Mantan BossKu

Mantan BossKu
15


__ADS_3

Jane mandul


Hal itulah yang kemudian dimanfaatkan oleh Tomy, manta pacarnya yang brengsek itu untuk bisa menikmati tubuh Jane tanpa mengkhawatirkan bila suatu saat nanti Jane akan hamil dan Tomy harus bertanggung jawab. Jane tidak pernah mengira bahwa orang yang dia percayai rahasia terbesarnya ini malah justru membuatnya terpuruk dan tidak bisa mempercayai laki-laki lagi.


Dadanya terasa sakit hanya dengan mengingat semua yang dilakukan pria itu padanya selama ini. dan dia baru mengetahui kenyataan bahwa Tomy tidak tidur dengannya saja, mantan kekasihnya itu bermain api dengan banyak perempuan dibelakangnya. Dan selama dua tahun ini dia sudah dibohongi habis-habisan. Entah apa yang tersisa di dalam hati Jane soal Tomy selain kebencian yang tak terkira besarnya.


"Jane, tumben banget loe udah nongol."


Jane mendongakkan kepalanya dan melihat seorang pria berkepala plontos, salah satu rekan kerjanya di divisi HRD. Doni Azkari nama pria itu


."Iya nih Mas Don.. gue sekalian mampir tempat lain tadi." Sahut Jane pada Doni yang 4 tahun lebih tua darinya.

__ADS_1


"Udah sarapan belom? Gue bawa sandwich nih.. istri bawain banyak." Ucap Doni menawari Jane dengan menunjukkan kotak bekalnya.


Jane pun langsung bangkit dari duduknya dan langsung mengambil satu tangkup sandwich yang terlihat menggugah selera. "Duh.. makasih banget ya mas Don.. baru kali ini gue kebagian lagi masakan istri loe.. sampein makasih ya ke nyonya Azkari.." Celoteh Jane begitu dia menikmati satu gigit sandwich buatan istri Doni yang memang sudah dikenal enak oleh seluruh pegawai HRD karena kerap kali mas Doni menawarkan pada pegawai lain bekal yang dibawanya, dan Jane yang lebih sering datang di waktu mepet sebelum jam kantor mulai pun tidak pernah kebagian.


Satu persatu karyawan HRD mulai datang, begitu juga Miss Cleo yang kemudian masuk ke ruangannya dan Jane langsung mengikuti setelah menghabiskan terlebih dahulu sandwichnya dan menghiraukan pertanyaan penuh keheranan rekan kerjanya yang kain karena dirinya yang tidak biasa berangkat di jam seperti ini.


"masuk"


"Ada apa Jane?" Tanya miss Cleo.


"Maaf bu, saya ingin menyerahkan ini." Jane langung meletakkan amplop putih di hadapan Mis Cleo.

__ADS_1


Jane mengangguk. "Iya, Miss."


"Kenapa?" Tanya Miss Cleo, sebenarnya dia hanya basa-basi menanyakan hal itu. Karena dia juga tidak ingin ikut campur urusan orang lain. Tapi karena Jane adalah staffnya sendiri dan mereka sudah bekerja bersama lumayan lama jadi dia penasaran dnegan alasan Jane.


"Saya ingin kembali ke Bali, Miss. Menemani ibu saya disana." Jawab Jane.


"Baiklah. Aku juga tidak bisa menahanmu juga, jadi surat ini aku setujui.. dan dua minggu lagi kamu resmi resign dari perusahaan ini." Jelas Miss Cleo.


Jane pun mengangguk paham. "Terimakasih, miss. Saya pamit bekerja kembali."


Jane keluar dari ruangan Miss Cleo dengan hati yang sedikit terasa lega. Setidaknya ada satu masalah yang sudah teratasi dan dia hanya akan menunggu dua minggu kemudian untui bisa keluar dari perusahaan ini dan tidak akan bertemu dengan Satya lagi. Tapi ketika dia berniat menuju pantri, dari arah lift keluar seorang yang tidak ingin dia temui.

__ADS_1


__ADS_2