Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya

Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya
Episode 30


__ADS_3

Alya telah sampai di apartemen di antar oleh Anjas.


Saat Alya akan turun tiba-tiba kepalanya pusing,Anjas yg melihat langsung menangkap tubuh Alya.


Alya pinsang dalam dekapan Anjas ,Anjas lalu mengakat tubuh Alya.Lalu bik Ina mengikuti mereka mengantar ke kamar Alya.


Anjas meletakan tubuh Alya perlahan ,Bik memberikan minyak angin agar Alya sadar.


Alya sadar dan melihat dirinya sudah di kamarnya kemudian bertanya.


"Siapa yg mangakatku kesini?"tanya Alya.


"Maaf Nona ..saya telah lancang mengakat membawa kesini.."kata Anjas.


"Makasih, Aku telah merepotkanmu..."kata Alya. Masih lemah


"Tak usa berterimah kasih..."jawab Anjas,sambil tersenyum.


"Nona,...Andai kau tau Aku sangat bahagia bisa melakukannya..."batin Anjas.


"Baiklah Nona ..saya akan balik ke kantor..."kata Anjas.


Alya yg merasa mual hendak berdiri dari pembaringannya.Tiba-tiba sepoyongan hendak jatuh maka Anjas lalu menangkap tubuhnya.


"Biar Aku bantu ke kamar mandi.."kata Anjas sambil memengang tangan Alya dan membawa ke bahunya untuk pegangang.


Bik Ina yg belum pulang dari dapur mengambilkan Alya air hangat.


Setelah muntah,Alya pun kembali ke pembaringanya di bantu oleh Anjas.


"Kembalilah ke kantor karna masih banyak tugas tadi belum selesai "kata Alya.


"Baiklah...Non..."Anjas lalu keluar dari kamar Alya,rasanya Dia tak tega melihat Alya seperti tapi Dia tak berhak untuk menemaninya.


******


Alya menelpon agar Anjas menjemputnya,Utk ke kantor.


Sampai depan kantor,Arka terlihat sedang sengaja menunggu Alya.Alya yg melihat Arka langsung menaikan kaca jendela mobil.


Alya turun ,dari mobil .Arka mengejar Alya sampai di life ,tapi Alya langsung menutup pintu life.Dan para satpam mengusir Arka keluar.


Sebenarnya bisa saja Arka menhajar para satpam itu ,tapi Arka tak ingin membuat keributan ,di kantor Alya.


Arka keluar,lalu berjalan ke gedungnya .


Alya yg sudah sampai di ruangannya .Dia menatap sebuah undangan di atas mejanya.Di buka undangan itu lalu di bacanya.


"Anjas nnti malam kita hadiri undangan ini ,kamu jemput saya jam 19.00..."kata Alya.


"Baik..."jawab Anjas lalu keluar dari rungan Alya untuk ke ruangannya.

__ADS_1


Alya menatap Undangan itu,Undangan pernikahan rekan bisnisnya dan juga rekan bisnis Arka.


****


Alya sudah selesai berdandan, dengan gaun hitam dan bertaburan permata yg membuatnya makin cantik ,Alya menunggu Anjas di teras.


Anjas datang dengan jas yg berpadu dengan warna baju Alya.Padahal mereka tak janjian .Anjas begitu tampan dengan senyum nya yg menawan membuka pintu mobil buat Alya.


Anjas seorang cowok yg berpenampilan tampan dan badan postor tubuh cowok macho.


Anjas menjalankan mobilnya,sekali-kali Dia melirik Alya di spion mobilnya.Rasa kagum Anjas pada sosok kecantikan Alya.


Tak berapa lama kemudian mereka pun telah sampai pada gedung tempat acara .


Alya turun dengan Anggungnya,dan berjalan ke dlm .Tamu sudah memenuhi gedung tersebut.


Alya menghampiri sang mempalai dan mengucapkan selamat.lalu mereka pun mengambil makanan yg telah di sediakan .


Saat Alya telah memgambil makanan,Dia melihat Arka datang dengan Ari.


Alya mencoba bersembunyi diantara para tamu.


"Kenapa Dia tak bersama Wanda..."guman Alya.


Arka yg sepertinya mencari seseorang,melihat ke sana kemarin.


Alya berusaha tak terlihat olehnya,dan mendekatkan diri dekat Anjas. Anjas melihat Alya seperti itu jadi mengerti kalau Alya tak ingin di lihat Arka ,Diapun melindungi Alya.


Saat Arka mencari sosok Alya.Wanda datang menghampiri dan mengandeng manja tangan Arka.Arka yg ingin mengikuti permainan Wanda utk mengetahuai rencana mereka tak melepas tangannya justru Dia merangkul pinggang Wanda.


