Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya

Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya
episode 40


__ADS_3

Episode tamat ya.. maaf mungkin sampai 40 episode biar gak lama tergantung mikirnya ya.. 😅


Silakan Baca "Perjodohan Ku di depan Ka'bah dan Isya Allah ceritanya gak kalah menarik ya.. Mohon maaf segala kesalahan dan Tiponya yg masih berantakan.. 🙏🙏😊😊


*****


Arka mendapat laporan dari Ari kalau Dia telah menghancurkan perusahaan milik Yuda dengan Papanya, Kini Hendra telah menarik sahamnya yg di perusahaan Papanya Yuda. Dan Hendra sangat berterima kasih dengan menantunya itu karna Arka maka Dia dapat mengetahui niat jahat sahabatnya itu.


Kini Andika papa Yuda sangat menyesal karna telah mengkhianati Hendra, namun Hendra tak lagi percaya padanya.


Adi Asistem Alya,kini menjadi wakil CEO di perusahaan Papa Alya, walau kedudukan sekarang bukan lagi seorang sopir tapi Dia tetap mencintai Yuni adek Yuda. Dan Andika serta Yuda sudah setuju hubungan mereka.


Hendra dan Indah Istrinya lebih menikmati hidupnya berada di kapal pesiar mereka.


Kebahagiaan Hendra maki lengkap ketika sebentar lagi akan memiliki cucu, dan Dia akan datang sebelum Alya melahirkan mereka akan ke Indonesia.Untuk Menetap di mansion nya.


Rini dan Rico kini mendapat ganjaran akan kesalahan di masa lalu, sudah jatuh miskin dan Rini dan Rico mengalami kecelakaan sehingga Rico dan lagi bisa berjalan,sedangkan Rini meninggal dalam kecelakaan tersebut.


*****


Dokter Iwan mengarahkan kalau Alya akan melakukan operasi secar seminggu lagi.


Arka sudah memerintahkan Dokter Iwan memanggil para Dokter beda yg terbaik untuk melakukan operasi secar tersebut.


Para Dokter itu di datangkan dengan jet pribadi Arka datang ke Indonesia.


Segala sesuatunya telah di siapkan, Alya pun menelpon agar Papa Dan mama Tirinya yg Dia anggap Ibu kandungnya datang sebelum operasinya.


Bik Ina pun sudah beberapa tinggal di mansion nya Arka, walau Arka tak lagi ke kantornya tapi Dia tetap berharap bik Ina menemani Alya.


Besok adalah operasi Alya, Papa dan Mamanya juga telah tiba, dan kini berada di mansion Arka. Mereka lagi diruang keluarga sambil menonton tv.


Arka yg dari tadi kelihatan tak seperti biasanya,bagaikan memikirkan sesuatu.


"Kelihatan nya Kau ada masalah Nak.. "Kata Hendra Akhirnya.


"Itu Pa.. Aku mikir tentang Alya besok yg akan di operasi.. "Kata Arka sambil memandangi Alya yg di sampingnya,dan membelai rambut Alya.


"Seharusnya harus senang dong... karna besok kita akan ketemu dengan anak-anak kita... "Kata Alya sambil mencoba menggoda Arka.


"Seharusnya kamu beri aku semangat, bukannya membuatku jadi takut.. "Kata Alya.


"Iya... Sayang maafin Aku.. "Kata Arka mencoba tersenyum padahal dlm hatinya Dia sangat mengawatirkan Alya.


Setelah lama berbincang dengan mertuanya Arka dan Alya pun pamit ke kamar Istrahat.


Arka menuntun Alya ke kamar mandi bersihkan diri lalu membawa ke tempat tidur.

__ADS_1


"Kau tau Sayaaaang..., Aku takut kehilanganmu..., Aku sangat mencintaimu dan anak -anak kita,, "sambil mengusap perut Alya dan menciumnya.


"Sayaaaang.. Kalau kau terus seperti ini maka Aku juga jadi takut buat jalani oprasi secar ini... "Kata Alya..


"Maafkan Aku ya..., Aku tak bermaksud membuatku ketakutan.. "Jawab Arka lalu mencium kening Alya.


Alya pun mendekatkan dirinya di tubuh Arka dan mencoba mencari rasa bagaimana nyaman utk tidur.


Perut besar Alya membuatnya selalu gelisah ketika tidur karna membuat kadang dadanya sangat sesak, Untung Arka sebagai suaminya begitu sangat perhatian dengan Alya.


Arka akan tertidur bila Alya sudah tertidur, kadang tengah malam Alya bangun duduk karna perutnya sangat bikin Dia sesak membuatnya harus duduk.


