MALALIZA

MALALIZA
01


__ADS_3

Didesiran ombak yang deras membuat pantai terlihat lebih terombang ambing dengan semilir angin yang sangat dingin bersama kilatan petir yang berulang kali datang keindahannya kian menjadi kacau karna badai tersebut tak memungkinkan manusia bisa tahan dengan keadaan seperti itu,hewan laut pun ikut merasakannya.


Goncangan membuat istana kerajaan bawah laut ikut merasakannya.Banyak ikan yang berlalu lalang mencari tempat persembunyian mereka merasa jika Tsunami akan datang.


Semua penghuni laut berhamburan keluar dan bersembunyi dibebatuan karang namun salah seorang putri tersesat dia mencari arah yang tepat namun sayang ia tidak sempat menghindar dari gulungan ombak besar ia mati dan berubah menjadi seekor kerang.


Setelah semua kekacauan selesai penghuni laut keluar satu persatu ratu ikan pun menatap sedih atas kepergian putrinya ia merasa sangat tidak berguna karna anaknya tidak bisa ia selamatkan,sang raja pun menatap putrinya yang sudah dipegang oleh ratunya.


"Anak kita tidak bisa hidup kembali." ucapnya dengan penuh kesedihan.


Sang raja yang mendengar itu merasa sangat sedih,ia pun beranjak pergi dan ia berhasil menemukan kerajaannya yang sudah hancur berserakan ia pun mencari apa yang ia butuhkan.


Sekian lama ia mencari,ia mendapatkan batu yang kuno ia pun membacakan mantra dan munculah tulisan.


"Anak kita bisa kembali hidup asalkan jiwa manusia yang sudah mati bisa dipakainya tapi itulah kemungkinan yang bisa kita lakukan,hanya saja dua kemungkinan yang berefek pada manusia itu,jika putri kita tidak kuat menahan energinya maka dia akan musnah bersama dengan manusia itu tapi jika tubuh manusia itu kuat dia pun akan hidup bersamanya." ucap sang raja sambil menunjukkan sihirnya.


"Lalu bagaimana putri kita bisa kembali,sedangkan kini dia sudah menjadi mutiara." ucap sang ratu dengan rasa bersedih.


"Setelah manusia itu menemukan cinta dalam dirinya dia akan kembali ke wujud semula dengan terpaan cahaya matahari,dia juga bisa menggunakan kekuatannya di dunia manusia tapi tidak bisa kembali dengan wujudnya sebagai putri." ucap sang raja.


"Manusia serakah,bagaimana bisa dia mengembalikan putri kita?" ucap sang ratu dengan cemas.


"Untuk itu kau tidak perlu khawatir,usia putri kita baru menginjak 10 tahun dia akan berwatak labil dan juga kekanakan jadi saat itu manusia tidak akan menyakitinya,oleh karena itu energi yang harus dimiliki manusia itu adalah energi baik dan juga pantang menyerah dalam tekadnya jika energinya jahat putri kita tidak akan selamat." ucap sang raja dengan penuh penjelasan.


"Sampai kapan dia akan menemukan cinta dari manusia lain,manusia tidak segampang itu menemukan cintanya apalagi orang yang setia." ucap sang ratu menatap mutiara berwarna putih bercahaya.


"Kau tau darimana?" tanya sang raja bingung karna mereka tidak pernah menatap manusia secara langsung.

__ADS_1


"Aku tau lewat Instagram." ucap sang ratu membuat raja membelalak.


"Instagram itu apa ratuku?"tanya sang raja dengan kembingungan.


"Aplikasi yang manusia miliki,disana banyak capstion yang sangat aneh mulai dari 'Aku sakit saat kau menghilang tanpa jejak' aku melihat ada foto juga dia bernama Maemunah Lolipo dan aku rasa seperti itu perasaan manusia."ucap sang ratu dengan raut wajah sedih.


"Tidak usah cemas aku yakin anak kita akan kembali." ucap sang raja.