Alya melihat ke arah Arka dan Wanda,dan bertemu mata dengan Arka.Sekilas Alya dan Arka saling menatap.Air mata Alya tak bisa di bendung lagi.


Wanda mencium pipi Arka.


Alya yg melihat itu,tiba-tiba pandangannya gelap ,dan pusing ,hatinya sakiit,piring yg di pegangnya langsung terjatuh.Dan membuat para tamu melihat ke arahnya.


Termasuk Arka pun melihat ke Alya,Arka ingin berlari menolongnya istrinya yg sangat di cintainya itu ,namun Dia tak ingin rencananya utk menjebak Wanda gagal.


Arka pura-pura tak melihat ,Dia beri kode pada Ari agar ke sana menolong Alya,tampa di lihat Wanda.


Arka pura-pura pergi mengajak wanda dan Andre mejauh dari tempat Alya pinsang.


Ari dan Anjas membawa Alya ke rumah sakit.Milik Arka dengan bantuan Dokter Iwan.


Alya di tangani oleh Dokter Iwan,Dia memasang infus di tangan kiri Alya.Setelah selesai Diapun keluar dari kamar dimana Alya masih pinsang.


"Arka mana.."Tanya Dokter Iwan.Karna melihat tak ada Arka disana.


Anjas dan Ari hanya saling tatap.


"Memang Alya sakit apa .."tanya Ari.

__ADS_1


"Alya hamil,dan Usia kandungan memasuki 2 minggu..."Kata Dokter Iwan senyum-senyum.Sambil memberikan foto hasil USG pada Ari.Ari memasukan dlm saku jasnya.


"Tapi kenapa kalian yg membawa kesini..."tanya Dokter Iwan lagi.


Ari kemudian menatap Anjas dan Dokter Iwan.Karna masalah ini memang hanya Ari yg tau kenapa Arka sampai tak bersama dengan Alya.


Ari kemudian menceritakan semuanya yg Dia ketahuai bagaimna Arka di jebak oleh Wanda dan Andre.


Anjas dan Dokter Iwan menganguk,mereka merasa kasihan dengan masalah Arka,karna mereka tau semua kalaun Arka sangat mencintai Alya.


"Jadi bagaimna dgn keadaaan Alya,apakah tak berbahaya..."tanya Anjas.


"Alya baik saja pada umumnya wanita hamil memang begitu...,dan ingat jangan sampai Dia stres krn bisa berakibat fatal pada janinnya..."jelas Dokter Iwan


"Sebentar Dia akan sadar,...dan akan baik -baik saja...."kata Dokter Iwan.


Dokter Iwan pun akan pergi karna ada pasien harus ditangani.Sedangkan Ari akan pulang ke tempat pesta tadi.


Kini tinggal Anjas yg menemani Alya,Anjas masuk ke ruangan Alya.Dia mendekat ke arah Alya yg terbaring pinsang.


Anjas duduk di kursi dan menatap wajah pias Alya,Ada rasa sakit melihat wanita di cintainya seperti itu.


Di rainya tangan Alya lalu di ciumnya tangan itu,dengan sangat lembut.Lama Dia mencium tangan Alya tampa terasa air matanya terjatuh.


Dia sangat mencintai Alya tapi Alya mencintai orang lain.Tiba-tiba tangan Alya bergerak.


Anjas menghapus air matanya lalu melepaskan tangan Alya,Anjas tak ingin Alya tahu kalau Dia sedang memegang tangannya.


Alya membuka matanya,


perlahan di menatap sekelilingnya.Lalu menatap Anjas.


Anjas yg tersenyum pada Alya,


"Terima kasih karna Kamu telah membawaku kesini..."


"Itu sudah tugas Saya Non..." kata Anjas,sambil mencoba mengambilkan Alya buah.


Di kupasnya buah itu lalu di berikan pada Alya.Alya memakan nya dengan pelan dan badannya masih kelihatan lemah.


Alya menatap sekelilingnya,ruangan ini sangat elit,Alya dapat melihat isi ruangan ini fasalitas yg sangat mewah.


"Kita di rumah sakit mana ini?"tanya Alya pelan.


Anjas pura-pura tak tau karna takutnya Alya akan ingin keluar kalau tau ini rumah sakit milik Arka.Ari memamg sengaja memesan kamar yg terbaik .


"Aku juga tadi tak perhatikan namanya,saya langsung bawa nona kesini tadi"kata Anjas berbohong.


******


Ari telah sampai di pesta itu,Ari menghampiri Arka.yg sedang berbicara dengan rekan bisnisnya.Wanda masih dekat Arka,melirik Ari.Ingin rasanya Ari mencekik leher Wanda,karna telah menhancurkan ke bahagian Tuannya.

__ADS_1


bersambung....


Bila suka mohon tinggalkan jejak like dan Komenya๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ˜Š


__ADS_2