Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya

Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya
episode 5


__ADS_3

Alya telah selesai mandi,Dia kini menatap dirinya di depan cermin.Setelah memberikan polesan tipis dengan wajahnya.


Arka telah menyediakan semua untuk Alya.


Semalam Arka masuk membawa kosmetik dan pakaian yg tak terlalu terbuka untuk Alya.


Alya sangat suka akan semua pilihan Arka.


Setelah di rasa dirinya cukup, Alya keluar pintu belakang dimana disana ada taman yg indah.


Alya melangka ke arah bunga sambil diciumnya,banyak kupu-kupu ber terbangan membuat Alya berlari kecil utk menangkapnya.


Kamar Arka di lantai 2


Arka dapat melihat dengan jelas kelakuan Alya membuat terlihat bibir Arka tertarik ujungnya ke atas.


tiba -tiba Alya terjatuh,mungkin karna embun pagi membuat rumput licin.


Alya berusaha berdiri,terlihat lutut dan telapak tangannya terluka.


"Aduuuh perinya..." sambil di tiup luka itu.


Arka yg memang sudah siap untuk turun,dengan segera Dia ambil obat merah.


Arka berlari kecil di tangga agar lebih cepat sampai.


Dibukanya pintu kamar Alya yg di kunci dari luar,lalu melangkah menghampiri gadis itu.


Alya yg sudah duduk di kursi panjang di taman itu,tak menyadari kehadiran Arka.


Arka duduk depan Alya,lalu mengobati luka di lutut Aya,lalu telapak tangan Alya.


"Oh tuan kenapa,kau bisa melihatku terjatuh..."tanya Alya kebingungan,kedatangan Arka tiba-tiba.


Namun Arka tak menjawabnya Dia hanya diam.


Alya hanya menatap Arka.


"Tuan ternyata kamu begitu tampan bila tak lagi marah..."lanjut Alya.


Arka yg di puji seperti itu terlihat memerah wajahnya.


Arka lalu berdiri dan melangkah masuk ke kamar Alya.


"Kamu sarapan lah.." lalu berlalu keluar.


Alya kemudian masuk di kamar setelah itu Dia memakan sarapan yg di bawa Arka.


Setelah selesai,piring kotor bekas makannya,Alya letakan dekat pintu jadi nanti di bawa keluar oleh pembantu bila Arka datang lagi membuka pintu.


Tiba-tiba pintu terbuka dan Arka masuk .


"Kamu ikut Aku.."kata Arka sambil berjalan keluar kamar.


Di luar kamar Ari sudah berdiri di sana.


Ari menatap Alya,dengan tatapan tajam.


"Kamu mirip sekali dengan gadis penculik hatiku nona..."batin Ari.


Arka melihat cara Ari memandang Alya,terlihat wajahnya penuh amarah.


"Sekali lagi kau pandang seperti itu,maka kedua matamu itu aku cungkil ..."sambil berbisik di telinga Ari.


Namun Alya tak mendengar,ancaman Arka pada Ari.


Mendengar Arka mengancamnya,baru Ari sadar.


Ari langsung melihat ke atas langit langit ruangan itu.


Ari bukannya takut ancaman tuannya itu,tapi di bibirnya terlihat ingin tertawa keras.


"Tuan ternyata sekarang kamu bucin..."tapi cuma dalam hati ya gaes hehe...


Arka membuka pintu kamar yg di tempati Bik Ina.


Alya ikut masuk,diliatnya Bik Ina.

__ADS_1


Alya lalu berlari memeluknya.


Lama Alya memeluk bik Ina,dan menangis dalam pelukannya.


Ari dan Arka hanya menatap mereka,entah apa yg dalam fikiran ke dua mafia kejam itu.


Alya kemudian melepaskan pelukannya.


Alya melihat ke arah Arka.


"Tuan.. Aku mohon lepasi Bik Ina..,Dia tak bersalah.."


"Jangan sakiti Dia biar aku saja yg jadi tahanan tuan..."kata Alya sambil menyatuhkan kedua tangannya.


"Aku tak akan sakiti,kalau kalian mengatakan dengan jujur.."kata Arka dengan datar.


"Baik kami akan jujur asalkan tuan mau berjanji..."


"Berjanji Apa!?"sambil menaikan alisnya.


"Berjanji melepas kami berdua,dan tak akan mengusik kehidupan kami lagi,dan tak akan perna muncul depan kami..."kata Alya


"Baik,saya janji.."balas Arka,sambil memalingkan wajahnya yg di tatap sinis oleh Alya.


"Hai,tuan lihat wajahku saat Kamu berjanji..."sambil kedua tangannya merai pipi Arka agar melihatnya.


"Kata Bu guru Agama Aku,kebohongan seseorang akan terlihat pada matanya ..." Arka yg di perlakukan seperti itu oleh Alya hanya diam sambil menatap Alya pula.


Ari yg berada di belakang Arka mengaruk kepalanya yg tak gatal


"Coba kalau kamu org lain dari tadi tuan pasti sudah menghabisimu nona.."batin Ari.sambil menahan tawanya ..


Bagaimana tidak Arka yang di perlakukan oleh seperti anak- anak yg akan di hukum oleh mamanya.


"Iya..iya Aku tak bohong..."kata Arka .


Alya kemudian melepaskan tanganya lalu menghampiri bik Ina.


"Bik..katakan saja sejujurnya kalau aku bukan anak papa Rico.."walau perlakuan Rico tak layak di panggil papa oleh Alya..tapi Alya tetap memanggil mereka Papa dan Mama..


