
Alya dan Arka telah sampai di kantor polisi.
Mereka berdua masuk ke sana banyak polisi yg sedang bertugas menatap Alya tanpa berkedip dan tentu saja semua itu tak luput dari perlihatkan Arka.
Arka berjalan di samping Alya,
Ari dan pengacara Arka datang menghampiri mereka.
"Sebentar lagi Alam akan datang dengan pengacaranya"kata Ari.
Alya permisi mau ke toilet, Arka ingin mengantar tapi Alya menolak.
Tak berapa lama Alam, mobilnya sudah memasuki tempat parkir.
Alam datang dengan wanita cantik dengan memakai rok setinggi lutut sambil membawa map berisi berkas.
Wanita itu berambut panjang dengan lengkap kaca mata hitamnya.
mereka masuk ke dlm kantor polisi.
Setelah itu mereka berjalan menghampiri Arka.
Alam tau kalau Arka yg membantu AA group utk melaporkannya.
"Arka.... sayang ternyata kita ketemu di sini.. "kata wanita itu sambil memeluk Arka tanpa malu sedikitpun.
Alya datang dari toilet melihat Arka di peluk oleh wanita cantik itu.
"Wanda...? "kata Arka ikut kaget juga.
Ada rasa sakit dlm hati Alya, apa lagi Arka tak sedikitpun mencoba melepaskan pelukan wanita itu.
"Hemm... "Ari mendehem karna Melihat Alya yg rona mukanya telah memerah.Karna melihat Arka.
Namun Arka tak mengerti akan isyarat Ari.
Alya kemudian berjalan ke arah kursi tanpa menghampiri Arka.
"Sebaiknya kita masuk ke dalam Tuan"Akhirnya Ari bicara.
Wanda melepaskan pelukannya.
"Nanti aku akan menemuimu... Aku kangen sama kamu.. "bisik Wanda namun dapat di dengar oleh Arka dan Ari.
Wanda ,Alam dan pengacara Arka masuk ke sebuah ruangan untuk interogasi.
Alya yg wajah nya masih menahan marah,pura-pura memainka ponselnya.
Arka Dan Ari menghampirinya.
Alya pura-pura tak perduli,Alya cuma Diam.
"Alam sudah datang dengan pengacaranya"kata Arka.
"Aku tau.. "kata Alya cuek.
"Apakah kau melihatnya"kata Arka.
"Tentu saja Aku melihat semua.. "kata Alya,rasanya Dia ingin menangis.
tiba-tiba seorang polisi datang memanggil mereka masuk ke sebuah ruangan.
Dalam ruangan tersebut terlihat Alam bersama pengacara nya tadi.
Alya menatap kesal dengan Wanda.Demikian pula Wanda yg melihat tak suka dengan Alya.
Alam menatap Alya,Alam menghampiri Alya karna Dia heran kenapa ada Alya juga ada di tempt ini.
"Kamu kan Alya.. "kata Alam.
"Kamu kenapa di sini juga.. " tanya Alam lagi.
"Dia Nona Alya pemilik AA Group yg Anda teror"kata Ari menjawab pertanyaan Alam.
Alam kaget tak percaya dengan pendengarannya. Bagaimana mungkin pemilik perusahaan yg lebih besar dari perusahaannya sendiri.
"Maafkan saya Nak, om tak tau kalau perusahaan itu milikmu.. "kata Alam minta maaf.
Alya hanya Diam, dan menatap Arka.
Wanda berdiri samping Arka.
Alya sangat marah akan hal itu wajahnya makin merah.
Dia berjalan keluar dari kantor polisi dan menahan taksi.
Ketika Arka akan mengejar Alya, Wanda menarik tangan Arka.
Arka menarik tangan nya.Lalu keluar dari kantor polisi.
Ari dan pengacara Arka yg tinggal mengurus semuanya.
Arka mencari Alya namun tak di liatnya.
Arka kemudian mengemudikan mobilnya pulang ke hotel.
__ADS_1
Sampai di hotel Alya tak ada.
Jam sdh menunjukan pukul 21.00.Namun Alya belum pulang.
Arka menghubunginya namun tak di angkat.
Arka mengirim pesan.
"Sayaaang kamu di mana"
tapi tak di balas.
Akhirnya Arka memutuskan turun menunggu di restoran apalagi Arka memang telah lapar.
Pelayan datang membawa kan makanan setelah Arka duduk.
Baru saja Arka akan makan,Alya datang.
Melihat Arka, Alya langsung ke life.
Arka mengejarnya, Tapi lifenya sdh di tutup.
Alya sampai di lamar Arka.
Malam ini Dia niatnya mengambil barangnya untuk tinggal di apartemen nya.
Saat Alya membereskan barangnya yg tadi pagi di bawa ke kamar Arka.
Tiba-tiba pintu terbuka dan Arka masuk.
Melihat Alya mengemasi barangnya Arka mengambil barang Alya.
Lalu menyimpan nya lagi ke tempatnya.
Alya Ambil lagi, Arka simpan lagi.
Berkali -kali namun tak ada kata yg terucap dari keduanya.
Arka menarik Alya dalam pelukannya,Alya menangis.
"Maafkan aku... "kata Arka lirih.
Alya yg di peluk tak juga membalas pelukan Arka.
"Sayaang percayalah Aku tak akan mungkin menghianatimu "kata Arka tanpa melepaskan pelukannya.
