Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya

Mafia Jatuh Cinta Pada Tahannnya
epjsode 33


__ADS_3

Arka berjalan di ruangannya, Alya berusaha melepaskan diri ketika tak terlihat lagi para tamu undangan, Namun Arka masih tetap seperti semula memengang dengan erat.


Alya dan Arka sudah masuk dlm rungan Arka,Alya kini sangat kuat memberontak tapi tetap saja Arka tak melepaskan nya


Arka menguci rungan itu.


"Lepas kan..!!!!.. " Bentak Alya, namun Arka tetap tak perduli. Di rainya tekuk Alya lalu di cium bibir ,dan ****t bibir Alya dengan lembut.


Alya berusaha memberontak, tapi kekuatan Arka lebih besar dari pada Arka.


Arka terus mencium Istrinya itu, walau dapat perlawanan dari Alya.Lama-lama Alya telah tak lagi memberontak.Dia terlihat mulai juga menikmati ciuman yg di lakukan Arka.


Arka terus mencium istrinya tanpa jeda,setiap inci wajah Alya di telusuri oleh cium Arka.Arka melakukan itu tak seperti biasanya, mungkin karna Dia telah lama merindukan istrinya itu.


Ketika tangan Arka akan melakukan lebih jauh lagi pada tubuh Alya.Tiba-tiba Alya mendorongnya.


"Lepas kan Aku... Kau sengaja mempermainkan ku...!! "Teriak Alya sambil menangis, dan mencoba memperbaiki bajunya yg telah koyak dan terlepas kancingnya bagian atas.


"Sayaaaang... percayalah Aku cuma di jebak oleh mereka... " Kata Arka. Mencoba menenangkan Alya.


"Bohong..!!! "Kata Alya. Sambil terus menangis,Arka ingin merai tangannya namun di tolak oleh Alya.


Arka panik melihat Alya seperti itu, Dia tak ingin Alya stres seperti waktu di rumah sakit.


"Baiklah.. Aku secepatnya akan bawa mereka ke hadapanmu agar mereka mengakui perbuatannya... "Kata Arka.


"Percayalah... Aku tak perna mengkhianat cinta kita..., Kau kan tau itu... " Kata Arka lirih.


Alya setelah mendengar ucapan Arka, Dia pelan-pelan diam tak lagi histeris seperti tadi.


"Istrahat lah..., di dalam kamar ruangan ini memang saya telah rancang agar kamu dan bayi kita bisa Istrahat...perusahaan ini adalah milikmu dan bayi kita.. namanya di Akta milik adalah namamu... "Lalu berjalan membuka kamar yg ada dlm ruangan itu yg sudah lengkap dengan segala kebutuhan Alya.


Arka lalu membuka pintu dan berjalan keluar dari ruangan itu.


Alya lalu masuk ke dlm kamar itu, dan membaringkan dirinya yg memang sangat lela. Alya pun tertidur.


Arka yg keluar dari kamar menghampiri Anjas.


"Terima kasih kamu sudah membawa Alya kesini.., "sambil menepuk pelan bahu Anjas.


"Sama -sama Tuan.. "Kata Anjas.


"Alya di kamar dlm ruangan kerjaku Istrahat, seperti nya Dia sangat muda lela... "Kata Arka.


"Kosongkan jadwalnya hari ini, dan juga besok,jangan biarkan Dia terlalu Lelah, Saya tak ingin Dia kenapa -kenapa.. "kata Arka lirih.

__ADS_1


"Baik Tuan.. "kata Anjas..


"Kamu pulang lah ke perusahaan karna Alya masih Istrahat.. nanti biar Ari yg mengantar ke apartemennya.. " Kata Arks lagi. Anjas pun permisi pada Arka lalu keluar meninggalkan gedung itu.


Arka lalu menghampiri para tamunya.


*****


Setelah para tamu undangan pergi. Arka pun pulang ke mansionnya,karna Dia tak ingin membuat Alya seperti tadi. Arka tak bisa menahan hasrat bila meliahat istrinya itu.


Arka memerintah kan pada Ari ,bila Alya terbangun, agar mengantar kan pulang.


Ari menunggu di depan ruangan tempat Alya Istrahat.


Alya yg telah terbangun merasa lapar,di lihat buah dan berbagai camilan kesukaannya dlm kulkas yg memang sdh di sediahkan Arka.


Alya mengambil buah itu lalu memakan nya,selama ke hamilannya Alya lebih suka makan buah.


