Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya

Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya
episode 28


__ADS_3

Alya telah bangun, melihat dirinya masih mengunakan gaun pengantinnya.


Alya melihat Arka sedang memeluk dirinya, tapi karna gaunnya Alya kebesaran. Arka hanya bagaikan anak kanguru dlm pelukan Induknya.


Alya tertawa melihat Arka, apa lagi membayangkan semalam menghabiskan waktu malam pernikahan mereka di rumah bersalin.


Arka terbangung karna mendengar Alya tertawa. Di bukanya pelan matanya.Alya makin tertawa melihat suaminya itu.


Arka ingin memeluk istrinya tapi tiba-tiba ponsel Arka berdering.


Arka kemudian meraih ponselnya.


Dilihatnya nama Ari yg memanggil.


"Sial ...tak ngerti-ngerti aja ini orang... "umpat Arka.


Namum Dia tetap mengakatnya telepon itu.


"Halo....."kata Arka kesel.


"Tuan kenapa Udin belum datang memjemputku ..? "kata Ari di balik sana.


"Kamu saja yg menelpon Dia,Aku masih ngatuk.. "kata Arka malas.


"Memang semalam main berapa ronde.. "goda Ari.


"Berapa ronde apaan... sampai rumah langsung tepar.. . gara-gara mengantuk menunggu kelahiran.. . baby boy pink mu.. "jawab Arka.


Ari terkekeh di balik sana mendengar kata bos nya itu.


Arka yg jengkel lalu memutuskan telpon Ari. Dia melihat ke arah Alya sudah tak ada di pembaringan mya.


Tak lama dlm kamar mandi sudah kebiasaan Alya tak bawa handuk dan pakaian ganti.


"Tolong ambilkan handuk dan baju ganti "teriak Alya.


Arka uda berfikir akan kerjaian istrinya itu. Arka berjalan ke arah kamar mandi.


tok.. tok.. tok..


Alya membuka pintu, sambil mengeluarkan tangannya utk mengambil pakaian di bawa Arka.


Arka lalu memengang tangan Alya, lalu mendorong daun pintu, di gendongnya istrinya itu lalu di bawa ke pembaringan nya.


Alya lalu masuk dlm selimut utk menutupi tubuhnya yg bu**l. Arka senyum-senyum melihat tubuh istrinya yg kayak kepompong yg sebentar lagi berubah jadi kupu -kupu.


Arka masuk dlm selimut istrinya.Lalu memeluknya, Alya merasakan jantungnya hendak berhenti.Bagaimanapun ini pertama kali di peluk dalan keadaan bu**l.


Arka men**m Istrinya , sampai ke duanya ke habisan oksigen.


"Boleh ya.... "bisik Arka di telinganya istrinya.


"Boleh apa? "Alya pura -pura tak tau.


"Hem... itu... mau coblos... " bisik Arka.Sambil menyerang Alya dengan ci**man pana*nya ke tu**h Ayla.


Tak lama mereka sudah pemanasan, Arka kemudian melakukan dengan perlahan karna tak ingin menyakit istrinya itu. Terlihat Alya menahan sakit .


(Akhirnya...pembaca mikir aja sendiri ya takutnya entar tak lolos hehe... )


****

__ADS_1


Arka pun terbangun mereka berdua lupa sarapan pagi..


Arka masih melihat istrinya masih tertidur tadi,ketika mereka habis mencoblos ๐Ÿ˜…


Arka berusaha membetulkan selimut Alya,Arka bersyukur Alya telah menjaga kehormatan sebagai seorang wanita, yg harus di berikan pada sang suami.


Arka mengecup kening istrinya,dan menatapnya lalu dia melangkah ke kamar mandi. Untuk membersihkan diri .


Arka keluar dari kamar mandi dengan hanya melilitkan handuk di pinggangnya ,diliatnya Alya sudah terbangung .


Dengan malu -malu Alya menatap suaminya itu duduk di sampingnya.Alya berusaha menutupi wajahnya dengan selimut.


"Kenapa malu Sayaaaang... kamukan uda liat semua nya.. "kata Arka,sambil Mencoba membuka selimut istrinya itu.


Arka melihat beberapa stempel miliknya di leher putih Alya. Arka merasa gemes melihat istrinya itu.


Lagi-lagi Arka menarik Alya lalu bi**r ya dan mel**tnya.


"Sayaaaang.. uda ya.. Aku lapar... "manja Alya sambil melepaskan ciuma suami nya.


Arka lalu mengambil ponselnya di atas nakas, lalu menekan nomor pembantunya untuk membawa kan makanan di kamar.


Alya lalu bangun,bersandarkan di tempat tidur nya.


"Berikan Handuk di lemari..,Aku ingin bersihkan diri dulu baru makan... "kata Alya, karna Dia merasa sakit di area sensitifnya.


Arka lalu memberikan pada Alya handuk dan pakaian . Ketika Alya hendak berdiri hampir Dia terjatuh. Maka Arka mengendong tubuh Alya lalu membawa kamar mandi.


