Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya

Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya
Episode 26


__ADS_3

Dari Maros ke Makassar, mereka melalui "Grand Mall"


Alya ingin mampir ke sana utk belikan oleh -oleh.


Mall yg termewah di maros ,Arka lalu memarkirkan mobil nya.


Mereka lalu berjalan memasuki Mall itu.


Setelah membeli oleh-oleh merekapun pulang ke Makassar.


Alya di antar pulang ke apartemen nya bersama bik Ina.


Arka memasukan mobilnya ke bagasi apartemen Alya.


Alya dan bik Ina turun.Tak lama Arka ikut turun.


Bik Ina langsung naik ke lantai 2 Istrahat.


"Kok kamu tak pulang ke mansionmu... "kata Alya heran karna Arka ikut turun.


"Aku Istrahat dulu ya..., capek.. "kata Arka lalu ikut masuk ke apartemennya Alya.


"Hemm.. Alasan... "guman Alya.


"Kamu mengusirku.. ... "menatap Alya.


"Yaaa... tidaklah... tapi...bilang aja kamu tak mau meninggalkanku.. "ejek Alya.


"Hehe... tau aja kamu Sayaaaang... "kata Arka tertawa karna alasannya di ketauhi Alya.


"Aku buatin kopi ya.., "


Arka menganguk, lalu duduk di sofa.


Alya masuk lalu meletakkan barangnya. Kemudian membuatkan kopi buat Arka.


Alya kembali ke ruang tamu, di liatnya Arka tertidur di sofa karena lelah.


Alya tak mengganggu tidur Arka.


Karna Alya juga lela maka Diapun membaringkan dirinya di sofa panjang yg berhadapan dengan Arka yg di pisahkan oleh meja.


*****


Arka telah bangun, di lirik jam di tangannya sudah menunjukan pukul 21.60.


Karna Lelah dan Capek ,dlm perjalanan tadi.


Arka menyadari kalau Alya juga tertidur di sofa.


"Kenapa Dia Tidur di sini... .. "Arka menatap Alya yg tidur pulas.


Arka tak ingin pulang ke mansionnya, Dia tak ingin jauh dari Alya.


Arka duduk di lihat nya kopi buatan Alya itu, walau Sebenarnya sudah dingin namun Dia tetap meminum nya.


Andaikan di mansionnya Arka tak akan sudi meminum kopi yang sdh dingin. Tapi dengan adanya Alya telah merubah semua hidup Arka yg Arogan dan sombong.


Alya perlahan telah terbangun.


"Kenapa tidur di sini.. kan kamu bisa tidur di kamar "kata Arka Kemudian.


"Masa tamunya tidur di sofa,...kan tuan rumah tak tau diri... "canda Alya.


Arka menghampiri Alya dengan membawa gelas kopinya.


"Kenapa di minum... itukah uda dingin.. "sambil mencoba mengambil gelas tadi..


Arka langsung meneguk sampai habis.


Alya tertawa krn gelas itu bersih tampa ampas kopinya juga.


Melihat Alya tertawa, Arka menarik Alya dalam pelukannya.


"Kamu itu telah merubah diriku...,rasanya saya mengira ini bukanlah diri aku sendiri... "bisik Arka.


Arka mengecup kening Alya,Arka tak perna merasakan perasaan seperti ini pada seorang wanita.

__ADS_1


"Apaka malam ini kau akan menginap? "tanya Alya kemudian.


"Apa boleh..? "tanya balik Arka.


"Aku telah percaya padamu..., kamu bisa tidur di kamar tamu... "kata Alya.


"Hemm.. tak apalah... dari pada aku di usir pulang... "senyum Arka sambil mencium gemes pipi Alya.


Akhirnya Arka menginap dan tidur di kamar tamu.


*****


Persiapan pernikahan Arka dan Alya semua sudah selesai.


Mereka Akan melangsungkan pernikahan besok.


Indah dan Anto org tua Alya akan datang hari ini dengan menaiki jet pribadinya.


Resepsi pernikahan Alya dan Arka di laksanakan di sebuah gedung yg sangat mewah.


Akad nikah di laksanakan pada sebuah Mesjid Raya.


Semuanya sudah di tugaskan pada Ari dan buahnya utk mengaturnya.


Undangan sudah tersebar tanpa ada yg tak di undang.


*****


Anjas membaca undangan itu ada rasa sakit, melihat nama gadis yg di cintainya itu akan menikah namun Dia harus sadar diri karna Dia tak ada apa-apanya di bandingkan dengan Arka.


Anjas harus berbahagia melihat Alya akan menikah dengan lelaki yg sangat mencintainya seperti Arka.


"Anjas apakah berkas yg akan di tanda tangani sdh kau bawa semua di ruanganku... "tiba Alya mengawetkan Anjas.


"Ia Nona... sdh saya bawa semua.. "kata Anjas.


Alya yg baru tiba, langsung masuk ke ruangannya di ikuti oleh Alya.


Anjas duduk,lalu diam diam pandanganya pada Alya. Alya yg sibuk memeriksa berkas itu tak memperhatikan Anjas yg menatapnya.


"Nona kamu sangat cantik..., rasanya Aku tak bisa mengendalikan giliranku sendiri bila melihat mu... "batin Arka.