"Bik ..kalau mereka sudah tau aku cuma anak angkat,maka kita akan pergi dari sini...dan tak akan ketemu mafia mafia kejam seperti mereka..."bujuk Alya lagi coba meyakinkan bik Ina.


Arka memberi Isyarat pada Ari agar merekam pengakuan Bik Ina..


Kelak vidio itu akan di perlihatkan pada Hendra yg menyuru mereka untuk menculik anak Rico.


Hendra membayar sangat mahal untuk kasus ini.


Hendra yg membayar Arka,adalah seorang pengusaha sukses di negara xxx,walau sebenarnya Dia adalah orang Indonesia tapi telah bertahun tahun Dia tak perna lagi datang ke Indonesia.


Hendra itu punya dendam pada keluarga Rico namun Arka tak ada hak untuk mempertanyakan motif dendam nya itu.


Arka pun tak perna bertemu langsung dengan kliennya itu.


Arka kenal hanya lewat mediasosial.


Hendra mengenal Arka lewat temannya yg perna memakai jasa Arka.


Bik Ina mulai ceritanya...


"Tuan anto(bapak kandung Alya) dan Tuan Rico adalah saudara sepupu....


Flashback


20Thn yg lalu,...


Hanya Rico yg selamat dari ke bakaran yg menimpah keluarganya,org tuanya semua meninggal dlm kebakaran itu.


Rico tak berada di kediamannya saat kejadian itu terjadi.


Rico di amankan di rumah warga.Sampai akhirnya mendengar berita itu Tuan Adam dan Nyonya Adinda telah mengandung Anto, datang membawa Rico pulang kediaman mereka.


Mereka merawat Rico seperti anak kandung mereka.


Tak berapa lama Adinda melahirkan Anto(bpk Alya).


Walau Adinda punya anak kandung namun mereka tetap mencintai Rico seperti anak kandungnya.

__ADS_1


Rico yg telah menyelesaikan pendidikannya,sedang Anto masih sekolah.


Akhir Adam mempercayakan kepada Rico untuk mengelola perusahaannya.


Karna Rico adalah anak dari kakak Adam.


Adam sepenuhnya sudah percaya kepada Rico.


Sampai Akhirnya Rico menikah dengan Rini sekertarisnya di kantor.


Setelah mereka menikah,mereka tinggal di kediaman orang tua Anto.


Anto yg masih sementara dalam pendidikan lebih suka Ilmu berhubungan dengan laut dan kapal,maka Dia perna ikut campur dengan perusahaan org tuanya yg di pimpim Rico.


Sampai pada suatu hari Rico mengatakan perusahaan Adam bangkrut.


Adam yg punya riwayat jantung mendengar hal itu, langsung kena serangan jantung,dan meninggal.


Rico mengatakan pada Adinda kalau saat ini perusahaannya se telah di bantu dengan seorang temannya,dan orang itu menanam saham 80% ,dan temanya itu minta Rico tetap mengelolah perusahaan tersebut.


Padahal itu hanya kebohongan Rico dan Rini utk menguasai perusahan Adinda.


Krn perusahaan itu warisan dari Orang tua Adinda.


Rini telah melahirkan anak pertama mereka yaitu Dea.


Anto pun menikah dengan Najia wanita kembang kampusnya yg begitu di cintainya.


Setelah 5 bulan pernikahannya,Najia pun hamil (yaitu anak mereka Alya).


Anto yg akan kembali berlayar,harus meminggalkan Najia di kediaman org tuanya.


Rini selalu cari muka di depan mertuanya yaitu Adinda.


Bik Ina sering melihat ke jahatan Rini kepada Najia.


Namun Najia tak perna membalas,Dia lebih selalu bersabar.


Rini kini juga mengandung anak ke dua mereka.


Saat Usia kandungan Najia 9 bulan dan Rini 7 bulan.


Rini berniat menyikirkan Najia.


Karna waktu itu Rini kamarnya di lantai 2 dan Najia di lantai bawa.


Rini menaruh sesuatu agar Najia terjatuh,ketika Najia terjatuh.


Rini kegirangan langsung berlari turun dari tangga.


Krn terlalu buru-buru akhirnya Dia terjatuh dan terbentur pada perutnya.


Sedangkan Nadia terbentur pada kepalanya.


Mereka berdua di larikan dirumah sakit.


Nadia meninggal namun Dokter melakukan oprasi secar karna memang saat itu usia kandunganya 9 bulan.


Sedangkan Rini anaknya lahir tapi hanya mampu bertahan beberapa jam.


Rico dan Rini berencana menukar anak mereka sehingga Adinda mengira yg meninggal adalah anak Anto dan Najia.


Namun Bik Ina sempat memergoki kelakuan Rico dan Rini.Tapi Dia takut mengatakan hal itu karna dapat ancaman dari Rico dan Rini.


Anto saat itu kapal di tengah laut tak ada signal tak datang saat pemakaman istri dan anaknya.


Seminggu setelah kematian istrinya Anto baru datang.


Anto sangat terpukul dengan ke jadian itu dan tak mengetahui kalau anak bayi Rico dan Rini adalah anaknya.


Bik Ina selalu ingin memberitahu Anto,namun selalu di awasi oleh Rico dan Rini.


Rico dan Rini memgancam akan membunuh anak Anto kalau Bik Ina mengadu.


Adinda jatuh di kamar mandi dan meninggal.


Sampai akhirnya Anto pergi dan tak perna kembali lagi kediaman org tuanya.

__ADS_1


Karna Anto mengira semua adalah kematian yg normal bukan krn sengaja.


Flashback


__ADS_2