"Kau tau aku hanya ingin menikah dengan mu dan kamu menjadi Ibu Anak-anakku kelak.. "bisik Arka lagi.
"Dia itu cuma masa laluku dan Kamu Adalah masa depanku.. "maki erat memeluk Alya.
Akhirnya hati Alya luluh juga. Bagaimana pun Alya juga sangat mencintai Arka.
Alya mengganggukan kepalanya,Kalau Dia percaya pada Arka.
Arka mencium kening Alya. Lalu mengusap air mata Alya.
Tak lama ada ketuk pintu.
Arka melepas kan pelukannya.Lalu membuka pintu.
Andi membawa pesan makannya tadi yg belum sempat dimakan.
Andi lalu meninggal kan kamar Arka. Lalu menutup pintunya.
Arka tak melihat Alya.
Tak lama Alya keluar dari kamar mandi.
"Ayo kita makan dulu.. "kata Arka.
Alya menghampiri Arka lalu mereka makan.
Setelah makan Alya sudah sangat mengantuk apa lagi Dia capek nangis.
Alya naik ke pembaringan.
Arka menelpon Ari menanyakan tentang ke jadian di kantor polisi.
Tak lama kemudian Arka mengantuk dan melihat Alya sudah tertidur,.
Arka menyelimuti tubuh Alya lalu naik juga di sampingnya.
*****
Sudah seminggu kejadian di kantor polisi,.
Hari ini Alya masuk kantor. Alya juga sudah tinggal di apartemen nya.
Anjas sebagai Asisten pribadi Alya sekaligus sopirnya.
Alya duduk di belakang sambil memainkan ponselnya.
Rencana Alya dan Arka akan menikah bulan depan.
Alya berbicara dengan Papanya kalau Dia tak mencintai Yuda.
__ADS_1
Anto pun merestui Alya dengan Arka.
Alya rencana mau ke kantor Arka mengatakan berita gembira itu.
Mobil mereka telah sampai di kantor.
Sengaja hari ini Alya tak menghubungi Arka.
Setelah pekerjaan selesai Alya bermaksud ke kantor Arka sebelum jam Istrahat.
Jam menunjukan pukul 10.Alya berjalan turun,untuk ke kantor Arka.
Alya menyebrang jalan,jelas saja org pada memperhatikan CEO cantik itu.
Di kantor Arka memang Alya baru pertama datang.
Setelah bertanya tentang ruangan Arka.
Alya lalu naik ke life.
Ternyata Ruangan Arka lantai 30 ,Alya lalu bertanya dengan sekretarisnya Arka.
"Maaf apakan Anda sudah berjanji " kata sekretarisnya Arka.
"Ia kami sudah berjanji.. "
"Baik saya antar "lalu mengatar Alya.
"Sebaiknya Anda tunggu di sini karna Tuan Arka tadi ada tamu"
"Ia, makasih.. "
Alya telah sampai depan ruangan Arka. Sekretarisnya Arka kembali keruangan nya.
Alya duduk menunggu tapi pintu ada cela utk melihat karna pintu tak terkunci.
Alya mengintip penasaran dengan tamu Arka.
"Sayaang.. Aku mencintaimu "Suara wanita seperti Alya kenal.
"Wanda.. "batin Alya setelah dilihatnya wanita itu.
Wanda memeluk Arka. Arka Lagi tak melepaskan wanita itu mala Arka menepuk bahu Wanda.
Wanda terdengar menangis,Arka membelai rambut wanda dengan lembut.
Alya sudah tak dapat menahan amarahnya.
Maka di dorong nya Pintu itu.
Arka kaget karna tak menyangka Alya akan datang.
Alya tak berkata apa pun cuma di pipinya telah basah.
"Alya ini tidak seperti kamu bayangkan "kata Arka.
Namun Alya tak berkata Apa-apa langsung pergi meninggal kan Arka.
Arka akan mengejar Alya namun di tangan nya di tarik oleh Wanda.
"Biarkan Dia pergi bukan ka ada aku di sini"kata Wanda mencoba memeluk Arka.
Arka mendorong tubuh Wanda.
"ku tak mencintaimu Lagi,ku mohon mengertilah.. "kata Arka.
"Tapi Aku masih mencintaimu, Ayola kita sambung kembali kisah kita saat SMA yg sempat terputus "kata Wanda sambil memeluk Arka erat.
Arka mendorong Wanda.
"Pergilah dari sini... Aku hnya mencintai Alya... "kata Arka.
Tapi Wanda tak perduli Dia yakin Arka masih memcintai dan tak ada wanita yang bisa mengantikannya.
Wanda mendekati Arka Lagi.
"Saya harap kamu punya harga diri, keluar dari sini atau aku menyuruh satpam menyeretmu keluar "kata Arka mulai emosi akan sifat Wanda.
Akhirnya Wanda keluar ketika melihat Arka marah.
Setelah Wanda keluar Arka memukul meja di depannya.
Karna tadi Arka kasihan dengan Wanda menangis jadi Dia mencoba membujuk agar Wanda melupakan nya.
Dan tampa di sadari Alya telah melihat dan salah pengertian lagi.
Arka turun untuk ke kantor Alya.
Tapi Alya tak disana..
*******
Bersambung
Kayak Alya harus kasih pelajaran Arka ya...
__ADS_1
jadi kabur jauh aja biar Arka kapok 😅