"Kamu kelihatannya ada masalah... "tanya Alya.


Anjas tak menjawab,


"Masalah apa...masalah uang?"


Anjas mengeleng kepala nya.


"Katakan biar Aku bisa bantu atau sedikit mengurangi masalahnya.. "kata Alya.


Alya melihat Anjas kelihatan sedih.Tanpa bicara apapun.


Alya mendekati asistennya itu lalu menepuk pundaknya agar tegar dlm menghadapi masalanya.


Anjas yg diperlakukan seperti itu oleh Alya, jadi salah tingka.


Jantungnya berdebar dengan kencang. Tapi Alya tak boleh tau fikirnya.


"Baiklah kalau kamu tak mau memberitahu... apapun masalahnya saya harap kamu tegar menghadapinya... "Lalu Alya mengambilkan Anjas air.


Anjas minum pemberian wanita yg diam -diam di cintainya itu.


*****


Sementara Arka di kantornya, telah sibuk dengan berkas yg harus di tanda tangani juga.


Selama Dia menemani Alya, Ari lah yg mengurus semuanya.


Hari ini Ari tak masuk karna menemani istrinya periksakan ke hamilannya yg masuk 9 bulan.


Ari menemani Istrinya, kata Dokter mungkin Seminggu sudah akan lahir putri mereka.


Ari sudah siapkan semuanya,mulai dari baju celana,topi semuanya warna pink. Warna cewek..


Kamar putri mereka pun di buat warna Pink.

__ADS_1


Dea sebenarnya masih marah sama Mama dan Papanya karna kejahatan mereka di masa lalu hingga ke jahat pada Alya.


Dea Tahu dari Ari kalau Alya sekarang jadi CEO di perusahaannya sendiri.


Dan Dea sangat bahagia mendengarkan apalagi sebentar lagi Alya akan menikah dengan Arka.


Dea mencoba memaafkan kedua org tuanya Rico dan Rini.


Karna bagaimanapun mereka adalah org tua kandung Dea. Dea takut nanti susah lahiran gara-gara durhaka sama orang tuanya.


Dea telah tiba di apartemen nya. Setelah mereka dari rumah Bersalin tempat rencana Dea akan melahirkan.


"Besok adalah perkawinan Alya, apakah kita harus mengundang Papa dan Mama "kata Dea pada Ari.


"Kita telpon saja mereka... terserah mereka akan datang atau tidak... "kata Ari.


Dea megaruk perutnya yg gatal.


"Kata orang kalau gagal tuh tandanya putri kita rambutnya panjang... "kata Dea sambil senyum dan bersandar manja pada dada Ari.


Ari ikut mengelus perut Dea. Dea sangat bahagia punya suami seperti Ari.


"Apa besok kamu akan hadir dalam perkawinan itu juga sayaang... "tanya Ari.


"Iya pastilah sayang... bagaimana pun Alya juga sepuluh Aku.


"Tapi kondisi perut mu besar seperti ini.... "


"Apakah kau malu membawa Aku dalam kondisi perut besar.. "goda Dea.


"Yaaa.. tidak lah Sayaaang... kan yg bikin kamu begini aku juga.. "canda Ari sambil memeluk istrinya.


Merekapun tertawa ,mereka bahagia dengan pernikahan dadakan mereka.


Ari kemudian menelpon mertuanya yaitu Rico dan Rini untuk hadir di pernikahan Alya.


Rini dan Rico berkenang hadir dan Mereka akan minta maaf akan kesalahan mereka di masa lalu.


Merekapun akan siap bila Anto akan mengambil jalur hukum.


*****


Orang tua Alya telah sampai di apartemen Alya.


Mereka sangat berbahagia akan rencana pernikahan Alya putri semata wayangnya.


Byk para undangan menginap di hotel Arka krn mereka datang dari luar negeri.


berbagai rekan bisnisnya semua tak ada yg terlupa di undang. hampir seluruh kamar hotel adalah tamu undangan Arka.


Arka ingin pernikahannya di saksikan semua org, jadi mereka pun mengundang para wartawan juga.


Arka akan siap tidur di kamarnya di mansionnya.


Tapi matanya tak bisa terpejam. Diambilnya ponsel nya lalu di hubungi Alya.


Panggilan vc masuk di ponsel Alya.


Alya yg baru saja akan tidur setelah berkumpul dengan Papa dan Mama tirinya.


Alya mengakat panggilan itu. Terlihat Arka lagi senyum-senyum di layar ponsel.


"Sayaaaaang.. Aku kangen... "kata Arka sambil mencium Alya di layar ponsel.


Alya tertawa melihat tingka lucu Arka.


"Baru saja hari ini tak ketemu... uda kangen lagi.."kata Alya goda Arka.


"Besok cepat ya datangnya... "


"Haa... masa aku di suruh datang cepatan... "ejek Alya.


Arka melarang Alya mematikan vc nya.


Alya tertawa dengan tingka laku Arka.


Akhirnya Alya tertidur karna kecapean dan mengantuk, sedangka di balik sana Arka juga sudah tertidur tapi ponsel mereka tetap masih dalam panggilan vc.

__ADS_1


******


bersambung


__ADS_2