Terdengar suara ketukan di pintu Arka lalu membuka, seorang pelayannya membawa makanan pesannya.


Setelah pelayan itu pergi Arka menutup pintunya lagi. Alya terlihat sudah keluar dari kamar karna memang Dia tadinya sudah mandi.


Alya perlahan berjalan ke arah Arka, Arka ingin mengendong Alya tapi Alya menolak.


Mereka pun makan dengan lahap karna mereka memang sudah kelaparan.


Selesai makan,Arka memecet tombol maka datanglah pelayan mengambil piring kotor bekas makan mereka. Lalu pelayan itu keluar lalu menutup pintu.


Arka mendekati Istrinya lalu memeluknya. Seakan Arka tak ingin jauh dari istrinya itu.


triiing triiing...


Ponsel Arka berbunyi.


"Hadeeeh.. siapa lagi yg mengganggu... "Guman Arka. Alya tersenyum melihat tingka suami nya itu.


Dilihatnya panggilan Ari.


"Ini Ari sengaja mau mengganggu Aku terus.. "kesel Arka.


"Halloo... "


"Tuan...hari ini saya izin tak masuk kantor karna Istri saya tak ada yg jaga.. "kata Ari di balik telpon.


"Baik lah nanti saya masuk setengah hari...,Lagian juga sudah... "Arka tak lanjutkan.


"Sudah apa tuan...., sudah cetak ya... "goda Ari. sambil tertawa.


Arka langsung menutup teleponnya tanpa perduli dengan Ari yg masih berkote-kote di balik sana,lalu berjalan ke arah Alya.


"Aku hari ini masuk kantor.. krn Ari tak masuk.. "kata Arka, sambil melepaskan nafas berat.

__ADS_1


Sebenarnya Arka ingin menghabiskan waktunya hari ini untuk bersama istrinya.


Arka lalu menyuruh Alya ikut juga bersamanya ke kantor.


*****


Arka Dan Alya telah sampai di gedung tinggi itu. Arka mengandeng tangan Alya.


Para karyawan dan karyawati menunduk memberi hormat pada tuannya itu.


Saat di dalam life, Arka terus memeluk bahu Alya .


Setelah sampai di ruang kerja Arka, Dia menyuruh Alya Istrahat di kamar pribadi Arka dalam ruangan kerjanya itu.


Arka memang kadang kalau capek Dia tidur di sana.


Arka mengantar Alya masuk kamarnya itu, di kecup kening istrinya lalu Dia berjalan ke meja kerjanya.


Arka duduk memeriksa berkas -berkas yg ada di hadapannya. Sekali-kali Dia melihat ke arah istrinya yg tertidur.Yang memang tak jauh dari meja kerjanya.


Kini semangat hidupnya telah kembali setelah menemukan Alya lagi.


Berkas yg harus di tanda tangani sisa sebagian, Arka lalu mendekat ke arah Alya. Arka membaringkan tubuhnya di samping Alya.


Arka memeluk,lalu mencium kening Alya yg masih tidur dengan pulas. Tak lama Arka pun ikut tertidur juga.


Alya terbangun saat sudah sore,Alya menatap suaminya yg memeluk masih mengunakan jas dan dasinya.


Alya tak berkedip menatap Arka,


"Kamu memang sangat tampan,pantas banyak yg tergila-gila padamu .Dan Akulah wanita beruntung mendapatmu... "guman Alya, namun di dengarkan oleh Arka yg pura pura tertidur.


Arka langjut memeluk Alya dan mereka pun melakukan yg telah membuat Arka ketagihan dan sudah candu buatnya.


Setelah itu mereka merapikan diri karna sebentar lagi mereka akan pulang ke hotel yg berada di depan gedung milik Arka juga.


"Malam ini kita nginap di hotel aja Sayaaang... ,besok Ari pasti belum masuk kantor karna harus jaga istrinya.. "kata Arka.


"Iya terserah kamu aja.."kata Alya.


"Iya... apa lagi Aku liat kamu masih susah berjalan.. "goda Arka. Alya mencubit lengan Arka.


Tak lama mereka Turun untuk berangkat ke hotelnya Arka. Arka tetap merangkul istrinya itu tanpa peduli mereka yg melihat kepadanya.


Mereka berjalan menyerang jalan tanpa melepaskan rangkulannya, di depan perusahaan Alya,Terlihat Anjas sudah bersiap akan pulang melihat ke arah mereka.


Anjas yg melihat kemesraan itu, mencoba menyembunyikan rasa sakit dlm hati.


Anjas menghampiri Arka Dan Alya.


"Nona Alya, apakah Anda akan masuk ke kantor besok.. "tanya Anjas.


"Iya saya akan usahakan... "kata Alya sambil senyum.


"Baik.. kalau begitu saya permisi pulang.. "sambil menaiki mobilnya yg tadi di parkir di depan kantor.


Alya dan Arka pun lalu berjalan ke hotelnya,untuk makan dan menginap di sana.


*******


bersambung

__ADS_1


Mohon like Dan komennya๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2