Kini Alya sudah tertidur, barulah Arka ikut memejamkan matanya, sambil mencium kening Alya.


****


Di kamar operasi Dokter yg akan melakukan operasi sudah siap di dalam Ruangan operasi.


Alya yg di akan memasuki kamar operasi balik tersenyum ke arah Arka. Arka mengecup kening Alya.


"Sayaaang.., Kamu pasti bisa menjalaninya... "Bisik Arka.


"Iya sayaang, Aku akan kuat demi anak anak kita... "Kata Alya, lalu ke kamar operasi di dampingi para Dokter -Dokter terbaik.


Arka yg pulang balik berjalan, menunggu didepan kamar dimana Alya sedang di operasi secar.


Indah yg memegang tangan Hendra dan bersandar di bahu suaminya. Mereka begitu sangat mencemaskan Alya.


Di tariknya Arka, ada rasa bersyukur dalam diri mereka karena Alya mendapatkan suami seperti Arka, yang begitu sangat mencintai Alya.


Tak berapa lama pintu terbuka, Dokter Anita keluar sambil mengendong bayi. Arka dan Hendra berlari ke arah Dokter


Anita.


"Selamat... Bayi kembar Tuan lahir dengan selamat... "Kata Anita tersenyum.


Arka mengambil bayinya itu lalu menangis merasa sangat terharu, Arka mencium bayinya yg berhenti laki -laki.


Tak lama Dokter Anita masuk lagi dan mengambil bayi berjenis perempuan.


Hendra mengambil bayi yg di tangan Arka.dan Arka mengambil bayinya di tangan Anita..


"Cucu kakek sudah sepasang... "Hendra yg mengendong cucunya itu berganti mencium bersama istrinya. Mereka sangat bahagia.


"Bagaimana keadaan Istriku... "Tanya Arka pada Anita.


"Nona Alya baik-baik saja, dan saat ini masih dalam proses penjahitan pada perutnya dan setelah di pindahkan keruangan nya baru Tuan bisa menemuinya.. "Kata Dokter Anita. Perasaan lega di wajahnya.

__ADS_1


*****


Kini Alya sedang berada di ruangannya, kamar yg termewah di Rumah Sakit milik Arka.


"Sayaaang.. makasih kamu telah memberikan aku sepasang Anak-anakku yg cantik dan tampan.. "Sambil mencium kening Alya.


"Papa juga berterima makasih telah memberikan cucu yg tampan dan cantik..., "Kata Hendra dan Indah mengendong cucu mereka.


"Bagaimana kalau nama mereka Aku kasih Faiz Arka Askara dan Faizah Arka Askara. .."Kata Arka.


"Nama yg bagus.., Kami suka kata Hendra dan Indah.


Dalam ruangan itu mereka berkumpul Ari dan Dea dengan anak mereka. Hendra dan Istrinya.


Dokter Anita masuk ke ruangan Alya yg akan mengontrol keadaan Alya dan Anaknya.


Arka memang ingin Istrinya itu selalu di kontrol dalam 30 menit sekali.


Tiba -tiba Pintu di ketuk, Anjas masuk ketika sudah di persilakan oleh Arka.


Arka menutup tirai yg berada di dlm ruangan agar Arka tak dapat melihat Alya yg terbaring.


Anjas yg datang membawa kotak untuk hadiah buat anak anak Arka.


Anjas menghampiri Dokter Anita yg sedang mengendong Anak Arka.


"Anak yg lucu...,bisa aku gendong... "Sambil berusaha mengambil bayi Arka dari gendongannya Anita.


"Eh... enak aja.. kalau mau ,cetak sendiri.. "Arka pura-pura mengambil bayinya.


Semua yg ada diruang anak itu ikut tertawa, Anjas dan Anita wajahnya memerah.


"Kapan kalian akan menikah..., "Kata Arka.


"Kalau Tuan dan Nona Alya mengizinkan, kami akan menikah secepatnya.. "Kata Anjas sambil melirik pada Anita. Anita yg di lirik tersipu malu.


"Baiklah... begitu Alya sudah pulih, giliran kalian lagi yg akan cetak seperti anakku... gendongan biar wajahnya bisa jadi contoh bagi kalian... "sambil menyerahkan bayinya dalam gendongan Anjas.


"Contoh...??, enak aja.. emang nya anakku kue..." Teriak Alya.Arka lalu menghampiri Alya.


"Ya bukan lah Sayaaang..., "mencoba mencium istrinya tapi Alya pura-pura merajut.


Semua Pun tertawa melihat mereka. Seorang mafia kejam dan dingin dapat di ubah oleh mantan tahanannya itu.


TAMAT


*****

__ADS_1


__ADS_2