Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya

Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya
episode 24


__ADS_3

Arka bangun dan berjalan ke arah Dokter Siska.


Alya pun Ikut menghampiri.


"Siapa yg sombong??!! "bentak Arka.


"Bukanya semalam kamu sengaja mengodaku.., kamu sengaja menempelkan wajahmu di pipiku... "Kata Arka.


Dokter Siska wajahnya jdi merah krn malu.


Alya dan bik Ina menatapnya.


"Tugas Dokter adalah tugas mulia tpi kalau ingin aku hapus nama Dokter mu, hari ini juga Aku bisa melakukan nya"kata Arka.


"Hemm... sifat sombong Arka kambung lagi"batin Alya.


Arka menyebut Rumah sakit milik nya yg di percayakan oleh Dokter Iwan.


"Maaf kan saya Tuan Arka..., Saya tak akan mengulang lagi perbuatan Seprti itu.. "kata Siska minta maaf.


Dokter Siska tau kalau rumah sakit Arka itu dapat saja menghapus nama Dokter yg Dia miliki.


"Dan ingat wanita seperti kamu tak akan bisa membuatku tergoda.."kata Arka pelan.


Alya senyum-senyum melihat tingka Arka itu.


Dokter Siska lalu permisi meninggal kan mereka.


Dokter Siska tau nama pemilik Rumah sakit milik Arka tapi Dia tak menyangka ketemu di rumah Bik Ina.


"Kalau liatkan betapa banyak wanita mengejar kekasihmu ini... "kata Arka sombong sambil mencoba menggoda Alya.


Alya cuma memonyong kan bibirnya.


Arka tertawa, bersama dengan bik Ina.


Ayo kita makan, bibi beli tadi ini di pasar.


Sambil menghidangkan Makanan khas Daerahnya sederhana tapi mereka makan dengan lahap.


****


Alya ingin jalan-jalan ke permandian Bantimurung,yg tak jauh dari rumah bik Ina.


Karna permandian agak jauh masuk ke dalam maka mereka mengendarai mobil.


Bik Ina ikut dengan mereka.


Alya ingin berpose di bawa patung yg bergambarkan org utang itu.


"Yank.., itukah kembar kamu... "kata Alya sambil menunjuk pada patung itu.


Arka melirik patung yg di tunjuk Alya.


"Yaaa... masa patung itu di bilg kembar Aku sih... "sambil pura-pura merajut.


Alya dan Bik Ina tertawa.


Arka menghentikan mobilnya dan memarkir kan di pinggir jalan masuk permandian tersebut.


Mereka turun, dan mengambil beberapa gambar secara bergantian.


Tak lama mereka masuk dlm mobil lagi, Arka lalu Menjalankan mobilnya memasuki permandian.


Alya kepalanya keluar jendela krn Dia sangat takjub dgn kios kios di pinggir jalan menjual berbagai macam kerajinan tangan.


Alya minta di hentikan Mobil nya tapi kata Arka, ketika mereka pulang barulah mereka akan mampir membeli di kios itu.


Sampaila mereka pada di tempat parkir yg telah di sediakan.


Mereka turun dan berjalan utk mengambil karcis.


Arka mengeluarkan uang lebaran 100ribu.,tak lama penjaga loket mengembalikan 25ribu.


Mereka memasuki Area permandian Bantimurung dengan terlebih dahulu di periksakan karcisnya kepada petugas.


Alya kaya anak kecil berlari lalu berputar,dan mengejar kupu -kupu cantik yang beterbangan.


Alya sangat bahagia apalagi hawa segar pegunungan yg jarang di hirup oleh Alya dan Arka.


Mereka sampai di sebuah patung kupu -kupu.


Alya memanggil Arka untuk berfoto bersama dan Bik Ina mengambil gambar mereka secara bergantian.


Tiba -tiba,datanglah dua orang banci duduk di samping Arka. Dan mereka minta di ambil gambarnya oleh Alya. Dan teman banci itu pun mengambil gambarnya juga.

__ADS_1


Salah satu banci itu memengang pipi Arka.


"Deeeh gammaran'na(gagah bangeet) "sambil menatap Arka.


Di tatap begitu Arka lalu berdiri, Alya tertawa melihat sikap Arka.


"Bulu kayaknya merinding"kata Arka sambil mencoba mengusap bulu lengannya.


Tak lama berjalan sampailah di Air terjun.


Alya terpesona akan ke Indahan Alam itu.


Arka lalu menyewa tikar yg di sediahkan oleh pengawas permandian tersebut.


Setelah membayar Bik Ina dan Alya meletakkan barang-barang mereka.


Mereka sengaja mengambil tempat yg masih jauh dari Air terjung.


Alya menatap sekelilingnya ,banyak yg telah turun dan mandi.


"Mandi yuk... "Ajak Alya.


"Tidak ah... dingin"kata Arka.


"Mandi Aja sana Tuan, nanti bik Ina yg jaga barang -barang disini"kata bik Ina.


"Yaaa... Uda, Aku mau mandi... "kata Alya.


Alya lalu berjalan ke arah arus air terjung yg dekat dari Arka.


Alya duduk di sebongkah batu besar.


"Yak... Airnya gak dingin. kok... "sambil melambaikan tangan manggil Arka.


Karna teriakan Alya banyak di antaranya mereka melirik ke Alya.


Alya menjadi tatapan para pengunjung itu.,Apalagi Alya bagaikan mutiara di tengah air.