"Kapan,kita tidak mungkin mendapatkan orang yang mati kecuali tenggelam." ucap sang ratu dan raja pun membuat sihir dari gelembung air memperlihatkan seorang wanita yang mengalami kecelakaan.


"Dia yang kita pilih,dia akan kecelakaan dalam kurun waktu hmm....dua jam lagi." ucap sang raja yang menggunakan sihir dalam teleportasi waktu.


"Syukurlah ternyata anak kita akan berjumpa dengannya lebih cepat." ucap sang ratu bahagia.


"Tapi sebelum itu ubahlah mutiara besar itu menjadi sebuah kalung agar tidak ada yang curiga dan aku merasa bahwa tidak akan baik jika dalam wujud nyata,bisa menimbulkan banyak pertanyaan." ucap raja dengan menatap mutiara besar itu dan ratu mengangguk ia memejamkan mata dan ia membacakan suatu mantra tiba-tiba mutiara itu sekarang berubah menjadi sebuah kalung yang sangat cantik.


Dilain tempat.


Disebuah pesta yang megah nampak seorang gadis cantik seperti putri turun dengan indahnya senyumnya terukir dengan tulus,ia sangat manis jika sudah mengedipkan matanya yang bulat.


"Selamat malam semuanya perkenalkan inilah putriku yang bernama putri Alice Gricela Dovindrala dia salah satu keturunanku setelah pangeran Jovid Fren Dovindrala."ucap Dovindrala,semua orang bertepuk tangan dengan sangat antusias menyambut putri dari seorang Dovindrala yaitu seorang bangsawan yang sudah terkenal dimana-mana namun karna sang putri yang pemalu membuatnya tidak diketahui banyak orang,namun setelah di perlihatkan banyak orang yang sangat terkagum dengan kecantikannya.Namun tetap saja putri Alice enggan dipublikasikan di dunia maya.


"Putri Alice bersedia kah engkau berdansa denganku?" tanya seorang pria tampan yang dengan sopan mengulurkan tangannya.


"Maaf,saya tidak bisa berdansa." ucap Alice,sebenarnya dia bisa berdansa namun karna dia tidak bisa beradaptasi dengan orang yang tidak dikenal membuatnya menolak dengan cara halus.


"Ah,maafkan saya jika anda tidak berkenan." ucapnya dengan nada kecewa.

__ADS_1


"Tidak apa." Balas Alice dengan senyuman yang mampu membius pria tersebut.


"Apa kau tidak nyaman Alice?" tanya seorang pria dengan langkahnya menuju Alice.


"Kakak?" ucap Alice terkaget.


JOVID FREN DOVINDRALA.



"Kenapa apa kau tidak rindu pada kakakmu ini?" canda Jovid dan langsung dihadiahi pelukan Alice erat.


"Rindu,kenapa kakak pulang saat acara penting saja,dulu kakak yang selalu mengurung Alice agar tidal jauh,tapi kenapa sekarang malah kakak yang tinggal jauh?" ucap Alice cemberut.


"Karna kakak harus mengambil alih tugas Ayah,jika tidak apa gunanya kakak sebagai anak lelaki." ucap Jovid mencubit pipi tembam Alice.


"Uchh,itu mulu alesannya tapi gapapa asal kakak gak lupa Alice." ucap Alice dengan tersenyum lucu membuat Jovid tak kuasa ingin selalu mencubitnya.


"Sudah ihh,nanti orang nyangkanya Alice pake blushon terlalu banyak." ucap Alice sambil cemberut.


"Iya deh,udah ada pria yang cocok belum??" goda Jovid.


"Sebelum kakak menemukan pasangan kakak, Alice akan tetap menunggu dan dengan alasan agar ada yang melindungi Alice,tetap Alice akan berada pada pendirian." ucap Alice.


"Iya deh,tapi kalo kakak gak nikah-nikah?" tanya Jovid.


"Alice nikahin sama kuda!" Selepas itu Alice dan Jovid tertawa dengan candaan mereka.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2