alya dlm pelukannya.
"Sayaaaang,hanya kamu wanitaku yg aku cintai ... "Masih tetap memeluk Alya.
Arka merai tangan Alya lalu membawa ke dadanya.
"Selama detak jantungku masih berdetak, maka Aku tak akan berhenti mencintaimu... "Lalu mencium pucuk rambut Alya.
Mata Alya berkaca kaca mendengar kata-kata suaminya itu.Dia menahan air mata nya.
Arka membawa istrinya Istrahat ke dlm kamar. Lalu duduk kan di atas pembaringan.
"Kamu jangan byk berfikir ya sayang... "
Alya mengangguk lalu berbaring, Arka mencium perut istrinya.
"Papa kerja dulu sayang... "mengajak bicara anak yg masih dlm perut Alya.
Arka beejalan ke luar kamar dan melanjut kan pekerjaannya yg belum selesai.
Ke esok harinya, di markas Arka.Ari membawa laporannya kalau ada seseorang membutuhkan jasa mereka sebagai seorg mafia yg butuh menculik dan membunuh persaingan bisnis mereka.
"Selidiki data mereka ,jangan sampai kita salah bertindak kita harus memastikan kalau klien kita ini memang berada di pihak yg tersholimi oleh yg akan kita lenyapkan.. .." Kata Arka pada anak buahnya.
sidikat mafia Arka sudah di kenal oleh dunia tapi itu melalui media sosial saja dan org tak tau kalau Arka adalah pimpinan mereka krn dalam melaksanakan kegiatannya mereka selalu mengunakan topeng dan mereka sangat teliti melaksanakan tugas mereka sehingga pihak hukum pun tak perna dapat bukti.
Arka mengambil map berisikan data kliennya itu dan foto orang yg akan di culik oleh Arka.
Mereka akan membayar sangat mahal kalau Arka akan melakukan permintaan mereka.
Arka membuka dan melihat foto itu matanya melotot kaget. Dia melihat Foto Papa Alya.
"Ini foto Hendra Ardianto... ,"Sambil memperlihatkan pada Ari.
Ari mengambil dan menatapnya
"Iya Tuan, ini foto Papa Alya... "Kata Ari lalu menatap Arka.
"Alasan apa mereka ingin melenyapkan Hendra..., kamu gerakan Anak buah terbaik dan selidiki kasus ini dan ingat saya minta jangan ada yg terlewati tentang nya... "Kata Arka geram.
"Baik secepatnya kami akan dapatkan laporannya..."Kata Ari
Setelah merasa semua telah selesai tugas mereka di markas itu, Arka dan Ari akan ke kantornya.
__ADS_1
Setelah berada dalam mobil utk ke kantornya.
Dring...dring...
Arka melihat ponselnya terlihat kepala pelayan sedang memanggil
"Ya Halo..., apa apa" Tanya Arka.
"Iiituuu.. Tuan, Nona Alya mengamuk dan mengambil gergaji.. "Arka mendengar menaikan alisnya.
"Apa yg terjadi... "
"Nona Alya meminta kunci kamar yg di lantai bawa tempat Nona Alya dulu ditahan sama Tuan..,tapi kami tak memberikannya karna Tuan tak ingin siapapun memasuki kamar itu... "
"Ari bawa aku pulang ke mansion..dan batalkan semua jadwal metiingku hari ini.. "Arka menutup telpon lalu mereka pulang ke mansionnya.
kantor Arka tak ada yg lebih penting menyangkut masalah Alya.
"Aku harap jangan beritahu Alya masalah yg tadi di markas, Aku tak inginkan Dia terganggu fikiran apalagi Dia mengandung anakku..."Sambil menatap Ari yg mengemudikan mobilnya.
"baik..,"Ari melirik Arka di kaca spion depannya.
"Tuan.. tuan ..bila masalah Alya, kamu tak akan berfikir 2 kli... "batin Ari.
Tak berapa lama mereka telah sampai di mansionnya.
Arka di ikutti Ari masuk ke dalam ,sampai di dlm di liatnya Alya sudah memukul, mukul pintu di depannya, berbagai alat berat di depannya utk membonkar pintu kamar itu. Seperti tukang bagunan yg akan membongkar tembok.
"Sayaaaang.. apa yg kamu lakukan "Tanya Arka.
"Mana kuncinya... cepat berikan.. "Sambil mengeledah saku Arka mencari kunci itu...
Ari menahan tawa melihat Arka di geledah seperti anak kecil yg kedapatan menculik uang.
"Cepaaaaaatann... mana kuncinya" Manahan tangisnya, entah kenapa selama hamil Alya sifatnya tak menentu kadang cepat sensitif sekali .
"Sayaang, memang kamu mau ambil apa di dalam kamar.. "Bujuk Arka.Tampa memberikan kunci itu.
"Oh.. jadi kamu menahan seseorg gadis dalam kamar ini juga ya... seperti kamu lakukan padaku dan tak ada seorg pun kamu biarkan bisa masuk ke dalam... "Tangis tak lagi bisa Dia tahan.
"Tak adalah sayang... "Mencoba menenangkannya.
"Cepat berikan kuncinya... "Teriak Alya.
"Baik...,Aku akan ambilkan."Arka mengambil kunci dlm sakunya karna memang Dia tak ingin siapapun masuk di kamar itu.
tanpa pikir panjang Alya mengambil kunci itu dan ketika kamar itu telah terbuka Ayla masuk dan membelalak matanya melihat apa isinya.
Alya tak perna berfikir sebelumnya kenapa Arka melakukan hal itu...
****
Bersambung
Biar kalian penasaran Alya melihat apa dalam kamar... 😅
__ADS_1
Maaf ya.. kalau kadang aku up episode sehari tak seperti biasa mohon maaf ya... dunia nyata akhir ini aku sangat sibuk, apalagi anakku semata wayang habis sakit...
komen dan likenya aku ucapkan makasih... 🙏🙏