Kulitnya yg putih bersih dan rambutnya panjang terurai kayak gaya putri duyung.


Arka melihat para lelaki yg dekat dari tempat Alya, menatap Alya .


Alya mengerjai Arka.


Arka yg melihat langsung melompat.


Arka sadar kalau Alya mengerjainya karna tempat Arka melompat cuma sebatas pinggang anak -anak.


Alya yg melihat Arka basah semua,Alya tertawa lalu menghampiri Arka dengan berjalan ke arah Arka .


'


Alya menarik tangan Arka ke tengah air.


Alya menyiram Arka air, Alya merasa sangat suka mengerjai Arka.


Arka menatap Alya.,Dia begitu gemes meliahat Alya tertawa Seprti itu.


Arka menarik tangan Alya agar duduk di sampingnya di atas sebongkah baru besar.


Ingin Rasa Arka mencium Alya, tapi di sana ramai akan org yg memperhatikan mereka.


Arka hanya mengambil tangan Alya di arahkan ke bibir nya.


"Kau tau sayaang... rasanya bila sedang bersamamu, aku tahan ingin terus memeluk dan mencium.. "bisik Arka.


"Dasar mesum... "goda Alya.


"Hehe seharusnya kamu bersyukur krn hanya padamu aku berhasrat.. "Kata Arka Sambil menyandarkan kepala Alya di dadanya.


Mata pengunjung permandian itu pasti banyak yg iri sama pasangan itu.


Bik Ina yg melihat Tuannya itu jadi bahagia.


Alya menunjuk agar mereka mendekati Air terjung itu.


Akhirnya Arka menariknya lalu berjalan ke arah Bik Ina yg sedang berbicara dengan seseorang, mungkin Dia sekampung Bik Ina Fikir Alya .


Alya dan Arka pamit sama Bik Ina kalau mereka akan mendekat ke air terjung.


Mereka berdua berjalan ke arah air terjung yg sangat Indah.


banyak yg berani mereka mandi di bawa air itu.


"Yank.. Mandi yuk.. "kata Arka.

__ADS_1


"Gak ah... takut.. "kata Alya.


"Kita naik aja ke atas situ.. "tunjuk Alya pada sebuah tangga yang tak jauh dari tempat Alya berdiri.


"Yakin kamu bisa yank... "tanya Arka.


"Iya dong... Ayo.. "kata Alya lalu berlari kecil menaiki tangga itu.


Arka ikut di belakang Alya.


Tapi belum setengah Alya sudah jongkok sambil meletakkan tangan nya di pinggang.


Arka tertawa.


"Kenapa yank.. "tanya Arka


"Capek.. "jawab Alya sambil nafas nya ngos-ngosan


Arka tertawa, lalu menghampiri Alya.


Di pegangnya tangan Alya,lalu berjalan menaiki tangga.


Akhirnya sampai juga mereka,dia atas.


Para pemudi banyak dengan pasangan masing- masing .


Alya sangat menikmati pemandangan itu. bendungan di atas gunung yg di lewati air terjung itu turun.


Mereka berjalan maki jauh, maka sampailah pada "Goa Mimpi"


"Yank kamu yakin bisa berjalan pulang..,, ??"tanya Arka.


"Pulang yuk... Uda lapar dan pecel nih betis Aku... "Kata Alya.


"Baik kalau gitu kita turun aja, "


Alya mengangguk lalu memengang tangan Arka, sebagai tongkatnya.


Mereka turun dengan perlahan krn tangga itu amatlah licin.


Arka tak perna melepaskan tangan Alya. krn Dia takut Alya akan terjatuh.


Sampai di dasar tangga Alya duduk di sebuah kursi.


Arka duduk di samping Alya.


Alya menunduk sambil memijit betisnya yg mengeras karna berjalan.


"Aku pijikin.."kata Arka.


"IIh.. tak usah di liat org tuh... "balas Alya.


Arka jongkok depan Alya.


"Naik di punggung ku biar aku gendong.. "kata Arka sambil menunjuk punggung nya.


"Hehe... dari tadi kek... "Kata Alya lalu naik ke punggung Arka.


Byk yg melihat ke arah mereka tapi mereka cuek aja.


Sampai di depannya bik Ina, kaget di kiranya Alya habis terjatuh.


Alya di dudukan di atas tikar, lalu bik Ina menghampiri.


"Nona Alya Kenapa... "


"Pegel bik.. gara-gara naik tangga... "kata Alya senyum manis,sedangkan Arka yg ngos -ngosan.


Alya dan Arka mencari kamar mandi utk membersihkan diri mereka bekas air terjung.


Mereka berjalan ke belakang yg memang sdh di sediahkan disana buat air bersih dan ganti pakaian. Di sana sangat sepi apalagi di belakang kamar mandi nya adalah gunung.


Awalnya Alya takut masuk.


Maka Arka yg dulu masuk memastikan di sana tak ada apa-apa.


Ketika Arka sudah memastikan tak ada apa -apa.Alyapun masuk.


'Kamu keluarlah ..ingat jangan ngitip"kata Alya sambil mendorong Arka supaya keluar.


Ketika akan keluar Arka yg tak tahan melihat gemes Alya dari tadi langsung di lum**t bibir Alya.


Alya mendorong tubuh Arka..


"Apaan sih disini bau... "Arya tak tahan lama-lama. karna kamar mandi itu mungkin mereka para pengunjung ada tak siram ketika habis buang air.

__ADS_1


__ADS_2