Setelah merasa selesai ,Alya kemudian keluar kamar hendak pulang. Dilihatnya Ari dudukdi sofa, ada rasa kecewa krn tak di liatnya suaminya. Namun Alya malu bertanya pada Ari.


Ari tau akan sikap Alya yg seakan mencari Arka.


"Tuan Arka sudah pulang..., Dia menyuruh saya untuk mengantarkan Nona Alya.. "Kata Ari,sambil senyum.


Mereka lalu berjalan, keluar rungan itu, Ari di samping Alya.


"Tuan Arka,tak ingin kehadirannya membuat Nona Alya stres. Maka itu Dia menyuruh saya.., Tuan Arka hanya di jebak sama Wanda dan kakaknya, agar Wanda bisa menikah dengan Arka dan bisnis Andre bisa di bantu oleh Arka, begitulah rencana mereka... "Ari terus bicara tanpa di tanya oleh Alya.


"Arka ingin mencari bukti utk memperlihatkan pada Nona Alya, tapi semuanya cctv saat kejadian telah di hapus oleh mereka..,Saat ini kami sudah mencari siapa saja perusahaan yg kerja sama dgnnya dan kami akan menawarkan kerja sama dan mencabut saham mereka dari andre.. "Kata Ari, Alya hanya mendengar kan.


"Kenapa Arka tak menjelaskan padaku... "Kata Alya,ada rasa yg sangat bersalah dlm hatinya.


"Karna Nona Alya tak perna memberikan kesempatan untuk bicara pada Tuan Arka... "Kata Ari lirih.


"Dimana Dia,..? "Tanya Alya. Ada rasa sangat bersalah dalam dirinya.Yg tak perna memberikan kesempatan buat Arka menjelaskan pada nya.


"Tuan Arka, keluar negeri utk melihat perusahaan nya di sana.. "Kata Ari berbohong.


Alya terdiam, ada kristal bening yg di tahan nya di sudut matanya.


Kini mereka telah sampai di parkirkan.Ari membuka pintu mobil, Alya lalu naik.


Ari menjalankn kan mobil nya, namun dari kaca spion Dia bisa melihat Alya dengan jelas kalau lagi menangis. Ari sebenarnya tak tega tapi entah apa yg ada dlm fikiran Ari.


Jalan begitu macet sehingga lama terasa baru sampai di apartemen nya.

__ADS_1


*****


Setelah Ari mengantar Alya, Dia menelpon Arka. Dan mencerita kan yg terjadi tadi. Dan juga kebohongan tentang tentang keberadaannya.


"Bagaimana kalau Dia tahu Aku tak keluar negeri.. "Kata Arka.


"Dia tak akan tau kalau Tuan tak bilang... "


"Baiklah..., saat ini aku ikut rencanamu... "Kata Arka Akhirnya.


Entah rencana gila apa yg ada dlm fikiran Ari. Arka sendiri tak tau lagi, baginya Dia ingin cepat berkumpul kembali dengan Alya dan jambang bayinya.


Arka yg menerima ide gila Ari itu mendengar kan dengan seksama.


Ide gila Ari tak ingin Arka terlihat dari Alya utk beberapa hari. Dan Alya sendir yg akan datang mencari Arka.


Setelah telpon di tutup Arka lalu tertidur karna memang Dia sangat merasakan lelah.


Arka yg tertidur sedang mimpi ketemu dan bermesraan dengan Alya,sampai guling di peluk dengan erat.


****


Sedangkan Alya,Dia terus mengingat ucapan Ari. Dia sangat merasa bersalah karna tak perna memberikan kesempatan pada Arka, utk menjelaskan apa yg terjadi.


"Aku harus minta maaf padanya..., ah..tidak, seharusnya Dia yg harus minta maaf padaku... "Alya yg merasa hatinya bolak balik antara minta maaf dan memaafkan..


Ceklek..


Pintu terbuka, Bik Ina pelan -pelan masuk.Ini utk ketiga kalinya Bik Ina masuk ke kamarnya.


"Kenapa bik... "Tanya bik Ina.


"Eh ..Non Alya belum tidur... "Kata bik Ina.


"Blum bik.., emang kenapa bik..? "Tanya Alya.


"Gak Apa-apa Non... cuma mau mastikan Nona apa baik-baik saja... "Kata bik Ina, kayak maling ayam yg kedapatan.


"Hemmm... "Alya jdi curiga..


"Kira-kira Bik Ina kenapa ya...? tak biasa nya Dia begini... "Fikir Alya.


*****


bersambung

__ADS_1


__ADS_2